fanfiction | THE SCANDAL

Author: Shin Hyoseul a.k.a Lady Modrus Grande Dame (@ladymodrus).
Genre: Comedy.
Cast:
– Choi Siwon.
– Lee Hyukjae.
– Lee Donghae.
– Park Jungsoo.
– Kim Heechul.
– Kim Jongwoon.
Other Cast:
– Shin Hyoseul(?).
– Shin Myung Hee.
– Choi Hyori.
– Kim Myuri.
– Hwang Je Eun.
– Noh Rin Ni.
Rate: T.
Lenght: Oneshoot.
Note: Terinspirasi dari SMS iseng temen fb-nya author. Buat Ranger Shinta (Shinta Lestari), makasih atas SMS ‘ngeres’-nya, sist. Hoo-ah! XD
Desclimer: All cast mutlak milik Allah The Almighty, hanya FF ini yang mutlak milik Author. Share/CoPas yang penting full credit. Berani klaim, aing baledog modar sia!
Warning: Typo(s), OOC, non-EYD, bahasa tidak baku, humor gagal serta dapat menyebabkan serangan jantung, stroke, hipertensi dan gangguan kejiwaan. Apabila sakit berlanjut, segera hubungi tempat pemakaman terdekat di kota anda *author durhaka*

No Bashing
Happy Reading! ^^

siwon shin hyoseul

###

Eunhyuk terbangun dari tidur siangnya. Namja itu merasa bosan dengan keadaan dorm yang sepi sehingga memutuskan untuk beristirahat sejenak di kamarnya. Setelah terlelap selama kurang lebih satu jam, Eunhyuk pun terbangun. Ia merasa sangat haus dan namja itu melangkah menuju dapur untuk mengambil air dengan langkah yang lunglai.
“Hoooaaaahhmm……. Sepi banget sih nih dorm?” Eunhyuk berkomentar sendirian. Ia hanya bisa menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal itu karena masih merasa bosan melihat keadaan dorm yang masih sunyi sepi seperti tempat pemakaman umum. Ah, bahkan menurutnya pemakaman saja masih lebih ramai dibandingkan dengan keadaan dorm Super Junior sekarang.

“Aduuh… Oppaa…” Langkah Eunhyuk terhenti ketika mendengar suara seorang yeoja. Lead dancer SuJu itu mulai mencari tahu dari mana suara itu berasal.
“Disini kan sepi, kenapa ada suara orang yaa?” tanya Eunhyuk pada dirinya sendiri.
“Aduuhh…” suara itu terdengar lagi. Eunhyuk semakin mempertajam indera pendengarannya. Hingga kemudian namja itu meyakini kalau suara itu berasal dari kamar Yesung dan Ryeowook. Eunhyuk mulai melangkahkan kakinya secara perlahan menuju depan kamar YeWook. Tak lama kemudian, suara itu terdengar lagi..

“Aku ga mau ah, oppa. Takut sakit..”
“Ga apa-apa. Pelan-pelan aja, ga akan sakit kok..” kali ini Eunhyuk tidak hanya mendengar suara seorang yeoja, tetapi juga suara seorang namja. Tapi sepertinya itu bukan suara Yesung maupun Ryeowook. Karena penasaran, Eunhyuk pun mendekatkan telinganya ke daun pintu kamar.
“Aduuhh… Jangan ditekan keras-keras.. Siwon oppa pelan-pelan donk..”
“Kalau ga ditekan, ga mungkin bisa masuk, Hyoseul-ah. Aku sudah pelan-pelan.”

“OMO!!” pekik Eunhyuk dalam hati. Ternyata orang yang sedang berada didalam kamar YeWook adalah Choi Siwon dan Shin Hyoseul.
“Sedang apa mereka berduaan didalam kamar?” pikir Eunhyuk penuh curiga. Otak yadongnya mulai aktif ketika ia mendengar rintihan Hyoseul dengan suara yang sedikit tertahan..
“Op~paa… Sa~kiiitt…” Eunhyuk menahan napas. Namja itu sungguh penasaran akan apa yang sedang terjadi didalam sana.
“Tenanglah, ini baru masuk setengah. Kalau sudah masuk semua pasti ga akan sakit lagi.” Suara Siwon terdengar lagi. Eunhyuk jadi memikirkan yang tidak-tidak. Dalam benaknya, mungkin saja Siwon dan Hyoseul itu sedang melakukan adegan seperti di film-film biru yang biasa ia tonton. Membayangkan hal itu, Eunhyuk sampai menelan air liurnya sendiri. Lalu muncul ide nakal Eunhyuk untuk merekam suara-suara yang kini tengah didengarkannya.
“Coba kau goyangkan sedikit. Ini agak sempit. Susah masuknya.” kata Siwon pada Hyoseul didalam sana.
“Jelas aja sempit, oppa.. Ini kan yang pertama kali bagiku.” ujar Hyoseul kemudian. Eunhyuk jadi deg-degan mengetahui hal itu. Otak yadongnya semakin bekerja dengan baik.
“Siwon beruntung sekali..” gumamnya pelan sambil berdecak secara tak sadar. Tak lama..

