[Movie Facts] BLACK HAWK DOWN

Wokeh, bagi lo yang berpikir kalo gue bakalan ngebahas soal ‘ini dan itu’ di balik peristiwa The Battle of Mogadishu, bersiap-siaplah kecewa karena gue bukan mau ngebahas soal itu. Ga, cuyy… Apalagi kalo udah nyerempet-nyerempet masalah politik. Gue lebih suka menghindari yang kayak gitu. Hehehe… Nah, terus nih ceritanya gue mau bahas soal apa?

Well, kali ini gue cuma mau ngebahas soal beberapa hal menarik seputar film Black Hawk Down. Inget, ini soal filmnya, bukan soal pertempurannya—kronologis dll. Mungkin bakalan basi banget sih, soalnya udah banyak fans BHD yang tau tentang hal ini. Tapi gue tetap mau ngebahas yang satu ini. Ga tau kenapa kayaknya lumayan aja buat seru-seruan. *nih gue maksudnya apa sih?* 😀

Yasudralah, kita mulai aja dan ga usah banyak bacrit. Cekidot… 😀

MV5BMTQxODgzMjYyN15BMl5BanBnXkFtZTgwNDU4NTYxMTE@._V1_SY500_SX338_

Black Hawk Down adalah sebuah film yang diangkat dari sebuah kisah nyata tentang pertempuran yang terjadi di Mogadishu, Somalia pada tanggal 3 & 4 Oktober 1993. Alkisah diceritakeun(?) pasukan militer Amerika Serikat yang berada di bawah bendera Pasukan Penjaga Perdamaian PBB menyerang sebuah hotel di pusat kota Mogadishu untuk menangkap Omar Salad dan Abdi Hassan Awale yang merupakan 2 orang kepercayaan dari Mohamed Farrah Aidid, warlord yang mendeklarasikan dirinya sebagai presiden Somalia. Aidid memblokir dan merampas semua bantuan internasional yang masuk ke Somalia sehingga mengakibatkan ratusan ribu orang mati karena menderita kelaparan.

Army Rangers dan Delta Force yang tergabung dalam Task Force Rangers diturunkan untuk melaksanakan misi penangkapan tersebut.

Readers : “Inget, Thor. SOAR juga ikut.”

Nah, maksud gue juga gitu. #plak! Diperkirakan misi itu hanya akan berlangsung selama sekitar satu jam, tapi ternyata mereka semua harus berjibaku di antara hidup dan mati selama belasan jam setelah 2 buah helikopter Blackhawk ditembak jatuh oleh milisi Somalia dan mereka terjebak di lokasi pertempuran. Apakah yang akan terjadi selanjutnya? Kasih tau ga yaaa…?? #plak! 😀

Readers : “Ga usah sok ngebacrit deh, Thor. Kite udah khataaam….”

Habeuh… Yaudah sih, selepe! #plak! XD

Nah, film yang disutradarai oleh Om(?) Ridley Scott ini dibintangi oleh Josh Hartnett, Eric Bana, Ewan McGregor, Tom Sizemore dan segudang aktor ketjeh lainnya. Diproduksi oleh Columbia Pictures pada tahun 2001 dan berhasil menyabet 2 Piala Oscar untuk kategori Best Editing dan Best Sound. Dan yang udah pasti, nih film juga udah berhasil menyabet hati gue. #abaikan! 😀

Saat pertama kali gue nonton film ini di sekitar tahun 2005 (telat amat?), gue udah langsung kepincut sama embel-embel “Based on actual event” yang terdapat di awal filmnya. Tetapi kemudian, gue tau kalo ternyata ada beberapa hal di film itu yang ga sesuai dengan kejadian aslinya. Karena penasaran, gue satronin lah markasnya Mbah Google. Dan setelah mengobrak-abrik beberapa situs, akhirnya gue ngerti kenapa filmnya dibuat ga sama persis sama kejadian aslinya. Dan bersamaan dengan itu pula, gue menemukan beberapa fakta unik yang menurut lo pasti udah basi banget. Wkwkwk… Let’s see dan biarkan gue mengalay. Hahaha… #plak! 😀

bhd

1. Fakta paling umum; sebelum diangkat ke layar lebar, kisah Pertempuran Mogadishu telah dituangkan ke dalam sebuah buku yang berjudul “BLACK HAWK DOWN : A Story of Modern War” oleh Mark Bowden.

