fanfiction | [SGN-2] SUPER JUNIOR VS SUKETI Chapter-6 (end)


Author: Shin Hyoseul a.k.a Lady Modrus Grande Dame.
Genre: Comedy ala kadarnya.
Cast: SUPER JUNIOR (all member).
Figuran: Shin Hyoseul (author ketagihan nampang) & Choi Hyori (reader numpang nampang).
Desclimer: All cast mutlak milik Allah SWT, sedangkan FF ini mutlak punya author. Berani ngaku2, tak santet sampeyan! [serem amat?!].
Note: Anggap aja member SuJu masih 13 orang. Kalo ada hal2 yg ga masuk akal, itu emang sengaja. Yg paling penting, anggap aja nih FF ga pernah ada!
Warning: Terdapat banyak adegan kekerasan (tampar2an, jitak2an, pengeroyokan, mutilasi(?), dll). Dapat menyebabkan gangguan jiwa. Apabila gila-nya berlanjut, hubungi TEMPAT PEMAKAMAN UMUM terdekat di kota anda XD

HAPPY READING ^_^

SUPER-JUNIOR-VS-SUKETI-BY-SHIN-HYOSEUL

.a.a.a.a.a.a.

Malam sudah larut, ‘kerja rodi’ di dorm bawah telah selesai. Leeteuk, Heechul, Hankyung, Kangin, Siwon & Kibum pun kembali ke dorm atas. Sesampainya di dorm atas, Hankyung langsung memasak makanan untuk member lainnya yg kebetulan belum makan malam akibat insiden di dorm bawah. Sedangkan Kibum, dia langsung masuk kamar sambil membanting pintu..
BRAK!!

“Kenapa tuh bocah?” Heechul mengerutkan dahinya.
“Paling2 Kibum itu cuma ngambek gara2 dihukum tadi, hyung.” tebak Kangin. Tak lama, makananpun siap. Hankyung memanggil hyung & dongsaengnya untuk makan bersama. Semua penghuni dorm atas hadir di meja makan. Kecuali Kibum yg ga mau keluar kamar. Sebagai hyung yg baik, Siwon berinisiatif untuk membawakan makan malam untuk dongsaengnya itu..

“Kibummie.. Aku bawa makan malam untukmu. Kau belum makan semenjak sore. Buka pintunya..” kata Siwon sambil mengetuk2 pintu kamar. Tapi ga ada jawaban dari Kibum. Siwon pun masuk kedalam kamar..
“Ah.. Pantas aja dia ga dijawab. Udah molor rupanya..” karena Kibum udah tidur, Siwon pun memutuskan untuk kembali ke meja makan.

“Kenapa kau membawa makanan itu kembali? Emangnya Kibum ga mo makan?” tanya Leeteuk.
“Ah, ani.. Dia udah tidur, hyung. Mungkin terlalu capek.” jawab Siwon.
“Ya udah, setelah ini lebih baik kita semuanya juga pergi tidur. Meskipun besok jadwal kita ga terlalu padat, tapi kita tetap harus istirahat yg cukup.” ujar Leeteuk pada dongsaeng2nya.
“Ne, hyung..” ujar mereka. Makan malam akhirnya selesai. Leeteuk, Heechul, Hankyung, Kangin & Siwon pun pergi tidur. Sementara itu, di dorm bawah..

“Ryeowook-ah.. Ryeowook-ah..”
“Ada apaan sih, hyuung..? Aku ngantuuk..” Ryeowook yg baru aja tertidur merasa terganggu ketika Yesung mencoba membangunkannya dari tidur yg baru berlangsung ga lebih dari 1 jam itu.
“Wookie-ah.. Ayo bangun..” kata Yesung lagi mencoba untuk membangunkan dongsaengnya. Tapi Ryeowook agak malas untuk bangun karena dia terlalu ngantuk.

“Hyuung.. Bangun donk..” terdengar suara Kyuhyun.
“Ne, Wookie-ah.. Bangunlah..” terdengar pula suara Donghae. Tapi Ryeowook masih belum bangun, maka..
“Jika kau bangun, aku berjanji akan memberikanmu peralatan masak yg baru..” bujuk Yesung. Kali ini, Yesung, Donghae & Kyuhyun ga mo bikin kegaduhan dengan ancaman2 sadis mereka. Terbukti, Ryeowook pun bersedia untuk bangun dari tidurnya yg belum sempat sampai ke alam mimpi itu..

“Ne, hyung.. Aku bangun..” kata Ryeowook yg lalu mengucek2 matanya yg masih bersih belum ada belek sama sekali. Ketika dia membuka mata..
“WAAAA!!!!” #PLAK! Ryeowook berteriak karena terkejut ketika melihat sesuatu yg tampak didepan matanya. Yesung cepat2 menutup mulut Ryeowook dengan tangannya.
“Jangan teriak donk..” pinta Yesung. Ryeowook mengangguk. Yesung pun melepaskan Ryeowook.
“Hyung mo ngapain sih? Terus dapet semua benda2 itu dari mana?” tanya Ryeowook ketika melihat pemandangan aneh di depan matanya.
“Akan kami ceritakan nanti. Yg jelas, saat ini kami sangat membutuhkan bantuanmu.” ujar Yesung.
“Ne. Kami butuh bantuanmu untuk menjalankan misi penting.” tambah Donghae sambil masang tampang seserius mungkin. Ga ketinggalan Fishy’s Eyes-nya semakin membuat tampang Donghae terlihat ga main2.

“Misi penting apaan sih, hyung? Kenapa ga besok pagi aja?” tanya Ryeowook bingung.
“Ga bisa besok, hyung. Pokoknya malam ini aku, Yesung hyung & Donghae hyung harus melaksanakan eksekusi dengan segera!” kata Kyuhyun dengan berapi2 sambil mengepalkan kedua tangannya mirip hansip yg mo nonjokin maling jemuran #BLEDAK:author-ditendang-kyuhyun-ke-waykambas.

“Ta~tapi.. Aku harus tau misi apa itu.” ujar Ryeowook yg masih ga ngerti dengan apa yg dimaksud oleh Yesung, Donghae & Kyuhyun. Yesung pun lantas membisikkan sesuatu di telinga Ryeowook. Lalu..
“Aku ga mau ah! Aku ga berani!” entah apa yg dibisikkan oleh Yesung, yg jelas Ryeowook menolak mentah2 permintaan Yesung and the gang.
“Jangan berisik, babo!” kata Donghae sambil menjitak kepala Ryeowook [kasian amat anak(?) gue.. XD].
“Ga usah khawatir, kita bertiga bakal melindungi hyung, kok..” bujuk Kyuhyun seraya mencoba untuk meyakinkan Ryeowook.

“Bener yaa…” Ryeowook meminta jaminan.
“Ya iya laah, masa’ ya iya dong. Messi aja main bola, masa main bodong!” timpal Yesung #PLETAK:yesung-digetok-donghae-pake-barbel.
“Hyung, istilah yg kayak gitu tuh udah ketinggalan jaman aja kalee! Please deh..” ujar Donghae #PLAK:sok-gaul!
“Udah deh, aku berani jamin ga bakalan ada yg terjadi sama Wookie hyung.” kata Kyuhyun lagi sambil masang tampang beneran-sumpah-suwer #PLAK! Akhirnya..

“Okeh.. Aku akan membantu. Tapi kalo terjadi apa2, aku ga mo tanggung jawab. Semua ini mutlak tanggung jawabnya Yesung hyung, Donghae hyung & Kyuhyun.” Ryeowook mengajukan persyaratan.
“Bisa diatur. Ini urusan pribadi kami. Kau ga ada sangkut-pautnya.” kata Yesung menyetujui perjanjian diatas materai yg diajukan oleh dongsaengnya itu (lebuaaaayy…..).
“Jadi, sekarang aku mesti ngapain?” tanya Ryeowook yg sejujurnya masih keder.
“Hehehe..” Kyuhyun menunjukkan ‘Evil’s Smile’-nya.

 

 

***

Di dorm atas, Heechul yg lagi nyenyak2nya tidur tiba2 aja merasakan sesuatu. Perutnya mendadak sakit sehingga tidurnya terganggu. Dengan terburu2, Heechul berlari keluar kamar menuju ke toilet..
“Hadoooh…. Tuh Vampir Cina masak nasi goreng pake bumbu apaan seeh..? Perutku sampai mules kayak gini…” Heechul mengeluh sendirian di alam WC(?). Dia ga henti2nya ngedumelin masakannya Hankyung yg menurutnya adalah penyebab dari sakit perut yg dideritanya.
“Prott… Brogbogbogbog…..” #PLAK:mencret!
“Hadooooh…… Perutkuuuu…….” rengek Heechul yg perutnya semakin terasa mulas. Sementara itu di kamar KangTeuk..

“Ngrook… Ngrook…” suara dengkuran Leeteuk & Kangin terdengar saling bersahutan(?). Harmonisasipun tercipta layaknya sebuah orkestra yg sedang membawakan karya Wolfgang Amadeus Mozart yg berjudul Eine Kleine Nacht Muzik #PLAK:lebay! [ga kebayang deh..]. Tampak mereka berdua benar2 sedang terlelap di alam gaib. Eeh.., maksudnya alam mimpi. Tapi itu ga berlangsung lama. Tidur Kangin mulai ga khusyuk karena dia merasakan ada sesuatu yg menempel di wajahnya..

“Apaan tuh..?!” Kangin gelagapan. Dia meraba2 wajahnya sendiri. Tapi ga ada apa2. Kangin melihat kearah Leeteuk. Tampak sang leader sedang tidur terlungkup dengan air terjun mengalir dari mulutnya yg setengah terbuka membentuk sebuah aliran sungai #PLAK:ngiler!
“Yg tadi menempel di wajahku itu apa ya?” tanya Kangin pada dirinya sendiri.
“Apa jangan2 tadi itu tangannya Jungsoo hyung?” Kangin masih bingung. Tapi dia ga yakin karena Leeteuk terdidur dengan lelapnya. Namun atas nama rasa penasaran, Kangin pun memutuskan untuk membangunkan Leeteuk..

“Hyung.. Bangun, hyung..” kata Kangin sambil mengguncang2 sang leader yg sedang tertidur pulas mirip beruang kutub yg sedang berhibernasi #PLETAK:author-digatak-bini2nya-leeteuk. Leeteuk pun terbangun, tapi matanya masih tertutup..
“Ne.. Aya naon, bro..?” jiaaaah… #GUBRAKK:angels-pingsan.
“Hyung tadi nge-grepein wajahku yaa?” tanya Kangin to the point #BLEDAK:kangin-didepak-leeteuk-ke-tapanuli(?). Mendengar Kangin ngomong begitu, mata Leeteuk yg tadinya tertutup tiba2 aja langsung melotot mirip mata Eunhyuk kalo lagi nonton yadong #SRESETT:author-dimutilasi-eunhyuk-pake-pacul.

“Eh, kopral! Ngapain juga gue grepe2 muka lu yg mirip tembok lapas kayak gitu? Emangnya lu pikir gue homse apa?!!” Leeteuk murka. Dia marah2 sama Kangin yg udah memfitnahnya dengan tuduhan yg tak mendasar.
“Buset dah, hyung! Tuh bacrit biasa aja kalee ga usah sampe muncrat kayak pemadam kebakaran begitu!” Kangin jadi ikutan emosi akibat dari kelakuan lebay Leeteuk.
“Aku kan cuma nanya, hyung ga usah sok preman gitu donk. Tadi tuh ada sesuatu yg menempel di wajahku. Aku sampai ga bisa napas tau!” kata Kangin lagi.
“Meneketehe, babo!” timpal Leeteuk yg lantas menutupi wajahnya dengan bantal. Dia ingin melanjutkan tidurnya & ga mau Kangin mengganggunya lagi. Sementara Kangin, dia masih terbengong2 ria memikirkan benda apa sekiranya yg tadi menutupi wajah lebarnya yg mirip lapangan bola di Old Trafford Stadium itu #PLAK:digampar-thereddevils. Di tempat lain..

“Drrrt.. Drrrt.. Drrrt..” sebuah hp bergetar diatas meja yg berada disebelah tempat tidur. Itu hp-nya Kibum. Tapi si empunya hp ga kunjung bangun alias istiqomah dengan tidurnya itu. Sebaliknya, Siwon justru merasa sangat terganggu dengan suara getaran hp Kibum yg ga kunjung diangkat oleh sang pemilik. Oleh karena itu..
“Kibummie, hp-mu bergetar tuh..” kata Siwon sambil membangunkan Kibum. Tapi si pemilik ‘Senyum Pembawa Maut’ itu ga mau bangun sekalipun Siwon udah mengguncang2 tubuhnya pake traktor [ga masuk akal!]. Dan dengan terpaksa, Siwon pun mengambil hp itu.

“Nomor tak dikenal?” gumam Siwon saat melihat layar hp Kibum. Kendati begitu, Siwon tetap menjawab panggilan yg udah lama menunggu itu..
“Yobseo..?” Siwon mengangkat telpon. Tapi ga ada jawaban dari seberang sana kecuali suara..
“Hhhhhhhh………” ada suara serak terdengar. Siwon mengerutkan dahinya.
“Nuguseyo?” tanya Siwon kemudian. Tapi.. Tuuut…. Telponnya tiba2 aja terputus.
“Dasar orang iseng!” umpatnya kesal.

Siwon berniat untuk melanjutkan tidurnya kembali. Tapi ga lama, hp miliknya yg bergetar. Terdengar pula alunan sebuah ringtone..
“Perasaan tadi udah di-silent, kok berbunyi ya?” tanya Siwon heran. Terlebih lagi saat Siwon menyadari kalau ringtone yg sedang mengalun dari iPhone-nya itu tidak ada di list miliknya.

“Ini lagu apaan sih..?” tanyanya bingung ketika mendengar suara ringtone yg dia ga mengerti bahasanya. Siwon menajamkan indera pendengarannya. Didengarkannya alunan ringtone itu dengan seksama. Sudah sangat jelas, ada suara yeoja yg bernyanyi mendayu2 dengan nada yg membuat bulu ketek(?) Siwon berdiri. Namja itu jadi ragu untuk menjawab panggilan tersebut..
“Jawab, jangan, jawab, jangan..” gumam Siwon sambil menghitung jari. Hingga setelah beberapa lama..

“Hyung berisik banget seeeh….?” protes Kibum yg merasa terganggu dengan suara ringtone Siwon hingga terbangun dari tidurnya. Karena dongsaengnya protes, terpaksa Siwon menjawab telpon itu. Saat Siwon melihat ke layar tertampang nama kontak dengan abjad Romawi berbunyi ‘Suketi’. Kemudian..
“Yobseo?” tapi.. Tuut.. Telponnya terputus.
“Telpon dari siapa sih, hyuung…?” tanya Kibum yg sedang mencoba memejamkan matanya kembali.
“Ga tau nih.. Ada telpon dari Suketi. Tapi di hp aku kan ga ada kontak yg namanya Suketi.” jawab Siwon sambil cengo bin melongo mirip bango babo ketabrak kebo #BLEDAK:author-didepak-bojo2ne-siwon-ke-jamban.
“MWO??? SUKETI???” Kibum tersentak kaget. Melihat reaksi Kibum yg agak lebay bin alay saat mendengar nama Suketi, Siwon cuma bertanya..
“Kau ini kenapa sih? Ada masalah?” pertanyaan yg dilontarkan Siwon dgn sikap adem ayem bin kalem itu ditanggapi oleh Kibum dengan teramat sangat lebay sekali..

“HYUUUNG… PLEASE DUUEEEEHH….. Masa hyung ga inget Suketi sih?? Itu loh hyung, itu loh… Itu loooh…..” ujar Kibum sambil monyong2 ga jelas.
“Itu apaan?” Siwon masih ga ngudeng.
“Itu kan nama hantu yg katanya selalu menghantui Donghae hyung! Waduh.. Gawat! Gawat! Gawat!” Kibum mulai panik. Dia langsung wara-wiri ga karuan didalam kamar.