“Aaawh!!!” Hyoseul berteriak. Entah apa yang terjadi pada yeoja itu, yang jelas Eunhyuk semakin antusias dibuatnya.
“Tuh kan.. Kalau udah masuk semua kan lebih enak.” suara Siwon kembali terdengar.
“Aku mau udahan aja ah, oppa. Aku ga mau lagi..” kata Hyoseul yang sepertinya ingin berhenti melakukan ‘sesuatu’.
“Kan tanggung, Hyoseul-ah. Masa udah minta dicabut? Coba digerakin sebentar..” protes Siwon.
“Ga mau. Ini udah sakit banget, oppa..” Hyoseul terdengar bersikeras.
“Ya udah, aku cabut yaa..” Tak lama kemudian, Hyoseul kembali menjerit lalu mengomel tak jelas.
“Aaaww!!! Siwon oppa pelan-pelan donk! Kan sakitnya masih berasa!”
“Kau ini rewel sekali seperti anak kecil!”
“Oppa-nya juga sih kasar banget! Udah ah.. Aku mo pulang ke dorm aja!”

Mendengar kata ‘pulang’, Eunhyuk dengan segera menjauhi pintu kamar YeWook dan lalu bergegas ke ruang tamu. Ia meraih sebuah majalah diatas meja lalu duduk santai di sofa dan bersikap seolah dirinya tak mengetahui apapun.
“Aduuh.. Sakit..” Hyoseul keluar dari kamar sambil mengeluh kesakitan. Selang beberapa detik, Siwon juga keluar dari kamar lalu mengikuti Hyoseul dari belakang.
“Apa kau mau aku antar?” Siwon menawarkan bantuan.
“Yang benar saja. Dorm MY Inc kan ada di lantai atas. Aku bisa pulang sendiri.” tolak Hyoseul yang kemudian tanpa permisi -dan tanpa mempedulikan Eunhyuk- langsung pergi begitu saja.

***

“MWO???” Leeteuk, Heechul dan Donghae tersentak kaget setelah mendengar cerita Eunhyuk tentang apa yang terjadi tadi siang. Mereka bertiga sudah pasti tidak percaya dengan apa yang telah diceritakan oleh Eunhyuk mengingat Siwon adalah seorang namja yang sangat sopan terhadap perempuan dan juga sangat taat beribadah. Begitu pula dengan Shin Hyoseul. Semua member Super Junior mengenal leader Michin Yeoja Incorporated -MY Inc- itu sebagai seorang yeoja yang cuek, terkesan tomboy dan menganggap semua member SuJu seperti keluarganya sendiri. Jadi tidak mungkin mereka berdua bisa berbuat serendah itu.
“Beneran, hyung. Aku ga bohong.” Eunhyuk mencoba meyakinkan ketiga sohib-nya itu.
“Ciuuzz..? Mi’apah..??” Heechul tetap merasa tak percaya.

Siwon dan Hyoseul memang pernah membuat heboh publik dengan adegan kissing mereka dalam sebuah drama. Itu adalah drama pertama dan terakhir yang pernah dibintangi oleh Hyoseul. Karena adegan kissing yang bisa dibilang ga banget itu Hyoseul jadi di-bash oleh banyak fans Siwon dan akhirnya anti-MY Inc semakin bertambah banyak. Dan semenjak itulah Hyoseul tidak mau lagi menjadi cast dalam sebuah drama.
“Mungkin aja mereka beneran cinta lokasi, hyung.” Eunhyuk mencoba menerka-nerka.
“Kalaupun cinta lokasi, mereka ga mungkin sampai melangkah sejauh itu. Apalagi melakukannya didalam dorm.” Leeteuk memberi sanggahan diikuti dengan anggukan dari Donghae sambil berkata.
“Aku setuju sama Jungsoo hyung. Siwon dan Hyoseul ga mungkin melakukan perbuatan mesum seperti itu disini.”
“Tapi aku punya bukti.”

Eunhyuk segera mengambil ponselnya yang berada di saku celana sebelah kanannya lalu memutar rekaman yang dibuatnya tadi siang. Leeteuk, Heechul dan Donghae mendengarkan dengan seksama rekaman itu. Dan benar apa yang dikatakan Eunhyuk, suara yang mereka dengarkan adalah suara Choi Siwon dan Shin Hyoseul. Tapi mereka tetap tidak percaya kalau Siwon dan Hyoseul sedang melakukan hal tercela.
“Siwon ga mungkin kayak gitu. Lagipula, mana mau dia pacaran dengan yeoja sarap seperti Shin Hyoseul.” ujar Donghae pada Eunhyuk.
“Tapi yang namanya manusia kan pasti pernah khilaf(?).” Eunhyuk tidak sependapat dengan si Fishy yang masih tak percaya kalau itu benar Siwon dan Hyoseul.
“Kau berani sumpah demi apa?” Donghae ingin memastikan kalau Eunhyuk tidak berbohong. Dengan tampang innocent, si Anchovy itu langsung menjawab..
“Demi cintaku padamu, Hae.” jiaaaahh….. #PLETAK:eunhyuk-digatak-donghae-pake-linggis(?).

“Aku rasa, lebih baik kita tanyakan langsung sama mereka. Dengan begitu permasalahan ini akan menjadi jelas.” usul Leeteuk pada dongsaeng-dongsaengnya.
“Aku setuju dengan Jungsoo. Kita harus meminta konfirmasi langsung dari Siwon dan Hyoseul. Kalau masalah ini sampai bocor ke publik, dijamin bakalan ada Perang Dunia Ketiga di dunia maya.” Heechul sependapat dengan sang Leader. Eunhyuk dan Donghae cuma bisa manggut-manggut menanggapi kedua hyung mereka itu. Tak lama kemudian, datanglah Siwon yang baru saja selesai menjalani syuting drama terbarunya..