Ya iyalah, yang kayak gini mah udah pasaran banget. Ga usah dibahas panjang-lebar juga orang-orang udah pada tau.
bhd book
Bowden_Mark
2. Satu lagi fakta umum; BHD ada game-nya juga lho…

Gue pernah mainin tuh game sampe eneg. Semua level udah gue lampaui. Tapi level game di hape sih. Wkwkwk… XD *ga penting*
944150-935547_79904_front
3. Kutipan Plato di awal film yang berbunyi “Only the dead have seen the end of war” sebenarnya milik George Santayana.

Yang ini masih simpang siur, no comment lah… Atau ente bisa search sendiri di markas si Mbah. 😀
Only the dead have seen the end of war
4. Ide awal film BHD pertama kali dicetuskan oleh Simon West.

Nah, konon emang si Om Simon ini yang ngasih usul ke Jerry Bruckheimer (produser BHD) untuk memfilmkan kisah tentang Pertempuran Mogadishu itu. Awalnya dia juga yang rencananya bakal menyutradarai BHD. Tapi kemudian, West malah ganti menyutradarai “LARA CROFT : Tomb Rider” dan penyutradaraannya diambil alih oleh Ridley Scott.
pizap.com10.42386153060942891395550322890
5. Kata Mark Bowden, Pentagon meminta adanya perubahan dalam naskah.

Ga tau alasannya apa, yang jelas Pentagon minta supaya beberapa hal di situ diubah. Dan percakapan antara Firimbi dan Durant itu buatannya si Bowden. Beuh… Padahal quoteWithout victory, there can’t be no peace” itu cetar banget…
maxresdefault
6. Awalnya shooting akan dilakukan di Amman, Jordania, tetapi kemudian shooting dilaksanakan di Maroko.

Lagipula menurut gue, pada jaman segitu, situasi di Maroko lebih aman dibandingkan di Amman. 😀

7. Untuk mendalami peran, para aktor menjalani pelatihan militer.

Semua yang berperan jadi Rangers ikutan bootcamp di Fort Benning selama seminggu, sementara yang berperan jadi Delta menjalani pelatihan bersama 1st Special Warfare Training Group di Fort Bragg selama 2 minggu. Wkwkwk… Lamaan Delta ternyata! #apes 😀 Nah, kalo aktor yang berperan sebagai SOAR ikutan bootcamp-nya di Fort Campbell dan dilatih langsung oleh Mike Durant, pilot Super-64 yang sempat disandera oleh milisi Somalia.

Veteran-Training-Athletics_Training-Black-Hawk-Down-Actors

bhd actors training

bhd training 2

bhd actors

8. Tidak ada aktor Somalia yang dilibatkan dalam proses pembuatan film.

Padahal tadinya gue kirain aktor figurannya dari Somalia semua. Ternyata ga ada yang dilibatkan sama sekali.
hqdefault
9. Untuk menjaga durasi film agar tidak terlalu panjang, terpaksa dilakukan pemangkasan karakter.

Katanya sih di dalam bukunya ada sekitar 100 karakter kunci, tapi yang ada di film cuma sekitar 39-40an karakter. Gue sempat cari tau tentang siapa aja karakter yang ada di dalam buku, sumpah mata gue langsung berkunang-kunang gara-gara cast-nya kebangetan bejibun.

10. Para aktor merasa memiliki ikatan dengan para tentara yang melatih mereka di bootcamp.

Tom Sizemore (berperan sebagai LTC Danny McKnight) pernah bilang, “Apa yang bener-bener bikin gue terharu pas pelatihan tuh ‘Ranger Creed’. Gue rasa ga semua orang bisa ngerti kesetiaan yang semacam itu. Rasanya kayak punya 200 sahabat dan setiap orang dari mereka rela mati buat elo.”

Nah, itulah intinya. Kalo kata Hoot sih, “It’s about the men next to you” alias “Ini soal orang-orang yang ada di samping lo.” Kayaknya konsep “Leave no man behind” dari film ini udah benar-benar mereka resapi yaa… ^^
ranger creed

tom sizemore bhd

it's about the men next to you
11. Sekitar lebih dari satu peleton 75th Rangers dari Kompi Bravo Batalion 3 ikut ambil bagian dalam adegan fast-roping.