“Hyung, pokoknya malam ini kita mesti tadarusan(?) supaya hantu Suketi ga bergentayangan di dorm ini!” Kibum memberi saran.
“Kau jangan ikut2an member di dorm bawah deh! Suketi itu cuma cerita di film. Suketi itu ga ada di dunia nyata!” Siwon tetap ga percaya.
“Jiah, hyung! Aku kan ngajakin Siwon hyung tadarusan. Untung2 nambah pahala gitu..” kata Kibum lagi sambil cemberut.
“Kalo kau mo tadarusan, ya udah tadarusan aja dulu sendiri. Aku nanti aja pas subuh.” si Kuda langsung tidur sambil menutup wajahnya dgn selimut.
“Tumben banget Siwon hyung nolak diajak tadarusan..?” Kibum bingung sendiri. Sementara itu, didalam toilet..

“Akhirnyaaa….. Perutku lega juga. Sialan banget tuh si Hankyung bikin nasgor bumbunya ga kira2!” Heechul merasa sedikit lega setelah hajat(?)nya tertuntaskan & perutnya tidak lagi terasa mulas. Tapi Heechul masih saja menyalahkan Hankyung atas sakit perut yg dideritanya.
“Bisnis(?) sudah selesai. Balik ke kamar ah..” gumam Heechul yg berniat kembali ke kamar untuk melanjutkan molornya yg tertunda karena Manchret-ster United(?) [maksudnya mencret]. Akan tetapi ketika dia hendak membuka pintu toilet..

“Eh? Kok ga bisa dibuka yaa?” Heechul mendadak panik karena pintu toilet tiba2 saja terkunci dari luar.
“Waah.. Jangan2 aku beneran dikerjain tuh vampir!” #PLAK:heechul-su’udzon.
“Woooy…!!! Buka pintunya!!” teriak Heechul sambil menggedor2 pintu. Sayangnya, ga ada satupun member yg mendengar teriakannya. Udah pada budeg kalee! #GUBRAKK:author-dibantai-suju. Heechulpun teriak lagi..
“WOOOY…. ABANG-NONE ENCANG-ENCING ENYAK-BABEEEEH…..!!!!!! BUKAIN GUE PINTU!!!!” jiaaah… #GUBRAK:heechul-van-batavia. XD Kendati sudah nge-scream ala Don’t Don sampai di tenggorokannya serasa seperti ada kulit duren yg nyangkut, tim SAR(?) belum juga ada yg datang. Tapi Heechul ga kehilangan akal. Namja cantik itu segera meraih hp-nya (sempet2nya lagi ke toilet bawa hp XD), dia lalu menghubungi sebuah kontak atas nama ‘My Husband’. Alamaaaak…. #GUBRAK:bini2nya-heechul-pingsan-berjamaah. Ga lama kemudian..

“Haiyaa.. Siapa sih nih olang malem2 begini nelpon owe haa?” jiaah… #GUBRAK!! Hankyung terbangun ketika mendengar hp-nya berbunyi nyaring melantunkan Original Soundtrack film Once Upon Time In China a.k.a Wong Fei Hung #PLAK:ngaco! Ketika Hankyung menjawab telpon itu..
“Geng!! Kau ini mengerjaiku ya?! Cepat buka pintu toiletnya!!” Heechul langsung marah2. Mendengar suara Heechul yg sedang murka di telepon, Hankyung mengerutkan dahinya..
“Untuk apa aku menguncimu di toilet?!” Hankyung ga terima atas tuduhan dari Heechul.
“Ga usah pura2 babo deh! Cepat bukakan aku pintu!” Heechul memaksa. Hankyung jadi bertanya2 sendiri dalam hati, kenapa bisa Heechul terkunci didalam toilet? Lagipula, siapa yg saat ini sedang menelponnya? Bukankah Heechul sedang tertidur pulas? Ngorok pula! #PLAK:author-digampar.

Hankyung menoleh kearah belakang. Dan ya, ada seseorang sedang tidur nyenyak dibalik selimut. Hankyung sangat yakin itu Heechul. Itu berarti yg sedang menelponnya saat ini adalah orang iseng yg kurang kerjaan.
“Hey, kau ini sangat tidak sopan dgn menelponku malam2 begini & mengaku2 sebagai Heechul. Siapa kau sebenarnya?!” Hankyung meminta agar si penelpon mengungkapkan jati diri yg sebenarnya.
“Aku ini Heechul. Kim Heechul.” kata Heechul dengan teramat sangat jujur sekali.
“Jangan bohong deh!” Hankyung ga percaya. Heechul pun meradang..
“Kalo kau ga percaya, kau liat aja di layar hp-mu!” kata Heechul lagi.

Segera, Hankyung melihat layar hp-nya. Tampak nama kontak berbunyi ‘Diktator Jagad(?)’ dgn nomor 0856xxx (eh, emang Heenim pake IM3 ya? XD). Itu memang benar nomor kontak Heechul. Lantas, yg sedang tertidur disebelahnya itu siapa? Hankyung kebingungan. Dia bahkan sudah tak mempedulikan lagi Heechul yg sedang marah2 di telpon meminta agar dibukakan pintu toilet. Hankyung fokus pada seseorang yg sedang tidur di sebelahnya.
“Hankyung-ah! Hankyung-ah, kau dengar aku tidak?!!” Heechul berteriak2 di telpon. Tapi Hankyung sama sekali tidak peduli. Dia ingin tau siapa sebenarnya yg ada dibalik selimut. Dengan perasaan tegang seperti copet yg sedang dikejar2 massa, Hankyung pun menarik selimut itu. Ternyata..
“HWAAAAAAA….!!!!!! SETAAAAANN…..!!!!!!!” #PLAK! Hankyung mendadak histeris ketika melihat orang yg ada dibalik selimut itu ternyata bukan Heechul, melain kan sesosok makhluk berwajah pucat, berambut panjang berantakan & memakai baju berwarna putih dengan bercak darah dimana-mana.”Hihihihihihi…….” makhluk itu tertawa. Kontan Hankyung dibuat semakin ketakutan.

“TOLONG AKUUU…..!!!!!” Hankyung berteriak histeris. Terlebih lagi ketika..
“Kembalikan nyawakuuu….” kata makhluk itu lalu meluk2 Hankyung ga jelas. Jiaaah… #GUBRAKK:bini2nya-hankyung-pingsan.
“TOLOOONGG……!!!!!!!”teriakan Hankyung semakin menjadi2.

“Hyung! Bangun, hyung! Ada suara teriakan dari kamarnya HanChul hyung!” kata Kibum pada Siwon yg baru aja berniat untuk melanjutkan tidurnya kembali.
“Halah.. Paling2 lagi pada latihan akting(?).” ujar Siwon dengan entengnya.
“Masih mending kalo cuma latihan akting. Kalo seandainya itu teriakan Hankyung hyung yg mo diperkosa(?) Heechul hyung gimana??” Kibum agak cemas. #PLETAK:kibum-digatak-siwon.
“Ngaco aje lu!!” kata Siwon lagi sambil melotot.
“Kalo begitu ayo kita cari tau apa yg sedang terjadi! Kalo ternyata ada perampok di dorm ini gimana?!” ajak Kibum. Siwon berpikir, benar juga apa yg dikatakan oleh dongsaengnya itu. Bisa saja ada perampok yg masuk kedalam dorm mereka. Oleh karena itu..

“Ne. Kaja! Kita ke kamar HanChul!” kata Siwon yg langsung beranjak dari tempat tidur. Tapi ketika hendak keluar kamar..
“Kok pintunya ga bisa dibuka?” Siwon kebingungan ketika pintu kamar tiba2 saja terkunci.
“Masa sih, hyung?” Kibum ga percaya. Dia mencoba untuk membuka pintu itu tapi ternyata tidak bisa.
“Tadi kau mengunci pintu ini?” tanya Siwon. Kibum menggeleng.
“Kuncinya aja masih ada diatas meja. Tuuh..” jawab Kibum sambil menunjuk sebuah meja kecil disamping tempat tidur. Dan benar, kunci kamar mereka ada disana sedang tergeletak tak berdaya seperti orang yg sedang meregang nyawa [authornya lebay!].

“Kenapa bisa terkunci begini sih? Setahu aku yg pegang kunci duplikat itu cuma Leader hyung.” ujar Siwon mengerutkan dahi. Kibum diam sejenak. Dia tampak seperti sedang memikirkan sesuatu. Mungkin Kibum sedang mencari cara untuk membuka pintu kamar, pikir Siwon. Yaa secara Kibum emang paling pinter di SuJu getoh. Selebihnya babo semua. Hahaha.. #SRESETT:author-dimutilasi-suju-pake-obeng(?).

Kyuhyun: “Woy, Thor! Gue juga pinter kalee!!”
#PLAK:digampar-kyuhyun-pake-psp.
Author: “Ya udah sih, bro. Ga usah lebay!”

Kibum lama terdiam sementara teriakan Hankyung semakin tak karuan. Siwon mulai mencemaskan Hankyung. Dia takut dorm mereka sedang disatroni perampok. Siwon mulai ga sabaran..
“Kibummie, menurutmu gimana?” Siwon meminta saran.
“Menurutku, kayaknya sih ini kerjaannya Jungsoo hyung. Dia pasti mo ngerjain kita, hyung!” jawab Kibum dengan tampang innocent. Jiaah.. #BLEDAKK:kibum-ditendang-siwon-ke-tamanlawang(?).
“Aku tuh serius tau! Kau kenapa jadi berubah babo begini sih?!” Siwon jadi gemes karena tiba2 aja member Super Junior yg dapat predikat ‘Jenius’ itu mendadak jadi otak julung2.
“Ya udah deh.. Siwon hyung kan jago Taekwondo, mendingan hyung dobrak aja deh nih pintu. Dengan seizin Allah, pintunya pasti terbuka.” kata Kibum lagi sambil tersenyum. Jiaah.. #GUBRAKK:siwon-pingsan.
“Lama2 begini gue bisa almarhum kena stroke!” keluh Siwon tak habis pikir. Sementara itu di kamar KangTeuk..

“Hyung, itu Hankyung hyung teriak minta tolong!” kata Kangin sambil membangunkan sang leader. Leeteuk yg memang sedang merasakan kantuk yg teramat sangat itu pun mengendus kesal.
“Emangnya si Hankyung itu kenapa sih pake acara teriak minta tolong segala? Percuma aja jago Kung Fu kalo masih teriak2 kayak orang cemen begitu. Udah ketularan si Donghae kali tuh orang!” #PLAK!

Donghae: “Eh, emang gue cemen yaa?”
Author: “Udah deh, Hae. Mendingan lu terima nasib aja!”
#PLAK:author-ditampar-donghae-pake-nampan T.T

“Seriusan, hyung! Aku ga bercanda!” Kangin jadi agak sewot sama Leeteuk yg menganggap teriakan Hankyung hanyalah lelucon belaka.
“TOLONG AKUUUU……!!!!!!” teriakan Hankyung kembali terdengar. Kali ini, Leeteuk baru benar2 percaya kalau dongsaengnya itu memang sedang butuh pertolongan.
“Kayaknya Hankyung ga main2 deh..” gumam Leeteuk.
“Emang lagi ga main2, hyung! Kaja, kita tolong dia!” ajak Kangin.
“Ne.” kata Leeteuk sambil mengangguk pasti. Akan tetapi ketika mereka hendak beranjak dari tempat tidur..

DUKK!! Ada suara benturan dari bawah tempat tidur mereka.
“Itu tadi suara apaan ya? Kayaknya dari kolong tempat tidur deh hyung.” tanya Kangin kebingungan.
“Ne. Sepertinya memang dari bawah. Apa mungkin tadi Heebum masuk kesini terus ga bisa keluar kali ya?” pikir Leeteuk. Tapi Kangin tidak sependapat dengan hyungnya itu.
“Ga mungkin Heebum, hyung. Suara benturan tadi kedengarannya cukup keras.” ujar Kangin mengutarakan pendapatnya.
“Coba kau periksa di kolong tempat tidur beneran Heebum bukan.” Leeteuk menyuruh Kangin untuk melihat kebawah tempat tidur untuk memastikan suara apa yg baru saja mereka dengar. Tapi Kangin kelihatan agak ogah melaksanakan perintah dari Sang Jenderal Super Junior.

“Waeyo? Kau takut?” tanya Leeteuk penuh curiga.
“Anio. Aku cuma merasa seperti ada sesuatu yg aneh disini.” jawab Kangin #PLAK:kangin-ngeles.
“Alasan! Udah kalo kau memang takut, biar aku saja yg mencaritahu.” ujar Leeteuk dengan teramat sangat PD sekali. Kangin tidak bicara apa2. Dia merasa yakin dengan instuisinya. Sementara itu, Leeteuk sudah turun dari tempat tidur. Dia lalu berjongkok & melihat ke kolong tempat tidur. Karena keadaan didalam kamar agak gelap, Leeteuk jadi kesulitan untuk memastikan apa yg sedang dilihatnya.

“Hyung liat apa disana?” tanya Kangin yg masih belum beranjak dari tempat tidur.
“Ga kelihatan apa2. Dibawah sana gelap sekali.” jawab Leeteuk yg masih culak-ciluk penasaran.
“Mungkin lampu kamar perlu aku nyalakan, hyung?” Kangin menawarkan bantuan.
“Ga perlu. Aku mo pake senter aja.” kata Leeteuk yg kemudian langsung mengambil senter di laci meja yg ada disebelah tempat tidur.
“Okeh, mari kita lihat ada apa didalam sana?” ujar Leeteuk sok menginvestigasi. Kangin yg penasaran ikut turun dari tempat tidur & ikut melihat kearah kolong tempat tidur. Leeteuk menyalakan senter lalu mengarahkan cahayanya ke kolong tempat tidur mereka.

“Eh, itu putih2 apaan sih?” tanya Leeteuk ketika melihat ada gundukan berwarna putih dibawah tempat tidur mereka.
“Kayak sprei atau selimut gitu sih, hyung. Emangnya hyung menaruh selimut disitu?” #PLETAK:kangin-dijitak.
“Ngapain juga aku menaruh selimut di kolong tempat tidur? Emangnya di dorm ini ga ada lemarinya apa?!” Leeteuk sedikit kesal.
“Jadi, itu apaan?” Kangin malah bertanya. Sang leader hanya mengangkat bahu tanda tak tau. Hingga pada suatu ketika, gundukan putih itu bergerak..

“Hyung, selimut(?)nya bergerak tuh!” seru Kangin. Leeteuk tak berucap. Dia sedang mencoba untuk tetap tenang meskipun secara tidak sadar, Leeteuk telah beringsut mundur kebelakang.
“Itu sebenarnya apaan sih, hyung? Kok gerak2 terus?” tanya Kangin lagi. Bukannya menjawab pertanyaan Kangin, Leeteuk malah marah2..
“Kau ini kebanyakan bertanya!” ujarnya dongkol. Mereka berdua masih tetap menatap benda putih di kolong tempat tidur mereka. Hingga kemudian, Leeteuk melihat sesuatu..

“Eh, itu hitam2 panjang apaan sih? Kayak rambut orang gitu yaa..?”. Kangin ikut memperhatikan. Memang terlihat seperti rambut manusia. Hal itu menimbulkan rasa curiga di benak Kangin.
“Jangan2 ada penyusup nih hyung!” Kangin mencoba menerka2. Tanpa tunggu lama, Leeteukpun segera berseru kepada orang yg ada di kolong tempat tidur mereka..
“Hey, siapa kau? Tunjukkan dirimu!” perintah Leeteuk. Orang itupun bergerak, kepalanya langsung menoleh kearah Leeteuk & Kangin. Ketika KangTeuk melihat wajah orang itu..

“HWAAAAAA………!!!!!!!! SUKETIIIIII……….!!!!!!!!!!” #PLAK! Leeteuk & Kangin kaget setengah ko’id(?) saat orang itu memperlihatkan wajahnya lalu tertawa terkekeh2..
“Hihihihihihi……..”
“TOLOOOONG………!!!!!!!” KangTeuk langsung kalang kabut ketika makhluk yg mirip Suketi itu merangkak keluar dari kolong tempat tidur & langsung mengejar2 mereka.
“TOLONG KAMIIII…..!!!!! TOLONG KAMIIII…..!!!!!” teriakan Leeteuk & Kangin semakin heboh ketika makhluk itu tiba2 saja bernyanyi dalam bahasa Indonesia dengan nada yg cukup menyeramkan..
“Dalam tembok derita… Bang KangTeuk ade di ati ayee… KANGTEUK KECUUUUT…..!!!!!!” jiaaah….#GUBRAK:elf-pingsan. XD

Didalam toilet, Heechul yg sedang kebingungan karena pintu toilet tiba2 saja terkunci itu bertambah panik ketika mendengar suara teriakan Leeteuk, Kangin & Hankyung.
“Duh mereka tuh kenapa siih..? Mana pintunya ga bisa dibuka! Aku mesti ngapain nih..?” Heechul semakin kebingungan. Kehabisan akal, Heechulpun akhirnya cuma bisa menggedor2 pintu sambil ikut berteriak..
“TOLOOOONG……!!!!!!!!!” #PLAK!

