puisi | PAGI

Ini adalah puisi yang gue tulis sekitar Minggu malam pada tanggal 29 Maret 2009. Ini inspirasinya datang dari peristiwa jebolnya tanggul Situ Gintung di Tangerang Selatan yang terjadi pada hari Jum’at tanggal 27 Maret 2009. Cekidot..

=PAGI=
{by : Silvia Indriani a.k.a Lady Modrus Grande Dame a.k.a Shin Hyoseul}

Kala kokokan ayam memanggil,
matahari bangkit dari pembaringannya
Ketika roh manusia masih berkelana
dan saat azan subuh belum usai menyadarkan mereka,
ada butiran air berbondong memecah fajar buta
Yang melompat-lompat,
berseluncuran dari tenangnya danau bisu

Berjejalan dan menginjak-injak raga yang terkulai
Menghempas dan tenggelamkan segarnya pagi
menuju keterbenaman dan padam

Dan hanyalah mata yang tak berdaya merajuk dalam iba
Menatap indah pesona Jum’at pagi yang tinggal cerita
Dan adakah tangan yang menjamah ‘kan temani rapuhnya hati melewati duka?
Duka dan nestapa di hati hamba.

ps : share/copas wajib full credit 😀

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s