Tau fast-roping kan? Itu loh, yang turun dari helikopter pake tambang. Ternyata para Rangers yang melakukan adegan itu. John Collette, salah seorang Ranger Specialist yang ikut bertempur pada 3-4 Oktober 1993 juga menjadi stunt di BHD.
BlackHawkDown fast roping
12. Saat hari terakhir pelatihan, para aktor pemeran Rangers mendapat sebuah surat ‘misterius’ yang diselipkan di bawah pintu asrama mereka.

Suratnya berisi ucapan terima kasih atas kerja keras mereka dan meminta mereka untuk ‘menceritakan kisah nyata kami’. Di bagian akhir suratnya terdanda nama-nama prajurit yang mati saat Pertempuran di Mogadishu. Nah loh!! O.o Kalo gue yang nerima tuh surat, gue pasti udah ngacir ga ketulungan. Wkwkwk… XD

13. Para aktor Rangers menggunakan helm dengan nama karakter mereka masing-masing.

Wkwkwk… Ini idenya Ridley Scott ternyata. Katanya supaya penonton ga bingung, soalnya semua aktor keliatan mirip pas pake seragam Rangers. Hahaha… Bener juga sih, pernah suatu ketika pas nonton salah satu scene, gue sempat mengira kalo itu Kowalewski tapi ga taunya itu Grimes. Tapi yang bikin lucu sih, nama-namanya pada disingkat gitu. Kayak Evers untuk Eversmann, Yurk untuk Yurek dan Galtine untuk Galentine. 😀
pizap.com10.180890627205371861395552630218
14. SFC Kurt ‘Doc’ Schmid (yang diperankan oleh Hugh Dancy) ternyata seorang Delta.

Nah, petugas medis Chalk 4 yang melakukan operasi terhadap CPL Jamie Smith (Charlie Hoffheimer) itu di kehidupan nyatanya adalah seorang personil Delta Force, tapi di film dikisahkan kalau dia seorang Rangers. Hahaha… 😀
bhd schmid
15. Beberapa karakter di film menggunakan nama fiksi.

Ada beberapa karakter di film yang diubah namanya karena alasan tertentu. Seperti SFC Jeff Sanderson (aslinya Paul Howe), MSG Chris Wex (Tim ‘Griz’ Martin) dan SPC John Grimes (John Stebbins). Untuk Sanderson dan Wex, gue ga tau kenapa. Tapi kalo Grimes emang sengaja diganti karena pada tahun 1999 dia dijatuhi hukuman oleh mahkamah militer karena pelecehan seksual yang dia lakukan terhadap putrinya sendiri. Astaghfirullah aladziim… Ck ck ck…

16. Karakter SFC Norm ‘Hoot’ Gibson (Eric Bana) merupakan penggabungan dari beberapa karakter.

Ini cukup mengejutkan buat gue ya, cuyy… Soalnya Hoot itu salah satu karakter favorit gue di film ini. Menurut yang gue baca, karakter Hoot itu penggabungan antara SFC John Macejunas, SFC Norm Hooten dan SFC Matthew Rierson. Ketiga operator Delta itu berhasil selamat dari pertempuran. Sayangnya 2 hari setelah itu, pangkalan mereka diserang mortir oleh para milisi dan Rierson tewas dalam kejadian itu. Sayang sekali… 😦
pizap.com10.74675099411979321395553544812
16. SPC Shawn Nelson (Ewen Bremmer), PVT John Waddell (Ian Virgo) dan MSG Ed Yurek (Tom Guiry) aslinya anggota Chalk 2.

Di film diceritakan kalo Nelson, Waddell dan Yurek itu anggota Chalk 4 di bawah kepemimpinan MSG Matt Eversmann (Josh Hartnett), ternyata aslinya mereka itu anggota Chalk 2 pimpinan LFC Tom DiTomasso. Wkwkwk… 😀
yurek

nelson bhd
Tom-in-Black-Hawk-Down-tom-guiry-25144232-853-480
17. Ada 2 ending yang telah disiapkan oleh Ridley Scott.