Semua teriakan akhirnya membuat Siwon & Kibum semakin yakin ada sesuatu yg tidak beres didalam dorm. Kibum bahkan membuat Siwon semakin khawatir terhadap hyung2nya ketika dia berkata..
“Jangan2 hyungdeul mo dibunuh sama perampok itu, hyung..” Kibum mulai meringis. Siwon tidak tau apa yg harus dia perbuat. Untuk mencoba tenang saja Siwon tidak sanggup karena teriakan minta tolong KangTeuk & HanChul justru membuatnya semakin yakin kalau mereka mau dibunuh oleh perampok. Hingga kemudian, Siwon meraih iPhone-nya yg tergeletak diatas meja..
“Siwon hyung mo ngapain?” tanya Kibum.
“Telpon polisi” jawab Siwon.
“ANDWAE!!” Kibum langsung merebut iPhone milik Siwon. Tentu saja apa yg dilakukan oleh Kibum itu membuat Siwon heran.
“Kau ini kenapa sih?!” tanya Siwon tak mengerti.
“Siwon hyung jangan telpon polisi dulu. Kita kan belum tau keadaan hyungdeul.” jawab Kibum.
“Tapi ini darurat, Kibummie. Nyawa hyungdeul sedang dalam bahaya!!”. Sementara itu, di toilet..

“TOLOOOONG…….!!!!! TOLOOOONG…….!!!!!!” Heechul masih berteriak minta tolong sambil terus menggedor2 pintu toilet.
“TOLONG AKUUUU…….!!!!!!” teriaknya lagi. Namun percuma, jangankan untuk menolong Heechul, menolong diri sendiri saja Leeteuk, Hankyung, Kangin, Siwon & Kibum tak mampu. Apa emang udah pada ga becusan aja kali yaa? #PLAK:author-digampar-suju. Tapi tiba2 saja..

CLEK.. Seperti ada yg membuka kunci toilet dari luar. Heechul pun akhirnya bisa bernapas lega. Tanpa banyak basa-basi, Heechul segera membuka pintu toilet. Dan TER-NYA-TA!!

“Hihihihihi….”
“HWAAAAAA……!!!!!! HANTUUUU……..!!!!!!!” #PLAK! Ada sesosok makhluk berambut panjang & berwajah seram berdiri didepan pintu toilet. Heechul merasa sangat ketakutan. Saking takutnya, Heechul sampai melempari makhluk itu dengan gayung, sikat WC, dll. Dan.. #PLETAK!! Lemparan Heechul tepat mengenai dahi makhluk menyeramkan itu. Makhluk itu langsung jatuh terjungkal kebelakang. Heechul tidak ingin menyia2kan kesempatan, dia langsung kabur & bersembunyi dibawah meja dapur. Sedangkan makhluk itu..
“Aduuuh… Benjol deh jidat seksi(?) gue!” kata makhluk halus itu yg ternyata adalah Kyuhyun! XD Kyuhyun mengusap2 dahinya yg sakit akibat dari gayung yg dilempar oleh Heechul tadi.
“Heechul hyung tega banget! Kabur kemana tuh orang?! Awas dia kalo ketemu!” umpat Kyuhyun kesal.

Keadaan di lantai 12 sedang kacau. Sementara di lantai 11..
“HAHAHAHAHA…….. HAHAHAHAHA……….” #PLAK! suara tawa yg cukup menggelegar pecah dari kamar YeWook. Ryeowook yg sedang berada diatas tempat tidur tertawa terbahak2 ketika melihat layar laptop yg ada diatas pangkuannya. Tampak didalam layar, suasana kacau dorm lantai 12 terpantau dari kamera pengawas yg terpasang di beberapa tempat.
“HAHAHAHAHA…….” Ryeowook sama sekali tidak bisa menahan tawanya ketika menyaksikan hyung2nya yg menghuni dorm atas dibuat kalang kabut oleh 3 orang namja yg menamakan diri mereka sebagai THE AVENGERS (Yesung, Donghae & Kyuhyun). Terlebih lagi ketika Ryeowook melihat Kyuhyun terjatuh setelah dilempari gayung oleh Heechul. Ryeowook sama sekali tidak menyadari kalau suara tawanya mulai mengganggu member lain yg sedang tidur.

“Hadoooh…. Suara ngakak siapa sih tuh?? Berisik banget!!” Shindong mengendus kesal. Dia langsung keluar kamar. Begitu pula dengan Sungmin & Eunhyuk. Apalagi setelah mereka menyadari kalau ternyata Kyuhyun & Donghae tidak ada.
“Ini suara siapa sih? Ga tau adat banget! Ini kan udah lewat tengah malam!” Eunhyuk ngomel sendirian.
“Kayaknya sih dari arah kamarnya Yesung hyung & Ryeowook.” kata Sungmin sambil menerka2.
“Ah, ne.. Ini suaranya Ryeowook. Ngapain juga tuh bocah malam2 begini ketawa sendirian?!” kata Shindong sambil berkacak pinggang.
“Apa mendingan kita satronin aja si Wookie, hyung?” tanya Eunhyuk seraya meminta pendapat pada Shindong & Sungmin.
“Setuju! Kaja, kita satronin dia!!” sahut Shindong & Sungmin kompakan [Wookie mo disatronin? Emang lu kata maling apa?! #PLAK!].

BRAK!! Ryeowook langsung mingkem setelah melihat pintu kamarnya didobrak oleh Agung Hercules(?) eh, maksudnya Shindong #BLEDAK:author-ditendang-shindong-ke-kaliangke. Melihat Shindong, Sungmin & Eunhyuk masuk ke kamarnya dengan gaya ala Densus 88 yg mau menangkap teroris, Ryeowook dengan segera menyembunyikan laptopnya dibalik selimut.
“Hey, Kim Ryeowook! Sedang apa kau malam2 begini ngakak ga jelas kayak orang gila? Ini waktunya tidur, bukan waktunya haha-hehe!!” Sungmin menghampiri Ryeowook sambil marah2.
“Ah.. Ani, hyung.. A~aku cuma lagi baca novel komedi aja kok hyung.” jawab Ryeowook agak gugup. Sungmin melirik kearah meja yg ada disebelah tempat tidur Ryeowook. Memang, diatas meja itu tampak ada sebuah buku yg tergeletak. Eunhyuk lantas mengambil buku itu lalu membacanya.

“Ini kan buku resep masakan? Apanya yg lucu?!” tanya Eunhyuk yg lalu melempar buku itu entah kemana. Ryeowook sudah mulai ketakutan karena ketiga namja yg ada dihadapannya itu terlihat sangat kesal. Apalagi ketika Shindong bertanya..
“Kenapa kau cuma sendirian? Dimana Yesung hyung?” #PLAK:wookie-mati-kutu.

“Hmm.. Anu.. Itu.. Yesung hyung lagi.. Lagi..” Ryeowook bingung mau menjawab apa.
“Lagi ke toilet.” jawabnya kemudian.
“Tapi kok tadi kayaknya di toilet ga ada siapa2 deh!” Shindong mulai curiga. Ryeowook benar2 tidak tau harus memberi alasan apa lagi. Dia cuma terdiam.

“Yesung hyung ga ada. Kyuhyun juga ga ada di kamar. Kau lihat dia?” tanya Sungmin. Ryeowook menggeleng.
“Donghae juga ga ada, hyung.” kata Eunhyuk pada Sungmin. Hal itu tentunya menimbulkan kecurigaan.
“Yesung hyung ga ada, Kyuhyun ga ada, Donghae juga ga ada.. Jangan2 ada yg ga beres nih..” gumam Shindong #PLAK:wookie-ketahuan.

Sungmin, Eunhyuk & Shindong mulai memperhatikan Ryeowook dengan penuh selidik. Raut wajah sang Bontot Permanen(?) eh.. maksudnya Eternal Magnae menyiratkan ada sesuatu yg disembunyikan.
“Sebenarnya ada apa sih?” tanya Eunhyuk.
“Ga ada apa2 kok, hyung.” jawab Ryeowook.
“Kau ga usah bohong, Wookie-ah.. Lebih baik kau beritahu kami apa yg sebenarnya terjadi. Kalo kau ga mo memberitahu kami, kepalamu itu akan kugatak pake toya sampai benjol! Mau?” ancam Sungmin seraya memberi tatapan ga-mo-jujur-gue-gatak-kepale-lo-sampe-benjol-tujuh-susun(?).
“Andwae, hyung! Aku ngaku deh.. Aku ngaku..” kata Ryeowook yg akhirnya pasrah. Namja itu kemudian mengambil laptopnya yg dia sembunyikan dibalik selimut.
“Yesung hyung, Donghae hyung & Kyuhyun lagi ada disini, hyung..” ujar Ryeowook sambil menunjukan layar laptopnya pada Shindong, Sungmin & Eunhyuk. Ketika mereka melihat apa yg tertampang di layar..

“ITU SUKETI!!!” #PLAK! Eunhyuk terkejut ketika melihat ada penampakan Suketi di layar laptopnya Ryeowook. Apalagi ternyata disana tidak hanya ada 1 Suketi, melainkan ada 3!
“SUKETINYA ADA BANYAK!!” seru Eunhyuk lagi dengan teramat sangat lebay bin alay sekali #PLETAK:eunhyuk-dijitak-ryeowook.
“Mereka itu bukan Suketi. Tapi Yesung hyung, Donghae hyung & Kyuhyun.” ujar Ryeowook.
“MWO???” Shindong, Sungmin & Eunhyuk merasa tak percaya.
“Itu emang mereka, hyung. Aku dipaksa mendandani mereka semua agar terlihat seperti Suketi. Terus, mereka melancarkan aksi balas dendam kepada member yg ada di dorm atas, hyung.” kata Ryeowook lagi.
“Jadi ini gambar suasana di dorm atas?” tanya Shindong.
“Ne. Kyuhyun dikasih tau passwordnya sama Kibum. Jadi aku bisa mengawasi mereka dari sini. Persiapan di dorm atas semuanya Kibum yg mengatur. Dia punya andil besar, hyung.” jawab Si Bontot Permanen(?) dengan penuh kejujuran. Ceileeeh…

Ryeowook: “Ya iyalah.. Secara gue aja gitu loh!” #PLAK:narsis!
Author: “Jiah! Baru dipuji segitu doang sih ga usah sampe nge-fly kayak gitu juga kalee, bro!” #GUBRAK:author-dismackdown-ryeowook.

Ya. Ryeowook benar. Kibum memang memiliki andil besar dalam aksi balas dendam kali ini. Ketika penghuni dorm atas lainnya sedang sibuk makan malam, Kibum yg saat itu dikira sedang tidur oleh Siwon ternyata sibuk mempersiapkan segalanya. Termasuk pula mengganti nama kontak Ryeowook di hp Siwon dgn nama Suketi & memasukkan lagu Lingsir Wengi ke hp Siwon lalu mengaturnya sebagai ringtone. Jadi ketika Siwon mendapatkan panggilan masuk dari seseorang bernama Suketi, sesungguhnya saat itu Ryeowooklah yg sedang menelponnya. Kibum juga mengambil kunci duplikat di kamar Leeteuk sehingga Yesung, Donghae & Kyuhyun bisa masuk ke kamar member lainnya. Tak lupa Kibum meminta agar Kyuhyun mengunci pintu kamarnya dari luar agar Siwon tidak bisa berbuat banyak untuk membantu hyungdeulnya hingga Siwon merasa bersalah. Sangat sangat jenius sekali. Tapi tega!! #PLAK!

“Eh, emang Kyuhyun dimana?” tanya Sungmin mencari dongsaengnya yg sangat hobi membuat kerusuhan itu.
“Tuh. Kyu lagi wara-wiri sendirian di ruang tengah. Dia lagi nyariin Heechul hyung yg lagi ngumpet. Sedangkan yg lagi kejar2an kayak PKL vs Trantib itu Yesung hyung.” jawab Ryeowook. #BLEDAK:wookie-ditendang-YeKangTeuk.
“Nah, kalo yg lagi wara wiri itu Kyuhyun & yg lagi kejar2an itu Yesung hyung, berarti yg lagi di kamar HanChul hyung itu Donghae donk..?” tanya Eunhyuk sambil meringis(?).
“Kayaknya sih gitu, hyung. Hehe..” kata Ryeowook sambil cengengesan #PLAK!

“HAHAHAHAHA……..!!!!!!!!” Shindong & Sungmin seketika langsung ngakak tingkat dewa bujana(?) sewaktu mereka melihat Hankyung meronta2 ketakutan karena dipeluk Donghae yg menyamar menjadi Suketi.
“Itu si Donghae ngapain juga meluk2 Hankyung hyung? Hahaha…” tanya Shindong sambil tertawa terbahak2. Sungmin langsung menjawab..
“Hae udah bosen sama Eunhyuk kali, hyung! Hahaha..” #BLEDAK:sungmin-ditendang-eunhyuk-ke-lawangsewu.
“Emangnya hyung pikir aku sama Donghae itu apaan??!!” Eunhyuk murka. Sedangkan Ryeowook, dia berusaha untuk menahan tawa meskipun pada akhirnya, dia kena semprot juga.
“Kau ga usah cengengesan. Dasar bocah uedan!!” kata Eunhyuk. Ryeowook akhirnya cuma bisa cemberut bin merengut bin mengkerut kayak badut keriput #PLAK:author-digampar-bini2nya-ryeowook. Di lantai 12..

“HAIYAAAA….. TOLONGIN OWE, HAAAA…..!!!!!” jiaah.. #GUBRAK!! Kayaknya logat Hokkian-nya Kokoh Han Geng lagi kumat! Hahaha.. #JUEGGERR:author-dilaknat-gengster-jadi-iwakpeyek(?). Hankyung masih panik karena berpikir bahwa makhluk menyeramkan yg ada di kamarnya adalah benar2 hantu. Dia belum sadar kalau itu sebenarnya Donghae yg sedang menyamar.
“LEPASKAN AKU!! LEPASKAN AKU!!” Hankyung meronta2. Tapi Donghae tetap tidak mau melepaskan hyungnya itu kalau dia belum berhasil membuat Hankyung merasa sangat ketakutan. #PLAK:tega! Hingga pada akhirnya..

DUK!! Wajah Donghae terbentur siku Hankyung. Donghae yg merasa kesakitan langsung reflek memegangi wajahnya sehingga Hankyung terlepas. Tanpa menunggu waktu lagi, Hankyung segera berlari keluar kamar meninggalkan Donghae yg sedang meringis tak karuan..
“Aduuh… Untung aja hidung gue ga mimisan!”. Sementara itu di ruang tengah, Kyuhyun mulai kebingungan mencari Heechul yg sedang bersembunyi. Dia jadi bosan sendiri.

Dengan segera, Hankyung langsung menuju kearah toilet. Sesampainya disana, Hankyung tidak mau basa-basi lagi. Tanpa aba2, dia langsung mendobrak pintu toilet itu dengan kekuatan super ala Iron Man.