“Nah, tuh dia orangnya datang. Panjang umur banget si Kuda, baru diomongin udah muncul kepermukaan(?)” ucap Donghae begitu melihat Siwon memasuki dorm.
“Eeh.., lagi pada ngumpul..” sapa Siwon pada teman-temannya sambil tersenyum tanpa dosa.
“Lagi pada ngobrolin apa sih? Kelihatannya serius banget?” tanya Siwon lagi sambil duduk diatas sofa seraya mengistirahatkan tubuhnya yang terasa lelah.
“Siwonnie, kami perlu bicara sesuatu denganmu.” ujar Donghae.
“Nanti dulu, Hae. Kita harus memanggil Shin Hyoseul dulu kemari.” cegah Leeteuk yang kemudian meraih ponselnya yang tergeletak diatas meja lalu menghubungi seseorang.
“Eh, ada masalah apa sih, hyung? Kok Shin Hyoseul dibawa-bawa?” tanya Siwon bingung. Leeteuk, Heechul, Eunhyuk dan Donghae tidak memberi namja itu jawaban apapun selain pandangan penuh selidik kearahnya. Melihat wajah kepo keempat sohibnya itu, Siwon cuma bisa mengerutkan dahi.

***

@MY Inc’s dorm.

“Yeobseyo?” Choi Hyori yang merupakan salah satu dari lead vocal MY Inc itu langsung mengangkat telepon di dorm mereka yang tengah berdering.
“Oh, Leeteuk oppa.. Ada perlu apa menelepon?” tanya Hyori setelah mengetahui siapa orang yang menelepon ke dorm mereka.
“Hyoseul eonni? Hmm.. Dia sedang di kamar. Nanti akan kusampaikan.” kata Hyori pada Leeteuk di seberang sana. Tak lama percakapan mereka berakhir dan yeoja itu pun menutup telepon di dorm tempat ia dan member MY Inc lainnya tinggal.

“Ada telepon dari siapa, eonni?” tanya Kim Myuri -salah satu lead dancer MY Inc.
“Leeteuk oppa. Dia mencari Hyoseul eonni.” jawab Hyori.
“Ada perlu apaan sih? Kok Leeteuk oppa nyariin Hyoseul eonni?” si magnae Noh Rin Ni ikut-ikutan bertanya kepada Hyori tanpa menoleh sedikitpun, matanya sedang fokus ke layar laptop.
“Anak kecil ga usah ikut-ikutan. Sudah kau urus saja Point Blank-mu itu!” timpal Hyori. Rin Ni pun cemberut.
“Kalau sesama leader sudah saling menghubungi, biasanya ada urusan penting.” ujar Hwang Je Eun yang sedang asik bermain dengan hamsternya.
“Mungkin berkaitan tentang konser SMTOWN nanti.” tambah Shin Myung Hee mencoba menebak tujuan Leeteuk menghubungi leader mereka.
“Ah, sudahlah.. Lebih baik aku memberitahu Seul eonni kalau Leeteuk oppa mencarinya.” kata Hyori yang kemudian berjalan menuju kamar Hyoseul dan meninggalkan member lainnya.

“Eonni.. Eonni..” panggil Hyori sambil mengetuk-ngetuk pintu kamar Hyoseul. Tapi tidak ada jawaban. Hyori kembali mengetuk-ngetuk pintu kamar seraya memanggil nama ‘Commander’ mereka itu..
“Eonni.. Ini aku, Choi Hyori. Boleh aku buka pintunya?” Hyori meminta izin untuk masuk. Akan tetapi masih tidak ada jawaban. Oleh karena itu, meskipun tanpa adanya izin dari Hyoseul, Hyori membuka pintu untuk untuk masuk ke dalam kamar. Dan ketika pintu terbuka..

DHUUEEERRR……….!!!!!!!!!! DREDEDEDEDEDEDED BOOOOOOMM!!!!!!!!!!
Suara senapan mesin dan ledakan granat, mortir dan lain sebagainya langsung meluluhlantakkan(?) seisi dorm MY Inc. Hyori yang membuka pintu kamar Hyoseul langsung dibuat jantungan oleh suara-suara itu. Bahkan karena saking kagetnya, hamster milik Je Eun langsung kabur entah kemana. Ini dikarenakan Hyoseul sedang menonton BLACK HAWK DOWN -film perang favoritnya- dengan volume gila-gilaan. Tak pelak, kebiasaan leader MY Inc ini langsung menuai protes dari dongsaeng-dongsaengnya.
“EONNIIIIIIII………!!!!!!!!!” teriak Myung Hee, Hyori, Myuri, Je Eun dan Rin Ni secara bersamaan. Mereka kesal karena suara dentuman-dentuman bom hasil dari pertempuran antara Rangers Army+Delta Force versus The Skinnies a.k.a Somali Militia itu sangat mengganggu mereka. Tidak hanya sekali, hal itu terjadi hampir setiap hari.

