fanfiction | THE LAST MAN STANDING ~Prolog~

Author: Shin Hyoseul a.k.a Lady Modrus Grande Dame (@ladymodrus).
Genre: Drama, Friendship, Action(?) dan sedikit Violence.
Cast: Super Junior, Shim Taegu (OC).
Length: Chaptered.
Rate: T (PG-13) .
Note: Otak militan-nya author lagi mode on, tapi mian kalo ceritanya kurang seru. Hehehe..
Desclimer: Semua cast mutlak milik Allah The Almighty. Shim Taegu itu sebenarnya namkor dari keponakan author yg pada tahun 2012 ini berumur 4 tahun (Muhammad Teguh Imansyah), tapi di FF ini Taegu berperan sebagai serdadu Korea Utara. FF ini mutlak milik author. Copas/share diperbolehkan asal full credit.
Warning: Typo(s), OOC, non-EYD, plot kacau, kata-kata monoton dll.

NO BASHING!!
^^ Happy Reading ^^

~Prolog~

 

Tubuh Kyuhyun gemetar. Dadanya terasa sesak. Rasanya ia sudah tak sanggup lagi bernapas ketika melihat pemandangan yang tersaji di hadapannya. Mata namja itu menangkap sosok Sungmin yang sedang terkapar tak berdaya diatas lantai. Darah segar mengalir dari sebuah lubang kecil di dada sebelah kiri-nya. Sebuah peluru baru saja menembus tubuh dan seragam militer yang membalut tubuh namja itu. Wajah Sungmin terlihat sangat pucat. Matanya nanar, bahkan pupil matanya hampir tak terlihat. Sepasang mata itu tak lagi mampu menatap apapun. Napas Sungmin tersengal-sengal. Dadanya tersentak naik -menggambarkan betapa tersiksanya Sungmin setiap kali ia menarik napas. Kyuhyun harus menyaksikan bagaimana hyung-nya berjibaku diantara hidup dan mati. Sungmin sedang sekarat.

 

“Hyung..” panggilnya pelan. Suara Kyuhyun bahkan hampir tak terdengar karena tenggorokannya terasa seperti tercekik. Matanya masih terpaku pada Sungmin yang tergeletak didepannya. Tampak seorang namja bertubuh kecil sedang menempelkan telapak tangannya diatas luka Sungmin. Namja itu -Ryeowook- mencoba untuk menghentikan pendarahan dengan cara menekan lukanya. Seorang namja lain yang bertubuh tinggi dan agak kurus -Heechul- tampak sedang melakukan hal yang sama. Dengan meletakkan telapak tangannya diatas tangan Ryeowook, Heechul mencoba membantu menghentikan -atau paling tidak meminimalisir- pendarahan. Heechul menatap lekat kearah mata Sungmin. Raut kesedihan menyelimuti wajahnya. Sedangkan Ryeowook, pipinya sudah basah oleh airmata -sesuatu yang telah ia tahan dengan sekuat tenaga namun tak berhasil.

 

Di sebuah sebuah sudut -sekitar 4 meter dari tempat Sungmin tergeletak- Eunhyuk terduduk menekuk lutut. Ia tenggelamkan wajahnya diantara kedua tangan yang bersilang diatas lututnya. Suara isakan sayup-sayup terdengar dari mulut Eunhyuk..
“Su~Sungmin-ah.. Hiks..” Eunhyuk mencoba mengangkat kepalanya yang terasa berat dengan susah payah. Ia paksakan kepalanya dalam posisi tegak dan melihat kearah Sungmin yang sedang sekarat dengan matanya yang bengkak dan memerah -akibat menangis. Sejujurnya Eunhyuk pun merasa tak tega melihat Sungmin dalam kondisi seperti itu. Namun Eunhyuk memberanikan dirinya untuk menghadapi pemandangan yang mengenaskan itu karena ia menyadari mungkin ini adalah kesempatan terakhir baginya melihat Sungmin.

 

“H~hyung..” Kyuhyun kembali memanggil Sungmin. Namun tetap saja ia tak mampu mengeluarkan suara lantangnya seperti ketika dulu ia memanggil nama namja berwajah imut itu. Banyak hal yang ingin Kyuhyun sampaikan kepadanya. Tentang rasa sayang-nya kepada Sungmin, rasa terima kasih-nya karena Sungmin sudah mau menjadi hyung yang baik baginya, atau mungkin permintaan ma’af-nya karena kenakalan-kenakalan yang telah ia perbuat terhadap Sungmin selama ini. Semua itu tertahan di tenggorokan-nya. Lidah-nya terlalu kelu untuk mengucapkan semua kata-kata yang terbendung itu. Sebagai gantinya, setetes air mata pun jatuh dari mata teduh Kyuhyun. Namja bersuara indah itu sudah tak sanggup lagi menahan kesedihan -dan rasa bersalah-nya.

 

Ma’afkan aku, hyung. Mungkin itu adalah segelintir -dari sekian banyak- kata yang ingin ia ucapkan kepada Sungmin. Hati-nya terasa hancur karena tak mampu berbuat apa-apa untuk membantu Sungmin menghilangkan -sedikit- rasa sakit yang kini menderanya. Kyuhyun tak henti-hentinya memaki diri-nya sediri dalam hati. Kaulah yang seharusnya sekarat, Cho Kyuhyun!

 

 

 

[Hehehe.. Segitu aja dulu yaa.. Author cuma posting Prolog-nya dulu. Chapter-1 udah berjalan, kalo mau tau kelanjutan kisahnya, harap ditunggu yaa.. Soalnya author lagi sibuk sama kerjaan. Hehehe..]

Iklan

5 responses to “fanfiction | THE LAST MAN STANDING ~Prolog~

  1. Ping-balik: fanfiction | THE LAST MAN STANDING Chapter-1 | 신효슬 Shin Hyoseul's Headquarter

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s