BRAK!! Pintu toilet pun langsung terbuka lebar. Dan alangkah terkejutnya Hankyung ketika melihat orang yg ada didalam toilet itu bukanlah Heechul melainkan makhluk menyeramkan yg ditemuinya di kamar tadi.
“SETAAAAAANN……..!!!!!!!!!” teriaknya yg lalu lari kalang kabut. Hankyung semakin ketakutan karena dia pikir hantu yg ditemuinya ditoilet itu sama dengan yg ada di kamar. Sama seperti Hankyung, Kyuhyun juga sangat terkejut. Tapi untunglah hal itu tidak sampai membuatnya berteriak. Kyuhyun sempat tegang karena takut penyamarannya terbongkar. Apalagi saat Hankyung melihatnya, Kyuhyun sedang main PSP. Beruntung Hankyung tidak menyadari hal itu karena PSP miliknya itu terhalang oleh rambut palsu yg dikenakannya.
“Hadooh! Bener2 deh!” keluh Kyuhyun. Sang Magnae merasa bahwa keadaan sudah mulai kacau. Hankyung berhasil lolos dari Donghae. Entah kenapa Kyuhyun merasa ada sesuatu yg tidak beres telah terjadi. Si Bontot Iblis itupun akhirnya memutuskan untuk mencari Donghae di kamar HanChul.

“Hyung..?” panggil Kyuhyun pelan setelah membuka pintu kamar. Tampak Donghae sedang duduk disisi tempat tidur sambil menutupi wajahnya dengan tangan mirip korban pemerkosaan #BLEDAK:author-ditendang-bini2nya-donghae-ke-PosHansip(?). Kyuhyun melangkah mendekati Donghae dengan langkah yg ragu. Dia takut telah terjadi sesuatu pada diri Donghae.
“Hyung kenapa..?” tanya Kyuhyun sambil duduk disebelah Donghae. Si Fishy’s Eyes itu langsung menunjukkan wajahnya pada Kyuhyun. Lalu..

“Astajim(?), muka Donghae hyung kenapa? Kok boyok gitu?” tanya Kyuhyun yg terkejut sekaligus bingung melihat wajah Donghae yg agak lebam terutama di daerah hidung.
“Hidungku kena siku-nya Hankyung hyung..” jawab Donghae sambil menunjuk hidungnya yg agak memerah.
“Kita senasib, hyung. Nih jidatku juga sampe benjol dilempar gayung sama Heechul hyung.” Kyuhyun menunjukkan dahinya yg sedikit memar sambil cemberut.
“Kau tau gimana keadaan Yesung hyung?” tanya Donghae perihal Yesung yg masih belum ada kabarnya. Kyuhyun menggeleng.
“Kayaknya Yesung hyung masih istiqomah(?) kejar2an ala Kuch Kuch Hota Hai sama KangTeuk hyung.” jawab Kyuhyun #PLAK!
“Kayaknya kita mesti menyatukan kekuatan kita, hyung. Aku khawatir mereka menyadari kalo kita ini sedang ngerjain mereka. Aku takut penyamaran kita terbongkar.” kata Kyuhyun lagi.
“Ne, aku setuju dengan usulmu. Lebih baik sekarang kita bantu Yesung hyung.” ujar Donghae. Kyuhyun mengangguk. Mereka berdua akhirnya memutuskan untuk pergi ke kamar KangTeuk. Sementara itu, Hankyung sedang kebingungan mencari tempat untuk bersembunyi. Dia clingak-clinguk ga puguh juntrungan(?) di dapur.

“Cari tempat sembunyi, oh dimanakah aku bisa sembunyi?” jiaah.. #GUBRAK:elf-pingsan. Eh, emangnya Han gege ngefans sama Ungu ya? Hahaha.. #PLAK:author-gaje.
“Hankyung-ah.. Hankyung-ah..” tiba2 saja terdengar suara Heechul. Hankyung mencari2 dari mana asal suara itu.
“Hankyung-ah, aku disini..” kata Heechul lagi. Suara Heechul sepertinya berasal dari bawah meja dapur. Dan ternyata benar, Hankyung menemukan Heechul sedang bersembunyi dibawah meja dapur. Hankyung langsung ikut bersembunyi disana..
“Hankyung-ah, di dorm ini ada hantunya.” ujar Heechul dengan tampang cemas.
“Aku juga diganggu oleh hantu itu. Aku rasa Donghae & semua member di dorm bawah benar. Sepertinya memang ada arwah penasaran yg bergentayangan disekitar apartement ini.” Hankyung sependapat dengan istri(?)nya itu #PLAK:author-digampar-bini2nya-hankyung-pake-tronton(?).
“Aku rasa, lebih baik kita bersembunyi disini untuk sementara waktu. Kita tunggu sampai keadaan benar2 aman.” Heechul memberi usul.
“Aku setuju.” ujar Hankyung sependapat dengan Heechul. Di kamar KangTeuk..

“HWAAAAAAAA………….!!!!!!!! PERGI…. JANGAN GANGGU KAMI!!!” Leeteuk & Kangin masih berteriak ketakutan karena dikejar2 oleh hantu yg ternyata adalah Yesung.
“Dalam tembok derita.. Dalam tembok derita.. Dalam tembok derita.. Pak Hakim dan Pak Jaksaa…” jiaaah.. #GUBRAK:elf-pingsan. Yesung kalo ga bisa nyanyi dangdut mendingan ke laut aja deh! Hahaha.. #JUEGGERRR…!!!!

Yesung: “Woy, Thor! Ngemeng ape lo barusan?! Gue ini lead vocal Super Junior. Suara gue ini ibarat malaikat. Enak aja lu bilang gue ga bisa nyanyi dangdut(?). Dasar author durhaka!!” #PLETAK:digatak-yesung-pake-linggis.
Author: “TER-LA-LU..” T_T

“TOLOOOONG……….!!!!!!!!” Leeteuk & Kangin semakin melolong(?). Kejar2an ala Maling Jemuran vs Hansip masih terus berlanjut #KREKEK:leher-author-dipatahin-elf. Yesung sendiri sebenarnya sudah lelah berlari2 seperti itu. Ditambah lagi dengan kostum daster(?) putih yg dipakainya cukup membuatnya kesulitan berlari. Dan secara tidak sengaja, Yesung menginjak bagian bawah daster itu & sukses membuatnya tersandung hingga kemudian..
GUBRAK!! Yesung jatuh terlungkup mencium lantai.

“Youngwoon-ah, hantunya jatuh!” seru Leeteuk. Kangin menoleh, dan dilihatnyalah sang hantu sedang ngusruk bin nyungsep(?) diatas lantai.
“Kaja, hyung! Ini kesempatan kita untuk kabur!” Kangin & Leeteuk langsung ambil langkah sepuluh ribu(?) keluar kamar. Namun ketika mereka berdua membuka pintu..
“Hihihihihi……”
“HWAAAAA……..!!!!!!!” #PLAK! Langkah Leeteuk & Kangin terhalang oleh 2 lagi makhluk jejadian yg berdiri didepan pintu kamar mereka.
“Kita mesti gimana nih?!” Leeteuk sudah mulai panik. Apalagi ketika menoleh kebelakang, Yesung sudah bangkit berdiri sambil memamerkan wajah seramnya yg baru saja menyapa lantai.
“Kami minta tumbaaal….” kata Kyuhyun sambil melotot. KangTeuk masih terpaku diantara Yesung & KyuHae. Tiba2 aja.. CLING! KangTeuk ketiban wahyu(?).
“Hyung mikirin yg aku pikirin ga?” tanya Kangin sambil melirik kearah Leeteuk penuh dengan isyarat yg tersembunyi.
“Ah, ne..” Leeteuk manggut2. Kyuhyun & Donghae saling menatap tak mengerti ketika melihat ada seringai tak biasa terlukis di wajah KangTeuk. Nih orang berdua mo ngapain? pikir Kyuhyun & Donghae. Detik berikutnya..

“AAAAAAAAA………………!!!!!!!!!!!!” Leeteuk & Kangin berlari dengan kekuatan penuh menerobos barikade(?) kuntilanak yg ada didepan mereka. #GUBRAK!! KyuHae jatuh terlentang diatas lantai akibat ditabrak truk kontainer jurusan Jakarta- Merak beserta sopir(?)nya #BLEDAK:author-ditendang-KangTeuk-ke-cipularang.

Readers: “Merak sama Cipularang beda jurusan kalee, Thor!”
Author: “Suka2 gue! Kan gue authornye!” #PLAK:ditabok-readers.

Yesung yg melihat kedua dongsaengnya ngejengkang(?) cuma bisa bengong karena tak menyangka kalau Leeteuk & Kangin ternyata benar2 sangat ketakutan sampai menyerang Donghae & Kyuhyun seserius itu.
“Kabur, hyung!!” seru Kangin yg kemudian langsung cabut bareng Leeteuk entah kemana.
“Kita ngumpet di dapur aja!” usul Leeteuk sambil berlari. Ketika mereka melewati kamar SiBum menuju dapur..

“TOLOOONG……!!!!!” terdengar suara teriakan. Leeteuk menghentikan langkahnya.
“Itu Siwon & Kibum!” ujar Leeteuk.
“TOLONG BUKA PINTUNYAAA….!!!!” SiBum berteriak lagi.
“Sepertinya mereka terkunci didalam kamar, hyung.” kata Kangin. Beberapa detik kemudian, mata Leeteuk menangkap sesuatu..
“Kunci duplikat dorm kok ada disini sih?” Leeteuk bertanya heran ketika melihat kunci duplikat yg sebelumnya ada padanya sedang tergantung di pintu kamar SiBum.
“Ga penting! Kita harus menyelamatkan SiBum dulu!” kata Kangin yg lalu membuka pintu kamar yg terkunci itu. Siwon akhirnya bisa bernapas lega ketika pintu terbuka, dia melihat ada 2 hyungnya disana.

“Alhamdulillah(?), hyung.. Sebenarnya di dorm ini ada apa sih?” Siwon langsung bertanya pada Leeteuk dengan wajah bingung.
“Akan kujelaskan nanti. Sekarang ayo kita bersembunyi dulu!” jawab Leeteuk.
“Wae?” Siwon bertanya lagi. Leeteuk hanya berkata..
“Udah kau ga usah banyak bacrit. Kaja!” KangTeuk segera menarik tangan Siwon & Kibum lalu mengajak mereka pergi ke dapur. Siwon yg masih tak mengerti apa yg sedang terjadi hanya bisa menuruti ajakan kedua hyungnya itu. Sesampainya mereka di dapur..

“Hyung..” panggil Hankyung pelan.
“Hankyung-ah? Heechul-ah? Kalian sedang apa dibawah sana?” Leeteuk bertanya heran ketika menemukan HanChul sedang bersembunyi di kolong meja dapur.
“Mereka lagi kongres kali, hyung.” ujar Kibum ngasal #PLAK:kibum-digampar-kangin.
“Situasi sedang gawat. Kau ga usah ngelawak deh!” omel Kangin yg agak kesal dengan omongan Kibum.
“Sebenarnya ada apa sih, hyung? Apanya yg gawat?” Siwon kembali menanyakan apa yg terjadi.
“Disini ada hantu.” jawab Heechul.
“Suketi.” tambah Hankyung.

“Tuh kan, hyung! Benar kan apa kataku? Hantu yeoja bernama Suketi yg menghantui Donghae hyung & penghuni dorm bawah memang benar2 ada! Buktinya, tadi Siwon hyung dapat telpon dari Suketi kan?” ujar Kibum mendukung Heechul & Hankyung.
“Mwo?? Jinja??” Leeteuk & yg lainnya tercengang.
“Itu tidak mungkin. Mustahil, hyung. Hantu yg bernama Suketi itu tidak ada. Dia hanya cerita di film horror.” Siwon tak mau terpengaruh.
“Tapi kali ini kami serius, Siwonnie. Aku sudah melihatnya dengan mata kepalaku sendiri.” Heechul mencoba meyakinkan Siwon. Tampaknya Heechul tidak berbohong.
“Heechul hyung benar, Siwonnie.” Kangin turut memperkuat pernyataan Heechul. Siwon jadi galau [Ya Allah.. Lakinye author lagi galau.. #PLAK! XD]. Siwon bingung harus percaya yg mana. Pernyataan Kibum & hyungdeulnya yg menyebutkan bahwa di dorm mereka ada hantu atau keyakinannya sendiri yg tak mempercayai hal2 berbau mistis seperti itu.

“Siwon-ah, apa lebih baik kita meminta bantuan Shin Hyoseul & Choi Hyori saja? Meskipun kita baru saja terlibat Perang Dunia Ketiga(?) dengan mereka, aku rasa mereka pasti bersedia untuk membantu kita.” Leeteuk memberi saran.
“Andwae. Aku ga mau yeoja sarap & teman paranormalnya itu mengacau lagi di dorm kita. Lagipula Choi-ssi pasti tidak akan mengizinkan mereka ke dorm karena ini sudah lewat dari tengah malam. Kita juga hanya akan mengganggu istirahat mereka. Hyung tau sendiri kan kalau Hyoseul itu gampang sakit.” Siwon menolak.
“Aww.. Co cwiiit… Siwon hyung perhatian banget seeeh…?” ujar Kibum lebay sambil meluk2 Siwon ga jelas.
“Kau ini apa2an sih? Lepas!” Siwon jadi agak2 ngeri dengan kelakuan dongsaengnya itu #PLAK!
“Terus kita mesti gimana?” tanya Hankyung yg masih istiqomah ngumpet di kolong meja bareng Heechul. Siwon menjawab..
“Kita harus melawan hantu itu dengan do’a, hyung. Pasti berhasil. Insya Allah!” jiaaah… #GUBRAK:elf-pingsan.
“Pokoknya sekarang hyung berdua keluar dari kolong meja. Kalo hantu itu datang, kita lawan mereka bersama2.” kata Siwon lagi. Sementara..

“Hae, Kyu.. Gwenchanayo?” Yesung mengkhawatirkan kedua dongsaengnya yg baru saja terlibat bentrok dengan milisi Taliban(?) #PLAK:lebay!
“Sakit, hyung..” keluh Kyuhyun yg sedang mencoba bangun dari lantai.
“Ne, hyung.. Kenapa jadi kita yg babak belur sih?!” kata Donghae sambil mengusap2 bokongnya yg sakit akibat terjatuh tadi.
“Sudahlah.. Misi balas dendam ini masih belum selesai. Mereka semua sekarang sedang ada di dapur. Kita harus menggabungkan kekuatan. Kalian ga mau ditindas lagi kan?” Yesung mencoba untuk memberi motivasi kepada Donghae & Kyuhyun. Keduanya menggeleng. Lalu Yesung berkata lagi..
“Apalagi kau, Kyuhyun-ah. Bukankah ini semua idemu? Kalo kata Bang Haji Rhoma Irama(?) ‘kau yg mulai, kau yg mengakhiri’. Begitu..” jiaaah.. #GUBRAK!! Nih Bang Encung kenapa jadi otak dangdut yaa? #JUEGGEERR!!!!

Clouds: “Woy, Thor! Awas lu ye kalo Bang Encung sampe alih profesi jadi penyanyi dangdut koplo, gue rebus lo di kawah Chandradimuka(?)”
#GLEG:author-nelen-ludah.
Author: “Iiih.. Atuuut..”

Kalau dipikir2, apa yg dikatakan Yesung ada benarnya juga. Mereka tidak boleh menyerah. Pertempuran belum berakhir!
“Kaja, hyung. Kita lanjutkan jihad(?) kita melawan kesewenang2an. ALLAHU AKBAR!!” kata Kyuhyun dengan berapi2 #PLETAK:kyuhyun-dijitak-donghae.
“Eh, magnae gila! Didalam sejarah tuh ga ada kuntilanak yg hobinya jihad.” ujar Donghae menanggapi omongan dongsaengnya yg sedikit ga nyambung.
“Ne. Aku setuju sama Donghae. Lagipula, mana ada Iblis sepertimu beralih profesi anggota FPI(?).” Yesung sependapat dengan Donghae. Kyuhyun hanya bisa mengerucutkan bibirnya.
“Up to you deh, hyung!” kata Kyuhyun sok Inggris #PLAK! Finally, ketiga Suketi Kw.4 itu pun berbondong2 menuju dapur sambil ber-hihihihi-ria dengan irama Air On A ‘G’ String karya Johann Sebastian Bach [nih author maksudnya apaan seeh? #PLAK!]. Leeteuk, Heechul, Hankyung, Kangin, Siwon & Kibum yg mendengar kehadiran makhluk astral buah karya(?) seorang make-up artis bernama Kim Ryeowook itu pun langsung bersiap2 dengan hafalan2 do’a(?) yg mereka tau.