“Eonni, bisa ga sih volumenya dikecilin sedikit?!” protes Hyori ketika memasuki kamar. Biasanya kalau sudah diprotes begitu, Hyoseul akan mengurangi volume speaker yang lebih dahsyat dari bioskop itu sambil ngedumel. Tapi kali ini berbeda. Hyoseul tidak melakukan apa-apa. Yeoja itu tampak sedang terisak dengan kepala tertunduk di sisi tempat tidurnya.
“Eonni..? Eonni kenapa nangis?” tanya Hyori cemas. Ia lantas duduk di sebelah Hyoseul.
“A~aku sedih, Hyori-ah.. Hiks..” isak Hyoseul masih dengan kepala tertunduk.
“Eonni sedih kenapa?” tanya Hyori lagi. Lama Hyoseul terisak, sebelum akhirnya menjawab pertanyaannya..
“Aku sedih ka~karena..”
“Karena apa?” tanya Hyori penasaran.
“Karena…”
“Karena apa sih, eonn??” Hyori semakin penasaran.
“Aku sedih karena aku ga tega ngeliat Shughart dan Gordon mati ditembakin kayak gitu..” jiaaaahh….. #GUBRAKK:hyori-pingsan.

“Please dueh, eonn! Itu cuma cerita di film aja kaleeee…….” Hyori jadi tak habis pikir dengan kelakuan eonninya itu.
“Tapi BHD kan dibuat berdasarkan kisah nyata..” Hyoseul mencoba membela diri. Hyori semakin BT dan dengan gaya cuek langsung berkata..
“Terserah eonni aja deh! Yang jelas, tadi Leeteuk oppa menelepon. Dia mau ketemu sama eonni di dorm SuJu. Katanya ada urusan penting.” kata Hyori yang langsung angkat kaki dari kamar Hyoseul meninggalkan sang leader yang masih menangis sesenggukan.

***

@SuJu’s dorm.

“Annyeong, oppadeul..!!” sapa Hyoseul pada Leeteuk, Heechul, Eunhyuk, Donghae dan Siwon dengan ceria. Tapi sungguh diluar dugaan, para member Super Junior itu menyambut kedatangannya dengan wajah dingin. Hyoseul yang tadinya sumringah jadi berubah tegang. Mereka memandang Hyoseul dengan tatapan curiga. Membuat yeoja itu merasa tak nyaman dan merasa seperti maling sendal yang akan diinterogasi oleh hansip di kantor kelurahan.
“Duduk disana.” kata Leeteuk yang menyuruhnya untuk duduk di sebelah Siwon. Sedangkan yang lainnya berdiri menghadap mereka berdua sambil melipat tangan.
“Ada apa sih? Kok kayaknya serius begini?” tanya Hyoseul pada Siwon yang berada di sebelah kanannya. Yang ditanya cuma bisa mengangkat bahu karena dia juga tidak tahu kenapa keempat sohibnya itu terlihat tidak main-main.

“Oppa, sebenarnya ada apa aku dipanggil kemari?” tanya Hyoseul pada Leeteuk. Leader Super Junior itu tampak sedang berpikir keras. Leeteuk sedang mencari kata-kata yang tepat untuk menanyakan tentang kejadian tadi siang.
“Hmm.. Aku ingin menanyakan sesuatu pada kalian berdua. Aku harap kalian mau berkata jujur pada kami.” kata Leeteuk pada Hyoseul dan Siwon setelah merenung beberapa saat.
“Tentang apa?” tanya Hyoseul agak penasaran.
“Tentang hubungan kalian berdua.” jawab Leeteuk.
“Tentang hubungan kami? Maksudnya?” kini giliran Siwon yang bertanya heran. Leeteuk kebingungan mau berkata apa. Jika ia mengatakannya secara langsung, ia takut dianggap tidak menghormati Hyoseul sebagai seorang yeoja. Sudah jelas Leeteuk harus berhati-hati dalam berbicara. Karena lama menunggu kata-kata yang keluar dari mulut sang leader, Heechul pun akhirnya mengambil alih pembicaraan.

“Begini, sebelumnya aku mau minta ma’af kalau hal ini terlalu pribadi untuk kalian jawab. Tapi kami benar-benar butuh penjelasan dari kalian. Apakah benar kalian berdua berpacaran?” tanya Heechul. Mendengar pertanyaan Heechul, Siwon dan Hyoseul jadi saling berpandangan tak mengerti.
“Pacaran?” ucap mereka secara bersamaan. Melihat percakapan diantara mereka semakin bertele-tele, Eunhyuk yang sedari tadi sudah gerah ingin berkomentar tidak bisa lagi tinggal diam.
“Udah deh, ga usah banyak basa-basi lagi. Apa kalian berdua bertemu di dorm ini tadi siang?” tanya Eunhyuk tak sabaran. Siwon dan Hyoseul menatap Eunhyuk dengan aneh. Kendati begitu, Hyoseul tetap menjawab pertanyaan Eunhyuk..
“Ne..” kata Hyoseul tanpa rasa berdosa sedikitpun.
“Terus, apa yang kalian berdua lakukan didalam kamar Yesung hyung tadi siang, hah?? Apakah kalian berbuat mesum disana??” tanya Eunhyuk lagi. Kali ini Eunhyuk sudah bukan serius lagi, melainkan limabelasrius(?).
“MWO???” secara otomatis, Siwon dan Hyoseul langsung kaget mendengar apa yang dituduhkan oleh Eunhyuk.