Gue nemu di Youtube, cuyy… Selain ending yang biasa kita tonton di film, ternyata masih ada satu ending alternatif yang udah disiapin Ridley Scott. Tapi kalo boleh jujur, gue lebih suka ending yang ada di film daripada ending yang satunya itu. Kesan dramanya lebih dapet menurut gue. Nih dia videonya…

18. Ada beberapa scene yang tidak ditampilkan di dalam film.

Nah, yang ini lumayan bikin gue sewot ya, cuy. Ada beberapa scene yang sengaja tidak ditampilkan di film karena alasan tertentu. Kebanyakan sih karena masalah durasi. Padahal gue sendiri ga terlalu keberatan kalo durasi filmnya diperpanjang. Wkwkwk… #maunyague

Tapi ada juga scene yang tidak jadi ditampilkan karena ingin menjaga perasaan keluarga yang ditinggalkan, yaitu scene saat jasad SFC Randy Shughart (Johnny Strong) diseret dalam keadaan setengah telanjang (hampir malah) di sepanjang jalanan berdebu oleh para milisi.

Mungkin itu juga yang mendasari kenapa akhirnya nama Tim ‘Griz’ Martin diubah menjadi Chris Wex (Kim Coates). Soalnya kalo dilihat dari adengan matinya si Wex ini lumayan sadis.
5525_001_thumb
Dan inilah beberapa deleted scene yang gue temukan di Youtube…


Gue udah coba nyari buat deleted scene-nya Shughart, tapi ga ketemu. Tapi gue nemuin foto aslinya…

shughart body

19. Black Hawk Down menjadi debut Hollywood dari beberapa aktor.

Yups! Bagi beberapa aktor, BHD itu film Hollywood pertama mereka. Jauh sebelum mendapat peran di Lord of The Rings, Troy, Pirates of The Carribean dan The Kingdom of Heaven, Orlando Bloom memulai karir Hollywood-nya di BHD dengan berperan sebagai PFC Todd Blackburn.
blackburn
Terus juga ada Tom Hardy. Sebelum membintangi beberapa film seperti This Means War dan Inception, dia main di BHD sebagai SPC Lance Twombly.
Tom-Hardy-Black-Hawk-Down-e1348841713786
Begitu juga dengan Eric Bana. Di Australia dia emang udah dikenal sebagai seorang komedian (ga disangka kan?), dan sebelum dia main di film Hulk, Troy maupun Lone Survivor, Mas(?) Eric memulai debut Hollywood-nya dengan berperan sebagai SFC Norm ‘Hoot’ Gibson di BHD.
hoot bhd 2
20. Proses shooting kerap diganggu anjing liar.

Waktu shooting di Maroko, beberapa anjing suka mondar-mandir pada saat proses pengambilan gambar berlangsung. Tapi Ridley Scott membiarkan hal itu dengan alasan kalo keberadaan anjing-anjing itu bisa memperkuat kesan natural dari scene yang mereka kerjakan. Bahkan ada beberapa orang kru yang mengadopsi anjing-anjing itu dan dibawa pulang ke Amerika untuk dijadikan hewan peliharaan. Waah… Penyayang binatang rupanya. Sayangnya gue ga suka anjing. Wkwkwk… 😀
cute dog

Hokeh… Sepertinya sekian dulu posting-an gue soal BHD. Lain waktu kalo ada kesempatan, gue mungkin bakal post sesuatu lagi soal BHD. Dan… Oiya! Bagi fans BHD yang mau gabung, silakan like page Indo-BHD di Facebook atau follow di Twitter (buat yang berminat aja sih). Hehehe… 🙂 Dan apabila ada sesuatu yang kurang sesuai, harap diralat. Hoo-ah? Wkwkwk… 😀

LEAVE NO MAN BEHIND!!

leavenomanbehind203

credits for articles, videos and photos :
http://en.wikipedia.org/wiki/Black_Hawk_Down_(film)
http://www.imfdb.org/wiki/Black_Hawk_Down
http://wiki.answers.com/Q/Who_are_the_main_characters_of_Blackhawk_Down_book_and_movie
http://inquirer.philly.com/packages/somalia/dec14/wherenow.asp
http://battleofmogadishu.com
http://google.com
http://youtube.com
dan beberapa situs yang gue lupa alamatnya… (“==)

Iklan

4 responses to “[Movie Facts] BLACK HAWK DOWN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s