“Kalo mereka sampai kesini, kita baca Ayat Kursi(?) bareng2, hyung.” kata Siwon dengan wajah yg sudah teramat sangat tegang sekali mirip orang kebelet #BLEDAK:author-ditendang-siwonest-ke-MCK(?).
“Aku siap, hyung!” kata Kibum dengan PD karena dia udah hafal(?) diluar kepala. Begitu juga dengan Kangin. Dia sudah siap dengan buku Kumpulan Do’a Sehari-hari. Sementara Heechul..
“Siwonnie, aku ga hafal Ayat Kursi. Aku cuma tau Surat Al-Kautsar. Itu juga cuma setengah..” jiaaah.. #GUBRAK:siwon-pingsan.
“Al-Kautsar cuma 3 ayat kalee, hyung! Haduuh.. Loksun deh gue, loksun!” keluh Siwon sambil geleng2 kepala. Tak lama..

“Hihihihihi…” Trio Suketi datang. Siwon and the gang pun bersiap2. Mereka mulai membaca do’a. Tapi bukannya pergi, ketiga hantu itu justru semakin mendekati mereka.
“Do’anya kok ga mempan..?” Leeteuk mulai putus asa.
“Jangan menyerah, hyung. Kita baca do’a yg lain.” kata Kangin yg kemudian membolak-balik buku do’a yg ada ditangannya. Dia menemukan sebuah do’a lalu membacanya dengan lantang..
“BISMIKA ALLAHUMA AHYA WABISMIKA AAMUTH.” jiaah.. #GUBRAK:elf-pingsan.
“Itu do’a sebelum tidur kalee, hyung! Bukan buat ngusir dedemit.” timpal Kibum kesal.
“Ooh.. Ngono tah?” Kangin terbengong2 ria. Siwon sama sekali tak mempedulikan member lainnya. Dia khusyuk membaca do’a sambil terus berharap agar ketiga hantu itu musnah dari hadapannya. Tapi apa yg terjadi? 3 Suketi bajakan bin gadungan itu justru semakin mendekati mereka sambil berkata..

“Tumbaaal… Kami minta tumbaaal…”. Kontan ini membuat para penghuni dorm atas jadi merinding disco dibuatnya. Iman Siwon sendiri sudah mulai goyah.
“Pergi dari sini!! Jangan ganggu kami!!” bentak Siwon. Bentakan ala Siwon sama sekali tak mempan. Mereka semakin menjadi2..
“Tumbaaal…” kata Yesung.
“Kim Kibuum… Kim Kibuum…” Donghae memanggil2 nama si Snow White. Semua penghuni dorm atas jadi panik ketika tiba2 saja Kibum berjalan kearah Suketi2 itu dengan tatapan mata kosong seperti terhipnotis.
“Kibummie, kau mau kemana?” Siwon berusaha mencegah Kibum mendekati hantu itu.
“Kim Kibuum… Kau tumbal kamii…” kini Kyuhyun yg memanggil. Kibum sama sekali tak menoleh kearah hyungdeulnya. Dia bahkan tak menggubris Siwon. Kibum melanjutkan langkahnya menuju para Suketi itu.

“Andwae, Kibummie!!” Heechul sangat panik ketika Kibum ditarik oleh Yesung & bergabung dengan ketiga hantu gadungan itu.
“Haiyaa.. Si Kibum jadi tumbal, haa..” Hankyung mulai meringis melihat pemandangan yg tersaji didepannya.
“Bagaimana ini, Siwonnie? Kalo mereka membawanya, itu berarti Kibum akan mati!” Leeteuk tak kalah panik. Siwon jadi bingung harus berbuat apa. Do’a2 yg dibacanya sama sekali tak mempan untuk hantu Suketi itu.

“Kibum-ah, kembalilah..” pinta Kangin. Si mas Kopral itu mode preman-nya lagi off gara2 Suketi produksi Korea Selatan itu.
“Kenapa kau diam saja, Choi Siwon?! Cepat tolong Kibum!!” desak Heechul ketika melihat si Anak Tuhan tak sanggup berbuat apapun demi menolong namja pemilik Senyuman Pembawa Maut itu. Siwon benar2 kebingungan, hingga kemudian..
“Jangan ambil Kibum. Jangan ambil dongsaeng kami. Jebal..” Siwon memohon. Leeteuk & yg lain merasa tak percaya kalau pada akhirnya Siwon menyerah juga. Tapi ini demi Kibum. Leeteuk pun tak mau ada hal buruk menimpa dongsaeng mereka.
“Ne.. Lepaskan Kibummie.. Kami minta ma’af kalau kami telah mengusik ketenangan kalian. Tapi tolong.. Jangan ambil dongsaeng kami.. Hiks..” kata Leeteuk sambil menangis.
“Huwaaa… Kibummiee…” mereka semua takut kehilangan Kibum. Tangis pun pecah. Semua penghuni dorm atas benar2 dibuat tak berdaya. Hingga kemudian..

“HWAHAHAHAHAHA………….!!!!!!!!!” #PLAK! Kibum & ketiga Suketi itu tertawa terbahak2. Leeteuk & member lainnya mendadak bingung. Trio Suketi itu lantas langsung mencopot wig & daster mereka lalu melemparkannya kearah Leeteuk, Heechul, Hankyung, Kangin & Siwon yg sedang terserang cengo akut.
“Makan tuh rambut palsu!!” kata Yesung.
“Makan tuh daster!!” kata Donghae.
“Makan tuh properti Suketi!!” kata Kyuhyun.
“Makan tuh hyung!!” kata Kibum pada hyungdeulnya. Buat readers, author menghimbau agar tidak meniru adegan ini karena sangat tidak pantas untuk dilakukan. Jangan durhaka sama Oppadeul yaa.. #JUEGGERR!!!

Readers: “Lu sendiri author durhaka!!” #PLAK!
Author: “Udah kodrat kalee!” XD

Leeteuk & member lainnya sangat terkejut ketika mengetahui kalau ternyata hantu yg menggentayanggi dorm mereka adalah Yesung, Donghae & Kyuhyun.
“Ka~kalian..?” Leeteuk langsung merosot ke lantai karena jantungan menghadapi kenyataan pahit yg harus diterimanya (lebay!).
“Hyuung..” member lainnya jadi khawatir melihat Leeteuk. Tak mau berlama2 lagi, Kyuhyun langsung memberi komando kepada Donghae, Yesung & Kibum untuk angkat kaki dari tempat itu..
“KABUR, HYUUNG!!!!” #PLAK! Alhasil mereka berempat langsung ngacir sementara para member yg menjadi korban Suketi Attack masih sawan ga jelas di dapur.
“Aaarrghh… Mereka itu benar2..” Heechul merasa berang.
“Dasar dongsaeng durhaka!!” Hankyung juga merasa sangat kesal.
“Hyung, apa perlu mereka itu aku hajar?” tanya Kangin pada Leeteuk yg masih terduduk lemas diatas lantai.
“Ah, kau ini! Tadi aja kau ga berani ngapa2in, sekarang sok preman!” ujar Heechul kesal melihat Kangin yg langsung berubah sadis lagi setelah sebelumnya dibuat tak berdaya oleh Suketi2 itu.
“Andwae.. Biarkan saja mereka pergi. Kita hukum pun percuma. Mereka pasti akan balas dendam lagi.” ujar Leeteuk sambil mencoba mengatur napas.
“Ne, hyung. Hukuman apapun tak akan menghentikan mereka.” Siwon sependapat dengan sang leader. Dia sendiri merasa tak percaya kalau dirinya bisa dikalahkan secara telak oleh keempat namja itu. Semua penghuni dorm atas pun akhirnya memutuskan untuk melupakan kejadian tadi & tidak mengungkit2nya lagi karena terlalu memalukan! Hahaha.. #PLAK:author-digampar. XD

Di lantai 11, Yesung, Donghae, Kibum & Kyuhyun berjalan menuju dorm sambil tertawa terbahak2.
“Hyungdeul liat tampang Siwon hyung tadi ga? Babo pisaaan… Hahahaha…” tanya Kyuhyun.
“Akhirnya Siwon hyung percaya sama yg musrik2 juga! Hahaha…” kata Kibum sambil ngakak stadium 7.
“Leader hyung kayak orang hipertensi. Wakakaka…” Donghae ga kalah ngakak.
“Hahaha.. Sudahlah.. Lebih baik kita semua masuk dulu ke dorm. Aku jadi penasaran sama rekaman kamera pengawas di dorm atas.” ujar Yesung sambil membuka pintu dorm. Ketika pintu terbuka..

“Bagus ya??” #PLAK! Shindong, Sungmin & Eunhyuk sudah ada didepan pintu sedang berkacak pinggang seraya memamerkan wajah seram mereka.
“Eeh.. Hyungdeul udah bangun. Mo makan sahur ya, hyung?” sapa Kyuhyun rada2 salting #PLAK:kyuhyun-gaje. Shindong, Sungmin & Eunhyuk tidak menjawab. Tampak dibelakang mereka ada Ryeowook yg sedang garuk2 kepala ga jelas. Yesung, Donghae, Kibum & Kyuhyun tidak berani bicara apa2. Mereka takut Shindong, Sungmin & Eunhyuk murka. Tapi ternyata..

“DAEBAAAKK!!!!!” seru mereka berbarengan #PLAK!
“Keren, hyung! KEREN!!” kata Shindong sambil menepuk2 pundak Yesung dengan keras (saking kagumnya).
“Uhuk.. Uhuk..” Yesung jadi terbatuk2 karena perbuatan Shindong tersebut #PLAK:bengek!
“Kau ini memang dongsaengku yg paling hebat, Kyuhyun-ah.” puji Sungmin.
“Ooh.. Iya donk, hyung.. Cho Kyuhyun gitu loh!” #PLAK:kyuhyun-narsis.
“Tadi itu seru sekali. Kenapa kau tidak mengajakku?” protes Eunhyuk.
“Mian, Hyukkie-ah. Aku pikir kau tidak tertarik untuk bergabung.” ujar Donghae. Sementara itu, si jenius Kibum menghampiri Ryeowook..
“Bagaimana rekamannya, Wookie-ah?” tanya Kibum.
“Lancar. Hasilnya bagus.” jawab Ryeowook sambil tersenyum. Semuanya tampak senang karena berhasil membuat Leeteuk, Heechul, Hankyung, Kangin & Siwon parno tingkat dewa bujana.

“Kalo begitu, lebih baik sekarang kita semua istirahat. Misi sudah selesai, kita sudah menang.” ujar Yesung.
“Terus, kalo seandainya Leader hyung & yg lainnya balas dendam gimana, hyung?” tanya Sungmin. Yesung dengan adem ayem menjawab..
“Kita balas aja lagi. Aku yakin dongsaengmu yg paling bontot(?) itu punya segudang strategi jitu.” kata Yesung sambil melirik kearah Kyuhyun yg sedang mesem2 gaje.
“Yo’i, Mas-bro..” kata Kyuhyun #PLAK!

“Ya sudah.. Sekarang semuanya bubar.. Silakan kembali ke habitat(?)nya masing2.” kata Yesung lagi.
“Kibummie, kau tidur di kamarku saja. Kau boleh memakan persediaan snack-ku sebagai hadiah kesuksesanmu tadi.” ujar Shindong pada Kibum #solidaritas-sesama-rapper.
“Gomawo, hyung. Tapi hyung jangan ngorok yaa..” pinta Kibum #PLETAK:kibum-digatak-shindong. Sementara Ryeowook..
“Hyung, kayaknya kita harus mengirimkan rekaman tadi kepada seseorang sebagai tanda bukti keberhasilan kita.” ujar Ryeowook pada Yesung.
“Seseorang? Maksudmu?” Yesung ga ngerti.
“Nanti aku jelasin deh, hyung.” kata Ryeowook lagi. Dan akhirnya malam itu para penghuni dorm bawah beserta Kibum bisa tertidur pulas dengan senyum kemenangan terlukis diwajah mereka. Berbeda dengan para penghuni dorm atas yg kesal karena merasa sudah didzalimi(?) meskipun pada akhirnya mereka mencoba untuk mengikhlaskan apa yg baru saja menimpa mereka. Dan misi benar2 telah selesai.

 

 

 

*EPILOG*
[nih FF ga ada Prolog-nya kenapa tiba2 aja ada Epilog-nya ya? #PLAK:author-keder]
~beberapa hari kemudian~

Choi Hyori sedang tiduran diatas tempat tidur kesayangannya. Dia tersenyum sendiri tanpa sebab, terkadang pula tertawa. Mungkin udah gila kali ya? #PLAK:author-digampar-hyori. Di kepalanya terbayang2 wajah tampan seorang namja. Bukan Choi Siwon, bukan pula Synyster Gates. Melainkan Kim Joong Woon alias Yesung sang lead vocal Super Junior. Semenjak bertemu dengan Yesung di dorm, Hyori jadi tidak bisa tidur & Yesung selalu saja bergentayangan(?) didalam pikirannya. Dinding kamar yg sebelumnya penuh dengan poster Avenged Sevenfold pun berganti dengan poster namja bersuara indah itu.
“Yesung oppaa.. Wajah & suaramu mengalihkan duniaku..” gumamnya sambil memandangi poster Yesung yg terlihat tampan dengan tubuh terbalut kain kafan(?) #BLEDAK:author-didepak-yesung-ke-sumur-tetangga. Maksudnya terlihat tampan dengan setelan jas berwarna hitam.
“Hyoseul eonni kok ga ngajak aku ke dorm lagi seeh..?” pikirnya kesal karena setelah kejadian itu, gue jadi rada2 males ngajak tuh bocah #PLAK! Sedang asiknya Hyori memandangi poster Yesung, tiba2 hp-nya berbunyi dengan ringtone seperti ini..
“Duh aduh memang asiik.. punya pacar tetangga.. biaya apelpun irit, ga usah buang duiit..” #PLAK:pacar-lima-langkah. Hyori melihat ke layar hp-nya. Ada sms masuk. And guess what? Sms itu ternyata dari seorang cecunguk gila bernama Shin Hyoseul #PLAK! Hyori segera membaca sms itu..
“Buka e-mail lo.” begitulah isi sms-nya. Singkat, padat, terpecaya. Beritaaaa kalee!!

“Hyoseul eonnie kok nyuruh aku buka e-mail ya?” gumamnya bingung. Namun karena rasa penasaran, Hyori pun bergegas membuka akun e-mailnya. Ternyata, ada 1 e-mail masuk dari yeojasarap@gembel.com(?).
“Tumben banget Hyoseul eonni ngirimin e-mail? Paling banter juga dia ngirim lewat inbox di Facebook.” #PLAK! Setelah dicek-en-ricek, e-mail itu berisi sebuah video. Bersama video itu, terdapat pula pesan singkat berbunyi seperti ini..

“Hyori-ah, kemarin hyungdeul ngirimin gue video ini. Kayaknya mereka juga kepingin gue nerusin video ini ke elo. Cuma, magnae hyung bilang jangan di-upload ke youtube. Nanti bisa gempar. Plus, jangan lupa sedia ambulans buat jaga2. Takutnya lo malah pingsan gara2 nonton nih video. Enjoy..”

“Ah, Hyoseul eonni sih mau aja disuruh buat manggil mereka ‘hyung’. Kan aneh.” Hyori geleng2 kepala setelah membaca pesan itu. Ga mau bertele2 lagi, yeoja itu segera menonton video itu. Awalnya, Hyori bingung karena itu adalah rekaman cctv. Tapi ketika ada sesosok makhluk berwujud kuntilanak muncul di layar, yeoja itu jadi serius memperhatikan.
“Video apaan sih nih? Pemburu Hantu? Dunia Lain? Uka-uka?” Hyori mengerutkan dahinya. Terlebih lagi ketika kuntilanak yg muncul dilayar tidak cuma 1, tapi 3!!