“Lee Hyukjae, kau ini bicara apa??” Siwon tidak terima dengan kata-kata Eunhyuk tadi.
“Jadi oppa menuduh aku dan Siwon oppa melakukan hal seperti itu di kamar Yesung oppa??” Hyoseul tak kalah kaget.
“Tepat sekali!” jawab Eunhyuk dengan sangat PD. Siwon dan Hyoseul tampak kelabakan ketika mendengar tuduhan yang dilayangkan oleh Eunhyuk tadi. Membuat namja itu merasa yakin kalau dirinya benar dan ia akan membuktikan kebenaran itu.
“Hyukjae-ah, kalau bicara sopan sedikit donk.” tegur Donghae melihat kelakuan Eunhyuk yang agak keterlaluan.
“Ga perlu. Kalau ga pake cara kayak begini mereka ga bakalan mau mengaku, Donghae-ah.” kata si Dance Machine memberi alasan.
“Ya jelas aja ga bakalan ngaku. Aku sama Siwon oppa kan ga ngapa-ngapain di dorm ini. Aku kan masih disegel(?).” Hyoseul langsung menyambar omongan Eunhyuk. Tapi Eunhyuk tidak mau kalah, dia langsung membeberkan bukti yang ada. Namja itu segera memutar rekaman tadi siang. Siwon dan Hyoseul tidak bisa mengelak lagi.

“Itu memang suara kami, hyung. Tapi~”
“Tuh kan? Akhirnya si Kuda mengaku juga!” kata Eunhyuk memotong ucapan Siwon. Tentu saja hal ini membuat Leeteuk, Heechul dan Donghae begitu kecewa kepada Siwon.
“Siwonnie, aku tak menyangka kalian berani berbuat hal seperti itu.” ujar Leeteuk.
“Hyung, aku ga melakukan hal seperti itu pada Hyoseul. Ciyuzz, enelan deh, hyung.” Siwon mencoba untuk meyakinkan Leeteuk. Begitu pula dengan Hyoseul yang dengan penuh Semangat 45 membantah tuduhan Eunhyuk.
“Ne, oppa. Siwon oppa benar. Kita ga pernah melakukan hal-hal seperti itu. Ciuman sekali di drama aja udah bikin aku kapok sama Siwon oppa.”
“Bohong, hyung. Aku punya bukti lain. Kali ini si Kuda sama si yeoja sarap ini ga akan bisa membantah lagi. Aku punya bukti fisik.” Eunhyuk masih tak mau menyerah. Malah dengan penuh rasa percaya diri, ia menyebut-nyebut kalau dirinya memiliki bukti secara fisik.
“Bukti apa lagi sih?” Heechul dibuat begitu penasaran. Eunhyuk yakin, kali ini bukti yang dimilikinya sangat kuat. Namja itu lantas langsung menunjuk kearah Hyoseul sambil berkata..
“Tuh lihat!”

Awalnya Leeteuk, Heechul dan Donghae tidak mengerti maksud Eunhyuk. Tapi setelah diperhatikan lagi..
“OMO!!” Donghae tampak terkejut.
“Oh-My Oh-God!!” Leeteuk merasa shock. Begitu pula dengan Heechul, namja itu langsung berteriak..
“ASTAGHFIRULLAH ALADZIM!!!!” jiaaah… #GUBRAKK:petals-pingsan.
“Lihat leher Shin Hyoseul. Disana ada beberapa bercak merah. Itu pasti kissmark yang tadi siang dibuat oleh Siwon. Sekarang hyung percaya sama aku, kan?” Eunhyuk menjelaskan bukti fisik yang dimaksudkan olehnya. Sudah pasti Siwon dan Hyoseul kembali membantah.
“Itu ga benar! Hyung jangan percaya sama kata-kata si otak yadong ini. Kalau hyung sampai percaya, itu namanya musrik!” Siwon jadi sedikit naik pitam. Eunhyuk hanya mesem sambil berkata..
“Sudahlah, Siwonnie. Bohong itu dosa.”
“Tapi aku ga bohong!” Siwon tetap membantah bukti yang ada.
“Ne. Siwon oppa itu ga bohong! Lagipula ini bukan kissmark.” Hyoseul membela Siwon.
“Kalau bukan kissmark lalu apa lagi? Bukti sudah berbicara, Hyoseul-ah. Kau ga usah melindungi namjachingumu itu.” Eunhyuk semakin ngotot.
“Tapi aku ga pacaran sama Siwon oppa!”
“Ne, emang ga pacaran. Tapi tetap aja kalian udah ketahuan berbuat mesum. Pokoknya kalian berdua harus dibawa ke penghulu(?) secepatnya sebelum semuanya terlambat!”
“Ya! Lee Hyukjae, kau jangan bicara sembarangan. Perkaranya ga semudah itu.” Leeteuk jadi pusing menghadapi skandal yang kebenarannya masih simpang siur itu. Eunhyuk bersikeras kalau Siwon dan Hyoseul memang melakukan ‘sesuatu’ di kamar Yesung. Sedangkan yang dituduh juga dengan keras membantah semua itu. Leeteuk benar-benar bingung tindakan apa yang harus ia ambil. Bagi seorang leader, mungkin ini adalah saat-saat yang cukup sulit dan tidak bisa dilakukan dengan sembarangan, apalagi tanpa adanya perhitungan.