“Kuntilanak macam apa sih mereka? Menampakkan diri kok secara berjamaah? Cemen!” Hyori mengomentari video tersebut #PLAK! Hyori berpikir, itu cuma video hasil download dari internet seperti pada umumnya, tapi setelah dilihat lebih cermat lagi..
“Itu kok mirip member Super Junior ya? Yg namanya Lee.. Lee.. Lele apaaa yaa?” Hyori mencoba mengingat2. Jiaah.. #GUBRAK:elf-pingsan.
“LEETEUK!! Iya! Itu Leeteuk oppa! Waaah… Jangan2 ini dorm Super Junior!” Hyori mulai merasa seru sendirian ketika mengetahui kalau ternyata video itu adalah rekaman kamera pengawas di dorm Super Junior. Dan kejadian yg tersaji selanjutnya membuat Hyori tertawa terbahak2 sampai perutnya terasa sakit. Hyori menonton video itu hingga selesai. Dan dibagian akhir, Hyori semakin terbahak2 ketika mengetahui kalau ternyata ketiga hantu itu adalah Yesung, Donghae & Kyuhyun.
“Hahaha.. Super Suketi! Hahaha..” Hyori tak sanggup menahan tawanya. Kemudian..
THE END.
Tapi ternyata setelah kata ‘The End’ itu muncul, masih ada rekaman lainnya. Kali ini bukan Suketi gadungan yg muncul. Melainkan Yesung, Kibum & semua penghuni dorm bawah.

“Hyoseul-ah, kami berhasil!!” seru Kyuhyun.
“Ini ideku. Pelaksanaannya dibantu oleh Kibum hyung & Wookie hyung. Keren kan?!” kata Kyuhyun lagi.
“Ini adalah sebagai bukti kalau bukan kau saja yg pintar ngerusuh, Hyoseul-ah. Kami harap ini bisa menghibur hatimu yg sedih karena dihukum oleh Rudy ahjussi.” ujar Donghae sambil tersenyum.
“Tenang saja, Hyoseul-ah. Dendammu pada Siwon sudah kami tuntaskan.” kini giliran Yesung yg bicara. Saat melihat speech(?) mereka itu, raut wajah Hyori jadi berubah murung. Suasana hatinya jadi berubah BT.
“Kenapa sih yg disebut tuh Hyoseul eonni melulu?! Aku kapan disebut? Apa mereka lupa sama aku yaa? Tegaa..” Hyori jadi merasa sedih. Dia berharap ada member Super Junior yg mengingatnya. Terutama Yesung. Hyori sangat ingin Yesung mengingatnya. Cucian banget lo, cyyn.. #PLETAK:author-digatak. Meskipun sedih, Hyori tetap melanjutkan video itu.

“Sudah dulu ya.. Aku rasa tidak ada yg perlu kami katakan lagi. Kami harus pergi mengisi acara Strong Heart.” kata Yesung kemudian. Tak lama setelah Yesung bicara seperti itu, semua member yg menghuni dorm bawah membubarkan diri(?).
“Segitu doank..?” Hyori tampak kecewa. Tapi ketika keadaan sudah sepi & Yesung hendak mematikan kamera..
“Hyoseul-ah, titip salam untuk temanmu yg bernama Choi Hyori itu yaa.. Hehehe..” dan video itu pun berakhir.
“KYAAAA….!!! Yesung oppaa… Saranghaaaeee…….!!!!!!” Hyori bersorak gembira setelah mendengar kata2 Yesung tersebut. Dan begitulah akhirnya, cerita gaje dgn ending yg gaje pula. Iya ga sih? Lagipula, dari awal cerita nih FF emang udah ga jelas. Hahahahaaaap! #PLAK:author-nelen-nyamuk. XD

 

 

 

 

 

~ THE END ~

Super Gaje Neighbourhood 3 : UP NEXT!!

fanfiction | [SGN-2] SUPER JUNIOR VS SUKETI Chapter-5


Author: Shin Hyoseul a.k.a Lady Modrus Grande Dame.
Genre: Comedy ala kadarnya.
Cast: Super Junior (all member), Shin Hyoseul (author ketagihan nampang), Choi Hyori (reader).
Figuran: Rudy Choi.
Desclimer: Super Junior & Hyori itu mutlak milik Allah SWT & ga bisa diganggu gugat. Selebihnya author bikin sendiri dari campuran daun melinjo, labu siam, jagung, pepaya muda, dll (sayur asem kalee!). FF ini mutlak punya author. Berani ngaku2, nanti tak tempiling modar kowe!
Note: Anggap aja SuJu membernya masih 13 orang.
Warning: Rada2 kagak nyambung & bikin urat saraf rada2 kejepit. Apabila terjadi komplikasi, harap hubungi tukang urut terdekat di kota anda(?)

selamat membaca..

SUPER-JUNIOR-VS-SUKETI-BY-SHIN-HYOSEUL

***

Siwon sudah berada tepat didepan pintu kamar KyuMin. Didalam sana ada seorang yeoja bernama Choi Hyori sedang kerasukan makhluk astral yg ga jelas datangnya dari mana. Siwon bermaksud untuk mengusir makhluk astral itu keluar dari tubuh Hyori. Tapi entah mengapa banyak orang yg melarangnya untuk melakukan itu.
“Ayo, Siwonnie! Kau pasti bisa!” teriak Leeteuk dari ruang tengah seraya memberi semangat pada Siwon #PLAK:leeteuk-gaje!
“Ah, hyung ga usah lebay deh. Emangnya Siwon mo tanding badminton?!” timpal Shindong. Siwon ga menggubris. Dia pun mulai membuka kunci lalu membuka pintu kamar secara perlahan..

“Bismillahi rahmani rahiiim..” gumamnya. Jiaaah… #GUBRAKK:elf-pingsan-berjamaah. Gue & member lain mulai tegang. Di kepala gue udah terbayang sebuah adegan seperti di acara reality show berjudul ‘PEMBURU HANTU’ yg mana di acara itu ada beberapa orang Ustadz yg beraksi mengusir makhluk halus.
“Bakalan seru nih..” gue bergumam sendirian. Ga lama, pintu kamar pun terbuka..

“Eh, itu kan Hyori..” kata Donghae. Tampak Hyori sedang berdiri menghadap Siwon dengan kepala tertunduk.
“Hyori masih kesurupan kali ya?” tanya Kyuhyun pada Sungmin.
“Au ah gelap!” jawab Sungmin ngasal #PLAK! Siwon pun berjalan mendekati Hyori..
“Assalamu’alaikum..” kata Siwon. Jiaaah… #GUBRAK!! Si Kuda sih bener2 dah!

Mendengar salam dari Siwon, Hyori pun perlahan mengangkat kepalanya. Maka tampaklah wajah Hyori yg berhiaskan sepasang mata yg super melotot di hadapan Siwon #PLAK:author-digampar-hyori-pake-kamusbesarbahasaindonesia. Siwon sama sekali ga terkejut melihat Hyori yg melotot ga karuan di depannya. Dia malah lagi menunggu reaksi dari hantu yg merasuki Hyori. Suasanapun berubah mencekam. Tiba2..

“KYAAAAAA…….!!!!!! SIWON OPPAAAAAAA……..!!!!!!!!” Hyori berteriak histeris ketika melihat seorang namja handsome bernama Choi Siwon berdiri dihadapannya. Hyori lantas langsung mencubit2 pipi Siwon..
“Siwon Oppa imut banget seeh..? Gemes gemes gemesss….” kata Hyori geregetan #GUBRAKK:hyori-dibantai-siwonest-sekabupaten(?).
“Hey!! Kau ini apa2an sih?!” Siwon mulai panik. Akhirnya, untuk menghindari hal2 yg tidak diinginkan, Siwonpun langsung ngacir! #PLAK! XD

“Oppa mo kemanaaa…????” panggil Hyori setengah berteriak ketika melihat Siwon yg kabur. Hyoripun langsung lari mengejar2 Siwon..
“TOLOOOONG…..!!!!!” teriak Siwon sambil lari tunggang langgang #PLAK!

“Tuh, kan! Aku bilang juga apa! Bandel sih tuh namja dinasehatinnya!” kata gue dengan penuh aura kemenangan. Leeteuk & penghuni dorm atas dibuat cengo dengan apa yg sedang terjadi di hadapan mereka..
“Sebenarnya ada apa sih?” tanya Leeteuk kebingungan.
“Hyori itu fans beratnya Siwon, hyung.” jawab Sungmin.
“Jadi wajar aja kalo Hyori jadi rada2 gokhil pas ngeliat Siwon hyung.” tambah Ryeowook.

“Eh, Shin Hyoseul. Kau bilang Hyori udah ga nge-fans lagi sama Siwon. Kok sekarang dia malah ngejar2 si Kuda kayak begitu sih?” tanya Yesung.
“Maklumin aja deh, hyung. Namanya juga masih labil.” jawab gue #PLETAK:author-digedig-hyori. Sementara Siwon & Hyori rempong main kejar2an kayak Shahrukh Kahn & Kajol, gue & member lainnya malah asik nonton atraksi sirkus mereka berdua sambil makan popcorn & keripik singkong #PLAK! Bahkan, kita sama sekali ga peduli sama Siwon yg udah teriak2 minta tolong ga karuan..
“TOLONG AKUUU……!!!!!!” #PLAK!
“Biarin aja deh tuh si Kuda biar tau rasa!” kata Eunhyuk sambil santai kayak dipantai terus bakar2 satai pake kecap yg dicampur petai(?).

Berbeda dengan Eunhyuk, Kibum malah ga tega kalo harus melihat hyungnya itu dikejar2 yeoja sarap #BLEDAK:author-ditendang-hyori-ke-timorleste.
“Leader hyung, bantuin Siwon hyung donk.. Kan kasian..” Kibum memohon.
“Mian, Kibummie. Ini diluar kendaliku. Tadi aja aku ga berdaya dikejar2 sama yeoja itu.” ujar Leeteuk menolak.
“Haiyaa.. Si Kibum itu benel, haa.. Kasian Siwon dikejal2 tlantib kayak gitu, haa..” Hankyung sependapat dengan Kibum #GUBRAKK:hankyung-dibantai-siwon&hyori.

“Eh, tapi lucu juga sih.. Jarang banget kita bisa ngeliat Siwon autis kayak begitu..” kata Kangin sambil nyengir kambing(?) #GUBRAKK:kangin-dismackdown-bojo2ne-siwon. Pokoknya pada dasarnya, ga ada yg mo ngebantuin Siwon.

“Siwon Oppaaa… Joahaaaeee…..!!!!” teriak Hyori sambil mengejar2 Siwon.
“SIWON OPPAAA…. SARANGHAAAEEE………!!!!!!” Hyori semakin menjadi2. Tuh makhluk berdua masih aja kejar2an bin wara-wiri didalam dorm ga jelas.
“Siwon otaknya kemana sih? Ngapain juga dia mesti kejar2an begitu? Padahal kalo dia pake strategi yg diterapkan sama Kyuhyun tadi, dia ga bakalan rempong harus lari kayak begitu!” timpal Heechul.
“Bener tuh, hyung. Aku emang yg paling pintar disini.” kata Kyuhyun narsis #PLAK!
“Ooo.. Ora iso.. IQ-ku kan yg paling tinggi disini. Itu berarti, aku yg paling pintar!” Kibum ga setuju dengan Kyuhyun.
“Tapi aku kan juara Olimpiade Matematika, hyung!” Kyuhyun ga terima. Kibum pun nyolot..
“Kau masih kalah sama Shin Hyoseul. Dia pernah juara Olimpiade Matimatian(?)” kata Kibum sambil nunjuk gue.

“Olimpiade Matimatian? Perasaan aku ga pernah ikut olimpiade yg kayak gitu deh?!” tanya gue heran.
“Ah, jangan merendah. Kau kan pernah jadi juara 1 Olimpiade Matimatian Tarik Tambang pas 17-an.” jawab Kibum. Jiaaah… #GUBRAKK:kyuhyun-pingsan. Leeteuk cuma bisa geleng2 kepala melihat dongsaeng2nya yg gaje-nya ga ketulungan itu. Hingga pada suatu ketika..

“Eh, btw, Hyori kan lagi kesurupan, tapi kok dia bisa tau kalo yg lagi dia kejar2 itu Siwon yaa?” tanya Shindong bingung.
“Ne, hyung.. Kalo emang Hyori bener2 kesurupan, dia pasti ga bakal mengenali orang2 di sekitarnya.” kata Donghae yg juga merasa ada sesuatu yg ga beres.
“Jangan2 Hyori itu cuma pura2 kesurupan, hyung..” tambah Ryeowook #PLAK:hyori-ketahuan-ngibul.

“Waah… Bener2 dah nih bocah udah bikin aku lari marathon sampai pingsan, ternyata dia cuma pura2 kesurupan!” ujar Sungmin berang.
“Mendingan si Hyori itu kita hajar aja, hyung! Setuju?” Kyuhyun mulai ngompor2in #PLAK:provokator.com.
“SETUJU!!!” sahut semua penghuni dorm bawah. Kayaknya nyawa Hyori terancam nih! Ck ck ck..

“ANDWAE!!!” teriak gue panik. Gue takut Hyori digebukin beneran. Apalagi setelah seluruh member yg menghuni dorm di lantai 11 kompak bangkit dari kematian #GUBRAKK:author-dibantai-elf-se-RT.01/04(?). Maksudnya, bangkit dari tempat duduk lalu langsung menghampiri Hyori yg masih mengejar2 Siwon. Bahkan, Sungmin yg masih lepay itu nekad ikut ngebantuin hyungdeul & dongsaengdeul-nya #PLAK:author-ditabok-sungmin.

“Teukie hyung.. Tolongin..” gue memohon sama Leeteuk supaya uri leader mo ngebantuin gue meredam emosi massa #PLAK! Demo kalee!
“Kau ga perlu khawatir.. Mereka itu luarnya aja kelihatan kasar, sebenarnya hati mereka tuh lembut.” ujar Leeteuk seraya mencoba menenangkan gue.
“Lembut dari Hong Kong! Tadi aja aku hampir digebukin sama Siwon hyung!” kata gue sambil cemberut gara2 Leeteuk ga bisa berbuat banyak.
“Mereka itu bukan dari Hong Kong, tapi dari Nusakambangan.” kata Leeteuk lagi #GUBRAKK:leeteuk-dismackdown-ShinYeWookEunHaeKyuMin.

“Yg sabar ya, Hyoseul-ah.. Ingat, Innallaha minal sobirin..” kata Heechul sambil menepuk2 pundak gue. Jiaaah… #GUBRAKK:author-pingsan. Si Neng Heechul sih lama2 gue sulap jadi Siwon juga kalo begini caranya mah.. #BLEDAK:author-ditendang-siwon-ke-pakistan. T_T

Sementara itu, Siwon yg semula rempong gara2 dikejar2 Hyori akhirnya bisa bernapas lega karena para penghuni dorm bawah membantunya mengamankan Hyori.
“Alhamdulillah..” kata Siwon sambil ngos2an #GUBRAK!! Yesung & Ryeowook menarik tangan Hyori lalu langsung menyeretnya ke sofa. Sadis amat?!!
“Duduk!!” perintah Yesung dengan teramat sangat galak sekali #PLAK:author-ditabok-bini2nya-yesung. Akhirnya, dengan terpaksa Hyori pun duduk diatas sofa sambil manyun.

“Hey, Shin Hyoseul! Kau juga duduk disitu!” kata Siwon. Mau ga mau, gue pun terpaksa nurutin perintah si Kuda. Ga banyak bacrit, gue langsung duduk disebelah kanan Hyori. Lalu..
“Lee Donghae! Cho Kyuhyun! Kalian juga duduk!!” kini Yesung memerintah Donghae & Kyuhyun.

“Kok kita sih, hyung?!” #PLAK:KyuHae-protes.
“Semua ini terjadi kan karena ulah kalian juga!” kata Yesung lagi #PLAK:yesung-sok-jadi-leader. Tiba2..
“Kau juga!” kata Leeteuk pada Yesung sambil berkacak pinggang.
“Ne, hyung. Hehe.. Permisi ah, hyung.., numpang lewat..” kata Yesung sambil nyengir kuda #PLAK:yesung-salting. Finally, Yesung, Donghae, Kyuhyun, Gue & Hyori pun duduk berjejer di sofa sambil merengut siap2 mo diinterogasi member lainnya.

“Sekarang, jelaskan pada kami apa yg terjadi sebenarnya & kenapa kalian bisa berbuat aneh seperti itu?!” Leeteuk memulai interogasi dengan agak emosi. Semuanya diam, ga ada yg berani ngomong.
“Hey, Choi Hyori. Sebenarnya tadi kau itu kesurupan ga sih?” tanya Shindong. Hyori cuma menggeleng.
“Terus kenapa kau pura2 kesurupan? Aku hampir mati tau!” Sungmin marah2. Ryeowook cepat2 menenangkan Sungmin yg aegyo-nya sedang ga berfungsi itu..
“Udah, hyung.. Jangan emosi. Ga bagus buat kesehatan, nanti hyung bisa kena darah tinggi. Mendingan Sungmin hyung istirahat aja..” kata Ryeowook dengan penuh perhatian. Aww.. So sweet..

“Kau ini gimana sih, Wookie-ah? Justru karena itu Sungmin wajib marah2. Dia kan punya penyakit anemia, siapa tau dengan marah2 begitu tekanan darahnya bisa naik.” kata Kangin ngasal #PLAK:ngaco!
“Ne.. Siapa tau lama kelamaan anemianya sembuh. Sebagai gantinya, Sungmin hyung bisa kena stroke & serangan jantung karena darah tinggi.” ujar Kibum ga pake mikir #BLEDAK:kibum-ditendang-sungmin-ke-RSJgrogol(?).
“Kau ini menyumpahi aku ya?!!” Sungmin semakin meradang.
“Biasa aja kalee, hyung. Ga usah lebay gitu!” kata Kibum sambil cemberut.

“Kenapa kalian diam aja?! Ayo jawab!!” Leeteuk bertambah galak. Kayaknya nih Angel udah berganti jadi Evil deh! Ck ck ck..

Kyuhyun: “Woy, author!! Evil itu cuma milik(?) gue seorang!!”
#PLAK:author-ditampol-kyuhyun.
Author: “Ampun, mas broo…” T.T

“Hyung, bisa ga sih ga pake bentak2? Mereka kan jadi takut untuk menjawab pertanyaan hyung.” protes Yesung.
“Kalo begitu kau aja yg jawab!” Leeteuk ga peduli.
“Tapi urusan supranaturalnya cuma Hyori yg tau, hyung. Aku mana bisa jawab.” #PLAK:yesung-ngeles.
“Ck ck ck.. Hyung ini masih aja percaya sama yg kayak begituan..” Siwon geleng2 kepala. Yesung ga terima dibilang seperti itu oleh Siwon. Maka..
“Eh, Kuda! Kau aja tadi udah sok mo jadi ‘pemburu hantu’. Eta mah sarua keneh! Nyaho sia?!” #PLAK:akang-yesung-murka.

“Udah deh, ga usah banyak bacrit lagi. Kalo kalian berantem terus, urusan ini ga akan menemui titik terang.” kata Heechul yg mulai ga sabaran.
“Ne. Aku setuju sama Heechul hyung.” ujar Eunhyuk.
“Hyori-ah, kenapa tadi kau pura2 kesurupan? Dan sebenarnya Donghae itu benar2 diganggu makhluk halus ga sih?” kata Eunhyuk lagi seraya bertanya pada Hyori. Meski agak takut sama Leeteuk, akhirnya Hyoripun memberanikan diri untuk bicara..
“Sebenarnya, Donghae oppa ga diganggu satu makhluk halus pun. Dia cuma trauma karena sifat alaminya emang penakut. ‘Penunggu’ tempat ini juga ga ada yg usil..” jawab Hyori.
“Lalu kenapa kau pura2 kesurupan?” tanya Ryeowook.
“Itu supaya aku kesannya sedang mengusir hantu. Rencananya sih aku mo pura2 berhasil mengusir makhluk halus..” jawab Hyori lagi. Semua member bingung dengan yg dikatakan oleh Hyori..
“Maksudmu?” tanya Sungmin.
“Yaaa.. Maksudnya sih, supaya aku mirip pemburu hantu professional. Abisnya Hyoseul eonni bilang kalo oppadeul ini tajir. Aku pikir kalo aku berhasil mengusir hantu, siapa tau aku bisa dapet ‘kepretan’. Eeeh.. Ga taunya malah dapet semprotan..” jawab Hyori panjang lebar. Jiaaah.. #GUBRAKK:author&suju-pingsan-berjamaah.

“Shin Hyoseul kau ini memang benar2..” saking marahnya, Leeteuk sampai ga mampu untuk meneruskan kata2nya.
“Nah, terus kenapa kau tiba2 aja mengejar2 aku?” sekarang Siwon yg minta penjelasan.
“Aku kan fans berat Siwon oppaaaa….” jawab Hyori agak2 lebay #PLAK!
“Tapi aku lebih suka sama Siwon oppa yg dulu! Waktu itu rambut oppa masih keren kayak Synyster Gates. Sekarang sih aku udah ga nge-fans lagi..” kata Hyori lagi #GUBRAKK:siwon-pingsan.

“Hey, paranormal ga jelas. Fans-ku tuh makin banyak setelah aku ganti penampilan kayak gini. Hyoseul aja sampe nge-fans sama aku karena badan aku ini seksi..” ujar Siwon narsis. Jiaaah.. #GUBRAKK:author-pingsan.
“Hyung, ga usah ge-er deh! Aku tuh nge-fans sama hyung itu bukan karena badan hyung seksi, tapi karena Siwon hyung itu seksi keuangan!” timpal gue #PLAK:matre!
“Dasar pengeretan!!” Siwon sewot. Gue pun nyolot..
“Dasar kuda penyakitan!” #PLAK:author-digampar-siwon-pake-megatron(?).

“Sudah! Pokoknya kalian semua harus dihukum karena gara2 kalian semua dorm ini jadi kacau!” kata Leeteuk menjatuhkan vonis(?).
“Hukumanku ga usah yg berat2 ya, hyung. Kesalahanku kan ga sebesar keempat tomcat ini.” pinta Yesung pada Leeteuk #GUBRAKK:yesung-dibantai-KyuSeulHaeRi.
“Siapa yg hyung maksud tomcat, hah?!” gue marah2.
“Hyung, aku ini kan keren abis. Aku merasa terhina disebut tomcat!” Donghae ga terima #PLAK:narsis!
“Lagipula, mana ada tomcat yg jago main game kayak aku!” #PLAK:kyuhyun-gaje. Hyori ga mo kalah. Dia pun berkata..
“Kita ini bukan tomcat, oppa.. Tapi semut rangrang!” #BLEDAK:hyori-ditendang-ke-azkaban(?).
“KITA?? LO AJA KALEE, GUE ENGGAK!!!” #PLAK:KyuHaeSeul-kompakan.

“Aku ga peduli! Mo tomcat, semut rangrang, kecoa, tumbila, belalang tempur(?).. Yg jelas kalian semua harus membersihkan dorm ini sampai sebersih2nya! Dorm atas juga sekalian!” kata Leeteuk ga mo tau.
“Ga bisa gitu donk, hyung! Kita kan ga bikin kekacauan di dorm atas!” Kyuhyun protes.
“Ne! TKP-nya kan disini, kok hyung menyuruh kami membersihkan dorm atas juga sih?!” kata Donghae sambil memamerkan tatapan ikan cucut(?)nya #PLAK!
“Ini kan udah malam, oppa. Rumahku kan jauh, kalo aku mesti ngeberesin tempat ini nanti aku bisa ga kebagian angkot(?)” ujar Hyori. Jiaah.. #GUBRAK!!
“Kau kan bisa diantarkan pulang sama Shin Hyoseul.” kata Kangin.
“Aku ga bisa nyetir, hyung. Hehehe..” ujar gue sambil nyengir kebo(?) #PLAK:author-nyari-alasan.

“Eh, emangnya Hyoseul bener2 ga bisa nyetir?” tanya Ryeowook pada Kibum pelan..
“Asal kau tau, Wookie-ah. Jangankan nyetir, naik sepeda aja dia masih babo!” jawab Kibum #PLAK:kibum-digampar-author-pake-smeagol(?).
“Jangan hyung kira aku ga denger barusan hyung ngomong apaan!” kata gue sambil melotot.

“Aku sih pasrah aja deh mo dikasih hukuman apapun aku akan terima..” kata Yesung dengan mata sendu-nya. Lebay, cyyn.. XD
“Kalo begitu, cepat kerjakan!” perintah Heechul. Tapi..
“Tunggu dulu!” seru Hyori.
“Wae? Kau ga mo menjalani hukuman yg telah ditentukan?” tanya Heechul.
“Anio. Aku cuma kepingin tau, sebenarnya Oppadeul ini siapa sih? Kok bisa temenan sama Siwon oppa?” tanya Hyori dengan teramat sangat polos sekali. Jiaaah.. #GUBRAKK:suju-pingsan-berjamaah.
“Jadi nih yeoja ga tau siapa kita2? Astaghfirullah..” Leeteuk mengelus2 dada, frustasi. Tapi kemudian mereka berbaris rapi lalu berkata..
“Super Junior neun wollae ‘man’ jaman ppajin ireumhayeo himsen duri Superman..” jiaaah… #GUBRAKK:author-pingsan-sendirian.

“Jadi, oppadeul ini Super Junior?” Hyori merasa ga percaya.
“Ne..” kata seluruh member dengan kompak. Kecuali Hankyung, Kangin & Kibum yg malah pada mojok disudut ruangan..
“Hyung bertiga ngapain disitu?” tanya Kyuhyun bingung.
“Kita kan ga ambil bagian dalam lagu itu.. Hiks..” jawab Kibum sambil tersedu2 #PLAK:lebay!
“Ne.. Hiks.. Kita merasa ga pantas menyanyikan lagu itu.. Hiks..” kata Kangin dengan air mata bercucuran #PLAK:mendramatisir! Hankyung juga ikutan nangis..
“Haiyaa.. Apalagi owe haa.. Kalo bukan gala2 si authol, owe mungkin ga bakal ada di ff ini kalena owe udah bukan membel SuJu lagi, haa”

Author: “Haiyaa, gege.. Hiks.. Wo ai ni laah..”
#BLEDAK:author-ditendang-bini2nya-hankyung-ke-senegal.

Melihat ketiga dongsaengnya menangis, Leeteuk jadi merasa terharu..
“Gwenchana.. Kalian tetap bagian dari Super Junior.. Hiks..”
“Leeteuk hyuuuung…….” Hankyung, Kangin & Kibum pun langsung menghampiri & memeluk sang leader..
“Huuuaaaaa…..” tangis pun pecah #PLAK:sinetron! Ga cuma mereka berempat aja, member lainnya juga jadi ikutan nangis. Ga terkecuali Sungmin yg terkenal paling pelit buat ngeluarin air mata (Readers bayangin aja ekspresi Oppadeul tiap kali menang award atau pas SS4-INA hari ketiga).

Sementara semua member SuJu lagi pada termehek2(?), gue & Hyori cuma manyun sambil nonton mereka..
“Nih urusan kapan kelarnya sih? Aku harus cepat2 pulang. Soalnya sebentar lagi angkot(?) yg mo kearah rumah aku bakalan off. Masa aku harus jalan kaki sih?! Mana diluar ujan, becek, ga ada ojek..” Hyori ngedumel sendirian #PLAK! Emang di Korea ada ojek juga yaa?
“Ga tau nih orang pada! Emangnya mereka pikir ga capek apa nulis ff beginian yg ceritanya bolak-balik melenceng ga karuan?!” gue ikutan ngedumel #PLAK:author-curcol. Sementara itu..

“Udah.. Kalian ga usah nangis lagi. Bagaimanapun & sampai kapanpun, kita semua adalah Super Junior, the last man standing.” ujar Leeteuk pada dongsaengdeul-nya. Jiaah.. #GUBRAK:[btw, ini giliran siapa yg pingsan yaa? bingung ane! XD].
“Ne, hyung..” kata member lainnya.
“Kalo begitu, hukumannya bisa di-cancel donk..?” tanya Yesung sambil mencari kesempatan dalam kesempitan.
“Ooo tidak bisa!” jawab Leeteuk #PLAK!
“Hukuman tetap berlaku & ga bisa diganggu gugat.” kata Leeteuk lagi.

“Ga bisa gitu donk, hyung. Masih ada satu hal lagi yg hyung perlu tau sebelum hyung menghukum kami.” ujar Donghae. Leeteuk mengerutkan dahinya..
“Hal apa lagi? Kau mo ngeles ya? Ngaku aja deh!” tuduh Leeteuk.
“Ne. Jangan2 Donghae udah ketularan Hyoseul sama Kyuhyun yg hobi ngeles.” Siwon ikut2an menuduh.
“Hey, kuda! Jangan su’udzon dulu. Asal tau aja ya, saat aku nonton film horror bareng Kyu & Hyukie, kita bertiga tuh sempat mencium aroma nyong2!” kata Donghae seolah ingin membuktikan kalau apa yg dialaminya itu benar.
“Nyong2? Maksudmu parfum Siwon yg sempat bikin seluruh dorm jadi heboh?” tanya Heechul heran.
“Ne. Betul banget, hyung.” jawab Donghae mantap.

“Itu benar, hyung. Tanya aja Hyukjae hyung.” Kyuhyun mencoba meyakinkan Leeteuk and the gang.
“Apa benar begitu, Hyukie-ah?” tanya Leeteuk pada Eunhyuk.
“Ne, hyung. Kalo urusan yg itu aku ga bohong. Sampai sekarang aja aromanya masih bisa kita cium di sekitar sini..” jawab Eunhyuk. Alhasil, semua member mencoba membuktikan perkataan Eunhyuk dengan cara mengendus2 ala Bulldog #GUEDJEGUERR:author-dikutuk-elf-jadi-patungpancoran(?).

“Ne. Aroma parfum itu masih ada.” ujar Kangin.
“Siwon-ah, memangnya kau masih menyimpan parfum itu?” tanya Leeteuk. Siwon menggeleng..
“Parfum itu kan sudah habis dipakai oleh hyung & yg lain.” jawab Siwon. Semua orang di dorm bingung, termasuk gue & Hyori. Kenapa di tempat itu bisa tercium aroma nyong2 meskipun tidak terlalu tajam? 1 hal lagi yg jadi pertanyaan, Siwon kan tinggal di dorm atas, kenapa aroma nyong2 itu malah tercium di dorm bawah? Aneh!

“Menurut hyung gimana? Kenapa bisa ada aroma parfum itu disini? Jangan2 hantu itu beneran ada.” Donghae tetap pada pendiriannya.
“Benar juga sih..” gumam Leeteuk.
“Ah.. Nanti dulu, hyung. Jangan percaya dengan hal2 seperti itu. Kita harus mencari sumber aroma ini berasal. Siapa tau diantara para member yg tinggal disini ada yg memilikinya juga. Atau jangan2, Hyoseul sekarang lagi pakai parfum itu..” ujar Siwon #GUBRAKK:siwon-dismackdown-author.
“Sembarangan aja! Parfum yg aku jual ke Siwon hyung tempo hari itu adalah parfum terakhir yg aku punya.” kata gue ga terima.
“Emang nih Siwon hyung main tuduh aja. Aku kan ga level sama parfum begituan!” ujar Ryeowook merasa direndahkan(?).
“Kalo begitu, kenapa bisa tercium aroma parfum itu disini yaa?” Siwon jadi bingung. Sementara itu, salah seorang member sudah mulai gelisah. Ga lama..

“Ini apaan?” tanya Hyori tiba2. Dia mengambil sesuatu yg terselip di sofa. Lalu Hyori menunjukkannya kepada semua member SuJu. Itu ternyata botol minyak nyong2! #PLAK!
“Kok botol parfum ini ada disini sih?!” Siwon semakin kebingungan. Eunhyuk mengambil botol parfum itu lalu berkata pada Siwon..
“Kau ini kenapa kejam sekali sih, Siwonnie? Kalo mo ngerjain kita2 ga perlu dengan cara yg berbelit2 seperti ini donk! Kan kasian Yesung hyung, Donghae, Kyuhyun, Hyoseul & Hyori yg kena getahnya.” Eunhyuk menuduh Siwon telah sengaja menyelipkan botol parfum itu di sofa untuk ngerjain penghuni dorm bawah. Semua matapun kini tertuju pada Siwon.