“Hyung, gimana nih?” Donghae jadi ikut bingung.
“Kira-kira kita harus bagaimana, Jungsoo-ah? Apa yang harus kita lakukan?” tanya Heechul perihal keputusan apa yang akan diambil oleh Leeteuk. Semuanya sudah sangat penasaran, tapi Leeteuk masih sibuk berpikir. Hingga kemudian, Siwon yang tadinya sudah mulai pasrah kembali angkat bicara..
“Aku punya cara yang bisa membuat hyung percaya kalau aku dan Hyoseul tidak bersalah.”
“Apa itu? Cepat kau katakan.” tanya Leeteuk tak mau banyak basa-basi lagi.
“Aku punya saksi mata yang akan membuktikan kalau aku dan Hyoseul ga berbuat mesum, hyung.” jawab Siwon dengan teramat sangat yakin sekali.
“Saksi mata? Siapa?” tanya Leeteuk lagi sambil mengerutkan dahi.
“Itu dia orangnya, hyung!” seru Siwon sambil menunjuk Yesung yang baru saja memasuki dorm. Yesung yang memang tak mengetahui apa yang terjadi tentu saja dibuat bingung dan tidak mengerti.
“Eh, ada apaan sih? Kok pake nunjuk-nunjuk aku segala?”

___

=FLASHBACK=

“Kalian kenapa diam saja? Ayolah.. Buatlah hyung kalian ini terhibur..” Yesung tengah merajuk didepan kandang kura-kura peliharaannya. Ia merasa bosan karena dorm Super Junior sedang sepi. Bahkan karena saking bosannya, Eunhyuk sampai memilih untuk tidur siang di kamarnya dan tidak mau diganggu.
“Benar-benar membosankan!” keluh Yesung. Namja itu semakin merasa bosan setelah Ddangko-bersaudara tidak mau bergerak dan hanya diam saja. Dengan ogah-ogahan Yesung berjalan menuju ruang tengah dan menjatuhkan dirinya sendiri keatas sofa. Ia mencoba untuk menghibur dirinya sendiri dengan menonton acara tv. Tapi bukannya terhibur, ia malah mengantuk. Tak perlu menunggu lama, lead vocal Super Junior itupun tertidur.

“Hyung, kalau mau tidur di kamar aja.” tiba-tiba saja ada suara yang membangunkan Yesung dari tidurnya yang belum sampai ke alam mimpi sama sekali. Yesung mengucek-ngucek matanya, dan tampaklah Siwon sedang berdiri di sebelah sofa tempat namja itu berbaring.
“Ah, ne..” kata Yesung yang kemudian berjalan agak sempoyongan menuju kamarnya. Tak lama setelah memasuki kamar, Siwon mulai mendengar suara aneh dari kamar Yesung..
“Ngroook… Ngroook…” jiaaaahh… #GUBRAKK:yesung-ngorok. XD

Eunhyuk dan Yesung sampai memutuskan untuk tidur siang karena merasa bosan. Siwon juga mulai merasakan hal yang sama. Namja itu mulai terjangkit virus borring yang sebelumnya sudah menjangkiti Eunhyuk dan Yesung.
“Apa lebih baik aku pergi ke lokasi syuting aja ya? Ah, tapi take-nya kan baru akan dimulai 2 jam lagi..” gumam Siwon bingung. Ia tengah mencari-cari cara agar dirinya bisa terhindar dari rasa bosan.
“Hmm.. Twitteran aja deh!” akhirnya namja itu memutuskan untuk membuka akun Twitter-nya agar rasa bosannya teratasi.

Saat sedang khusyuknya(?) Siwon bermain twitter, tiba-tiba saja datang seorang yeoja..
“Annyeong Siwon oppa yang paling ganteng sejagad raya tapi kayak kuda Sumbawa~” #PLETAK!! Siwon langsung memberi yeoja itu sebuah jitakan sadis sebagai ucapan selamat datang.
“Ga usah gengges deh. Kau ada perlu apa kemari?” tanya Siwon pada yeoja yang tak lain dan tak bukan adalah Shin Hyoseul, leader sekaligus lead rapper MY Inc.
“Aku mau balikin PSP-nya Kyuhyun oppa. Kemarin dipinjam sama Rin Ni tapi dia ga izin lagi sama yang punya.” jawab Hyoseul sambil mengusap-ngusap kepala-nya yang sakit akibat dari jitakan Siwon tadi.
“Itu sih namanya nyolong!” timpal Siwon.
“Kyuhyun-nya lagi ga ada.” tambahnya.
“Emang tuh Bontot Iblis kemana?” tanya Hyoseul sambil culak-ciluk ke sekeliling dorm mencari keberadaan Kyuhyun.
“Lagi pergi tanding game sama Changmin dan Minho. Kemungkinan pulang malam. Kau kan tahu sendiri mereka itu seperti apa kalau sedang main game.” jawab Siwon panjang lebar.
“Ooh.. Begitu.. Ya udah deh oppa, PSP-nya aku titipin aja. Aku mau balik ke dorm dulu deh kalau begitu.” kata Hyoseul seraya meletakkan PSP milik Kyuhyun diatas meja lalu melangkahkan kaki-nya hendak menuju pintu depan. Tapi baru beberapa langkah berjalan, Siwon menahan Hyoseul untuk tidak pergi dulu. Siwon sepertinya teringat akan sesuatu.

“Hyoseul-ah, tunggu..” panggilnya.
“Ada apa, oppa?” tanya Hyoseul bingung.
“Begini.. Kemarin aku beli sepatu buat Jiwon tapi ga muat. Lagipula Jiwon juga baru aja beli sepatu baru. Aku jadi bingung mau diapakan sepatu itu. Dari pada mubazir(?), lebih baik sepatu itu untukmu saja ya..” Siwon menjelaskan. Wajah Hyoseul langsung sumringah ketika mendengar perkataan Siwon. Kapan lagi ia bisa mendapatkan sepatu gratis?
“Aku sih mau aja, oppa. Tapi aku kan ga tau sepatunya kayak gimana.”
“Sepatunya aku titipkan di kamar Yesung hyung. Tunggu sebentar, ya, aku mau ambil dulu.” ujar Siwon yang lalu berjalan menuju kamar Yesung. Karena begitu antusias dan tidak sabaran, Hyoseul malah mengikuti Siwon masuk ke kamar Yesung.
“Oppa, ikuut…”

Sampai di kamar, Siwon dan Hyoseul mendapati Yesung sedang tidur dalam posisi terlungkup. Tampak ada air terjun(?) mengalir dari rongga mulut namja itu yang sedikit terbuka.
“Aissh… Yesung oppa jorok.” Hyoseul memandang Yesung il-feel.
“Hampir semua member Super Junior ngiler kalau sedang tidur. Kecuali aku.” kata Siwon dengan sangat narsis. Hyoseul tampak ragu dengan omongan Siwon tadi.
“Beuh.. Ciyuss??” Hyoseul merasa tak yakin.
“Enelan.” Siwon mencoba meyakinkan.
“Mi’apahh..??” tanya Hyoseul lagi. Siwon langsung menjawab..
“Mi cinta kita beldua dund..”
“KYAAAAAAAAA………………!!!!!!!!!!!!!” Hyoseul langsung berteriak sambil jingkrak-jingkrak tak karuan sehingga membuat suasana gaduh di dalam kamar. Siwon cuma bisa melihat tingkah sarap Hyoseul sambil bergumam..
“Mit-amit jabang bayi.. Ting-bating salalana..” Siwon jadi kapok main gombalan. Dan karena suara teriakan Hyoseul yang seperti kaleng rombeng itu, tidur Yesung jadi terganggu. Tanpa banyak bicara, Yesung langsung melemparkan sebuah pajangan kura-kura yang berada diatas meja dekat tempat tidurnya kearah Hyoseul #PLETAK!! Yeoja itupun sukses mendapatkan benjol 7 susun(?) di kepalanya.

“Haduuuh…. Sakit oppa..” keluh Hyoseul.
“Makanya jangan berisik. Kalian berdua mau ngapain sih masuk kesini? Ganggu tidurku aja.” tanya Yesung sedikit marah.
“Mian, hyung. Kita cuma mau jajalin sepatu yang kemarin aku titip ke hyung.” jawab Siwon seraya membungkuk minta ma’af kepada Yesung.
“Ya udah, tapi kalian jangan berisik. Aku mau tidur siang. Arraseo?” kata Yesung lagi.
“Ne, hyung.” ujar Siwon mengerti kemauan Yesung.
“Kau sih.. Aku jadi dimarahi.” kini Siwon yang mengomel pada Hyoseul.
“Mian, oppa.” kata Hyoseul sambil cemberut.

Siwon lantas berjalan menuju sebuah meja kecil di pojokan kamar. Diatas meja itu tampak ada sebuah kardus kecil berwarna hitam. Siwon segera mengambil kardus kecil itu dan membuka isinya.
“Nih dia sepatunya..” kata Siwon sambil menunjukkan isi kardus itu yang ternyata adalah sebuah sepatu ber-hak tinggi berwarna merah terang.
“Waaah…” Hyoseul takjub melihat sepatu yang terlihat sangat mahal itu.
“Tapi, aku ga pernah pakai high heels sama sekali, oppa.” kata Hyoseul kemudian.
“Sekali-sekali kan ga apa-apa pakai high heels.” Ujar Siwon.
“Duh, gimana yaa..?” Hyoseul merasa sedikit ragu untuk menerima sepatu itu karena dirinya tidak pernah menggunakan high heels.
“Udah, kau jajal aja dulu..” kata Siwon lagi.

Merasa apa yang dikatakan Siwon ada benarnya, akhirnya Hyoseul pun memutuskan untuk menjajal sepatu itu terlebih dahulu. Yeoja itu duduk diatas sebuah kursi kecil di dekat meja.
“Muat ga ya? Kelihatannya sepatu ini agak kecil.” gumam Hyoseul.
“Dicoba dulu deh..” kata Siwon seraya mengeluarkan sebelah sepatu itu dari tempatnya.
“Nih, cobain..” kata Siwon lagi pada Hyoseul yang sibuk menggaruk-garuk leher-nya sendiri sampai merah.
“Kau kenapa?” tanya Siwon bingung.
“Alergi-ku lagi kumat, oppa. Kemarin aku makan seafood bareng member MY Inc yang lain. Badanku jadi gatal-gatal.” jawab Hyoseul yang masih menggaruk-garuk leher dan lengan-nya.
“Udah tau alergi, kenapa kau masih makan juga? Katanya kau ga suka seafood.” tanya Siwon lagi. Hyoseul menjawab..
“Aku dipaksa sama member lain.”
“Ya udah.. Sekarang cepat kau pakai sepatunya.” kata Siwon lagi. Tanpa banyak bicara lagi, Hyoseul segera mencoba sepatu itu. Tapi..

“Ga muat, oppa. Kaki-ku ga bisa masuk.” ujar Hyoseul yang terlihat agak kesulitan untuk memasukkan kaki-nya kedalam sepatu itu.
“Ah, masa sih? Sepertinya kakimu lebih kecil dari Jiwon. Kok ga muat?” Siwon merasa tak percaya.
“Beneran, oppa. Nih liat..” kata Hyoseul sambil kembali mencoba untuk mengenakan sepatu itu dan menunjukkannya kepada Siwon.
“Hmm.. Gimana ya? Pasti bisa masuk. Aku bantu yaa..” kata Siwon bersikeras. Ia mencoba untuk membantu Hyoseul mengenakan sepatu itu. Kemudian..
“Aduuh… Oppaa…” Hyoseul sedikit mengeluh kesakitan ketika Siwon membantu kaki yeoja itu agar bisa masuk kedalam sepatu.
“Aduuuhh…” keluh Hyoseul lagi. Yeoja itu sangat yakin kalau sepatu itu memang tidak muat di kaki-nya. Ia tidak mau memaksakan diri untuk mengenakan sepatu itu. Tapi Siwon tetap bersikeras kalau kaki Hyoseul bisa masuk. Siwon memintanya untuk mencoba sepatu itu lagi.

“Aku ga mau ah, oppa. Takut sakit..” tolak Hyoseul.
“Ga apa-apa. Pelan-pelan aja, ga akan sakit kok..” Siwon ngotot. Entah kenapa sepertinya Siwon benar-benar tidak ingin sepatu itu menjadi mubazir sehingga memaksa Hyoseul untuk mencobanya padahal sudah jelas sepatu itu tidak muat di kaki Hyoseul.
“Aduuhh… Jangan ditekan keras-keras.. Siwon oppa pelan-pelan donk..” protes Hyoseul karena Siwon memaksakan kaki Hyoseul agar masuk kedalam sepatu.
“Kalau ga ditekan, ga mungkin bisa masuk, Hyoseul-ah. Aku sudah pelan-pelan.” sanggah Siwon.

Sementara itu, Yesung yang sudah mulai nyenyak dalam tidurnya kembali terganggu oleh suara ribut Siwon dan Hyoseul. Tapi ia mencoba untuk tak mempedulikan mereka dan melanjutkan tidur-nya kembali.
“Op~paa… Sa~kiiitt…” Hyoseul kembali mengeluh kesakitan karena Siwon memaksakan sepatu itu agar muat di kakinya.
“Tenanglah, ini baru masuk setengah. Kalau sudah masuk semua pasti ga akan sakit lagi.” Siwon mencoba untuk menenangkan Hyoseul.
“Coba kau goyangkan sedikit. Ini agak sempit. Susah masuknya.” pinta Siwon yang sedikit kesulitan memasukkan kaki Hyoseul.
“Jelas aja sempit, oppa.. Ini kan yang pertama kali bagiku.” Hyoseul kembali protes. Yeoja itu memang tidak pernah menggunakan high heels karena sepatu jenis itu sering membuat kaki-nya pegal dan agak sakit. Dan ini adalah kali pertama bagi Hyoseul untuk mencoba sepatu ber-hak tinggi.

Siwon masih sibuk menekan kaki Hyoseul yang baru masuk setengah itu. Tak lama kemudian..
“Aaawh!!!” Hyoseul berteriak agak keras ketika kakinya berhasil masuk kedalam sepatu. Teriakan Hyoseul sampai membuat Yesung tersentak kaget. Sebenarnya Yesung sudah sangat geram dan merasa sangat terganggu karena Hyoseul dan Siwon begitu berisik. Tapi karena ogah banyak mulut, akhirnya Yesung cuma bisa menutupi kepalanya dengan bantal dan guling.
“Tuh kan.. Kalau udah masuk semua kan lebih enak.” ujar Siwon pada Hyoseul setelah berhasil membuat kaki yeoja itu masuk kedalam sepatu. Siwon mengambil pasangan dari sepatu itu dan berniat untuk memakaikannya ke kaki Hyoseul yang sebelah lagi. Tapi yeoja itu menolak..

“Aku mau udahan aja ah, oppa. Aku ga mau lagi..”
“Kan tanggung, Hyoseul-ah. Masa udah minta dicabut? Coba digerakin sebentar..” protes Siwon.
“Ga mau. Ini udah sakit banget, oppa..” Hyoseul tetap menolak. Karena kasihan juga melihat Hyoseul yang begitu kesakitan, akhirnya Siwon pun membatalkan niatnya.
“Ya udah, aku cabut yaa..” kata Siwon hendak melepaskan sepatu itu dari kaki Hyoseul. Yeoja itu hanya mengangguk. Kemudian..
“Aaaww!!! Siwon oppa pelan-pelan donk! Kan sakitnya masih berasa!” Hyoseul kembali berteriak kesakitan. Yeoja itu jadi merasa agak kesal terhadap Siwon.
“Kau ini rewel sekali seperti anak kecil!” timpal Siwon tak mau kalah mengomeli Hyoseul.
“Oppa-nya juga sih kasar banget! Udah ah.. Aku mo pulang ke dorm aja!” dan Hyoseul pun keluar dari kamar Yesung sambil mengeluh kesakitan.

~The End~

Iklan

2 responses to “fanfiction | THE SCANDAL

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s