“Apa maksudmu? Aku ga pernah menyelipkan botol parfum itu disitu.” Siwon mengelak tuduhan Eunhyuk.
“Bukti yg berbicara, Siwonnie. Botol parfum itu milikmu kan?” tanya Sungmin.
“Ne. Tapi..” belum sempat meneruskan perkataannya, Donghae sudah memotongnya..
“Sebenarnya maksudmu itu apa sih? Kenapa kau tega sekali memperlakukan kami seperti ini?!”
“Tunggu dulu, Hae.. Aku benar2 ga tau kenapa botol itu bisa terselip disana.” Siwon mencoba membela dirinya sendiri dari berbagai macam tudingan & tuduhan yg mengarah kepadanya.

“Aku ga nyangka.. Ternyata Siwon oppa orangnya kayak gitu. Tega ngerjain temen sendiri, menuduh yg macam2..” Hyori jadi il-feel sama Siwon.
“Udah deh, hyung. Daripada bonyok, mendingan Siwon hyung jujur aja deh.. Bohong itu dosa lho, hyung.” gue ikut2an mendesak Siwon supaya ngaku. Sementara Leeteuk, dia merasa ga percaya Siwon yg selama ini selalu dianggapnya memiliki pemikiran yg paling logis diantara member lainnya itu bisa melakukan hal yg menyebabkan bencana nasional di dorm SuJu.
“Aku minta kau menjawab pertanyaanku ini dengan jujur.. Apa benar kau yg menyelipkan botol itu?” tanya Leeteuk dengan tampang yg ultra-serius.
“Aku berani sumpah, bukan aku pelakunya!” Siwon bersikeras.
“Kalo begitu, kenapa botol itu bisa ada di sofa?” tanya Kyuhyun. Lagi2 pertanyaan yg sama dijawab oleh Siwon dengan jawaban yg sama pula..
“Aku ga tau.” Siwon tetap pada pendiriannya.
“Lagipula aku sudah menyuruh Kibum untuk membuang botol parfum itu.” kata Siwon lagi.

“Nugu? Kibum?” tanya Shindong.
“Jangan2..” Yesung mulai melirik kearah Kibum dengan penuh curiga.
“Kok pada ngeliatin aku kayak gitu sih..?” tanya Kibum yg udah mulai keringatan. Kini, semua pandanganpun bertumpu pada si Snow White yg tampangnya udah mirip M.Nazarudin sewaktu ditangkap Interpol Kolombia #PLAK:author-digampar-kibum-pake-kontainer.

“Hey, Kibummie. Apa kau sudah membuang botol parfum itu?” tanya Siwon penuh selidik. Kibum terlihat salah tingkah..
“Hm.. Anu.. Itu..” Kibum kebingungan untuk menjawab pertanyaan sederhana dari Siwon yg sebenarnya cukup dijawab dengan ‘ya’ atau ‘tidak’.
“Sebenarnya begini, hyung.. Waktu itu Siwon hyung kan menyuruh aku untuk membuang botol parfum itu, rencananya aku mau membuangnya ke laut. Kebetulan aku lagi ada syuting di pinggir pantai. Nah, sepulang syuting aku mampir dulu kesini buat main game sama Kyuhyun. Pas aku lagi main game itulah aku baru ingat kalo aku lupa membuang botol parfum itu. Nah, kebetulan karena waktu itu sofanya agak bau, yaa.. jadi aku selipin aja deh botol parfumnya disitu.” kata Kibum sambil garuk2 kepala.

“Oooh… Jadi semua ini ternyata ulahmu?!” Donghae jadi agak sewot.
“Hyung, yg bikin Donghae hyung parno kan film horror yg dicekokin sama Kyuhyun. Kok malah jadi aku yg disalahkan sih..?” Kibum protes.
“Sama aja! Itu juga salah satu penyebab kekacauan di dorm ini!” kata Eunhyuk ga mau tau.
“Mianhae, hyung. Aku kan ga ada maksud buat ngerjain seluruh penghuni dorm sini.” kata Kibum lagi sambil cemberut.
“Arrgh.. Tiada kata ma’af bagimu!!” kata Leeteuk. Kemudian..

#PLAK-PLETAK-GUBRAK-BLEDAK:kibum-dibantai-suju. Akibatnya..
#BLEDAK:author-ditendang-bini2nya-kibum-ke-neraka-jahanam. T.T

“Ampun hyuuung….” Kibum memohon.
“Ga ada ampun! Dasar anak nakal!!” kata Siwon yg tensi darahnya udah melebihi puncak Everest(?). Nih pokoknya readers bayangin aja adegan sewaktu Mike Durant lagi digebukin sama milisi Somalia di film BLACK HAWK DOWN.

JEGGUEERR…!!!!
Kibum: “Woy, author durhaka!! Tega lu ye sama gue?!! Kalo bikin adegan kira2 donk!” #DHUERR:author-ditembak-pake-RPG.
Author: “Biar seru, bro!” #PLAK:alasan-paling-pasaran.
Kibum: “Tapi ini urusannya nyawa, Thor! NYAWA!!” #PLAK:author-digampar-kibum-pake-humvee(?).
Author: “Aissh.. LEBAY!!” T.T

Semua member Super Junior akhirnya sibuk ngebantai Kibum. Tiba2 aja.. CLING! Aha! Mode oportunis gue mulai on. Mumpung mereka semua lagi asik gebukin si Einstein, gue & Hyori pun langsung ambil langkah sepuluh ribu(?).
“Kabuuur…!!!!” #PLAK! Gue sama Hyori ngacir ke luar dorm.
“Hyung, Hyoseul sama Hyori kabur tuh!!” seru Kyuhyun. Sontak semua member menghentikan penyiksaan(?) yg mereka lakukan terhadap Kibum.

“Waah.. Tuh yeoja berdua emang ga boleh dikasih ampun!” kata Yesung yg kemudian berniat untuk mengejar gue & Hyori. Tapi..
“Udah biarian aja mereka kabur, hyung. Sampai di apartementnya, Hyoseul juga ga bakalan selamat.” ujar Siwon.
“Maksud Siwon hyung apa?” tanya Ryeowook ga ngerti. Siwon pun lantas mengambil i-Phone di saku celananya lalu menghubungi seseorang..
“Liat nih..” kata Siwon pada hyungdeul & dongsaengdeul-nya dengan penuh rasa percaya diri.

“Siwon telponan sama siapa sih?” tanya Donghae pada Eunhyuk setengah berbisik. Eunhyuk menjawab..
“Paling2 si Kuda lagi telponan sama Agnes Monica, Hae. Hahaay..” #PLAK! Ga lama kemudian..
“Ne.. Ne..” terdengar Siwon sedang bicara dengan seseorang di telpon.
“Ah, gwenchana.. Saya cuma memberitahu saja. Ga ada masalah yg serius kok..” kata Siwon lagi. Lalu..
“Ne.. Gamsha hamnida, Choi-ssi..”

“Mwo? Choi-ssi? Hey, Siwonnie. Untuk apa kau menghubungi Rudy ahjussi?” tanya Sungmin. Siwon ga menjawab pertanyaan Sungmin. Dia hanya memamerkan jajaran gigi putihnya yg udah mirip kuda Sumbawa #PLETAK:author-digedig-siwon-pake-martil.
“Aku tau! Pasti Siwon hyung abis ngompor2in Rudy ahjussi supaya Hyoseul dimarahi kan?” tebak Kyuhyun.
“Ne, Kyuhyun-ah. Lagipula menghadapi Hyoseul itu ga harus dengan kekerasan. Jadi kita ga perlu repot2 nge-bully Hyoseul seperti waktu kita menyekapnya di toilet ruang latihan tempo hari.” ujar Siwon dengan wajah yg sumringah mirip orang abis menang balap karung(?).
“Hmm.. Ide yg cukup brilian..” gumam Kangin. Siwon dengan bangganya berkata..
“Siapa dulu donk, hyung.. Choi Siwon gitu loh..” ujarnya sambil membusungkan dada #PLAK:narsis-siaga1. Kemudian..

“Okeh.. Sekarang semua masalah udah selesai. Kalo begitu, mari kita mulai hukumannya!” ujar Leeteuk secara tiba2.
“MWO???” #GUBRAK:YeHaeKyu-pingsan. Mereka kira Leeteuk sudah melupakan niatan untuk menghukum mereka. Ga taunya..
“Udah kerjain aja! Emangnya kalian mau dibantai kayak Kibum?” tanya Heechul. Ketiganya menggeleng. Dan terpaksalah Yesung, Donghae & Kyuhyun bareng Kibum kerja rodi di dorm tengah malam..
“Ooo.. Ya nasib ya nasiiib.. mengapa begini..” Yesung bersenandung #PLAK:rhoma-irama-mode-on. Sementara itu ditempat lain..

“Akhirnyaa… Alhamdulillah kita bisa keluar dari Nusakambangan(?)” ujar gue yg akhirnya bisa bernafas lega (nih ceritanya author & Hyori udah ada di lantai 15, baru aja keluar lift).
“Aku beneran ga nyangka ternyata member Super Junior orangnya aneh2. Kok eonni bisa tahan tetanggaan sama mereka sih?” Hyori ga habis pikir. Dan dengan entengnya gue menjawab..
“Kan udah gue bilang sama lo di Chapter 3 kalo mereka itu tajir2. Lumayanlah.. Gue bisa kerja sambilan jadi tukang palak, buka praktek percaloan, dll..(?)” #GUBRAKK:author-dismackdown-suju-sekampung(?). Banyak amat?! Ya udah deh, gue & Hyori pun berjalan menuju apartement-nya Om Rudy. Pas sampai didepan pintu..

“Habis dari mana kamu? Habis ngapain?!” #PLAK! Itu Om Rudy! Tampangnya serem banget. Si Om matanya melotot sambil berkacak pinggang didepan pintu. Kayaknya Om Rudy lagi murka nih.. Gawat!!
“Habis ngerjain anak2 SuJu lagi? Habis ngerusuh di dorm mereka? Hmm?” Om Rudy bertanya lagi. Gue & Hyori cuma diam aja a.k.a ga berani menjawab apapun karena ga ada gunanya nge-les sama Om Rudy. Sebelum pindah ke Korea, Om Rudy tuh dulunya guru BP. Jadi kalo udah marah, galaknya bisa melebihi Kangin & Heechul. #PLAK!

KangChul: “Woy, Thor! Jangan bawa2 kita napa!!”
#PLAK:author-digampar-KangChul-pake-panzer(?).

“Kamu itu sebenarnya ada kerjaan lain ga sih selain bikin kekacauan di dorm SuJu? Pake acara ngajak Hyori segala! Om tuh malu tau ga?! Apalagi Siwon & Sungmin itu anaknya klien Om. Belakangan Om tau dari Hyunsoo kalo Kyuhyun ternyata anak klien Om juga. Mo jadi apa kamu ini, hah?!” Om Rudy nyerocos ga karuan ngomelin gue. Gue cuma manyun aja kena semprotan Om Rudy. Kemudian si Om ngomong sama Hyori..
“Malam ini kamu menginap aja disini. Om udah menelpon orang tuamu. Mereka ga akan khawatir. Besok Hyoseul & Hyunsoo akan mengantarmu pulang.” kata Om Rudy pada Hyori.
“Makasih, Om..” kata Hyori ga pake banyak bacrit karena dia juga rada2 ngeri melihat tampang Om Rudy yg serem banget.

Kenapa Om Rudy bisa tau kalo gue sama Hyori abis ngerusuh di dorm SuJu ya? tanya gue dalam hati.
“Eonni kenapa? Kok ngelamun?” tanya Hyori sambil nyenggol lengan gue.
“Ga kenapa2 kok. Gue cuma heran aja kok Om Rudy tau kalo kita abis dari dorm SuJu?” jawab gue. Ga lama, tampak Om Rudy sedang menghubungi seseorang..
“Saya jadi merasa ga enak hati sama Nak(?) Siwon & member yg lain. Lain kali saya akan lebih mengawasi Hyoseul..” kata Om Rudy.

“SIWON???” gue & Hyori mendadak cengo #PLAK! Ga salah denger gue?? Jadi Siwon yg ngasih informasi sama Om Rudy?? Ga bisa dibiarkan!!
“HYUUNG!!! AWAS LO NANTI GUE BALAS DENDAAAAM……!!!!!!” saking emosinya, gue sampai teriak2 pake Bahasa Indonesia yg tidak baik & tidak benar di dekat hp-nya Om Rudy.

“Kamu ini apa2an sih?!” Om Rudy marah2 karena dia jadi mendadak budeg gara2 teriakan gue. Si Om pun cepat2 menyudahi percakapannya dengan Siwon di telpon. Setelah itu..

“Apa maksud kamu mo balas dendam segala? Ga bakal bisa! Om akan terus mengawasi kamu.” kata Om Rudy.
“Kok Om malah belain Siwon sih?! Aku kan keponakannya Om, seharusnya Om belain aku donk!” protes gue yg ga ngerti sama sikap Om Rudy yg kayaknya memihak si Kuda itu.
“Jangan banyak protes! Pokoknya mulai sekarang, selesai kuliah kamu harus langsung pulang & bantuin ahjumma-mu. Kamu ga boleh pergi kemana2 tanpa izin & Om ga mo denger lagi anak2 SuJu komplain ke Om gara2 kamu bikin ulah di tempat mereka. Titik. Ga ada koma.” #PLAK! Om Rudy udah menjatuhkan hukuman, itu berarti sekarang gue udah ga bisa berbuat apa2 lagi (termasuk balas dendam sama Siwon).

“Sekarang kamu masuk & tidur!” kata Om Rudy lagi sambil melotot. Gue pasrah aja deh nerima nasib [perasaan nih author hobi bgt menyiksa diri sendiri di ff yaa? XD].
“Hyori, kalo kamu lapar, kamu makan aja dulu. ImAh ahjumma udah bikinin makanan buat kamu.” kata Om Rudy pada Hyori.
“Iya, Om. Makasih banyak.” ujar Hyori.
“Kalo aku, Om?” tanya gue. Om Rudy menjawab..
“Ga ada jatah makan malam buat kamu!” #PLAK! Eh buset dah! Perasaan tega amat yaa..?? Akhirnya, dengan hati merana kayak korban kelaparan di Ethiopia, gue pun masuk kedalam apartement bareng Hyori & menutup hari dengan mengantongi kekalahan telak dari Super Junior. Di dorm SuJu..

“HAHAHAHAHA…….. KITA MENAAAAANG!!!!!!” beberapa orang member SuJu (terutama penghuni dorm atas) bersorak kegirangan merayakan kemenangan Manchester City yg keluar sebagai juara Liga Inggris(?). Maksudnya, kemenangan atas gue. Kecuali Yesung, Donghae, Kibum & Kyuhyun yg lagi diguncang mumet berkekuatan 9.9 skala richter akibat harus menjalani hukuman dari Leeteuk yg menyuruh mereka membersihkan dorm.
“Lebay!!” umpat Yesung kesal sambil membereskan barang2 yg berserakan diatas lantai.
“Mereka tega banget! Aku ga ridho(?) diperlakukan seperti ini. Pokoknya aku harus balas dendam!” ujar Donghae geram. Dia ga terima dengan perlakuan penghuni dorm atas yg berleha2 sambil ketawa-ketiwi bareng penghuni dorm bawah lainnya sementara mereka berempat jadi pembokat dadakan #PLAK! Mendengar hyung-nya bicara seperti itu, otak evil Cho Kyuhyun Si Bontot Iblis pun bekerja. Sebuah lampu pijar menyala(?) diatas kepalanya..

“Aku ada ide, hyung!” seru Kyuhyun. #PLETAK:kyuhyun-digatak-kibum.
“Kalo kau punya ide, bicaranya jangan keras2 donk! Nanti ketahuan.” ujar Kibum mengingatkan.
“Pokoknya, hyung bertiga mo balas dendam ga sama penghuni dorm atas?” tanya Kyuhyun ingin memastikan.
“Hmm.. Caranya?” Yesung malah balik nanya.
“Hehehe..” Kyuhyun menunjukkan evil’s smile-nya.
“Yg jelas kali ini, tanpa Shin Hyoseul pun kita pasti bisa beraksi secara maksimal.” kata Kyuhyun lagi. Yesung, Donghae & Kibum mulai menunjukkan senyuman authis mereka. Lantas..
“Begini caranya, hyung..” Kyuhyun pun mulai mengutarakan ide2nya yg cerdas namun kurang ajar itu. Ketiga hyung-nya hanya manggut2 menanggapi usulan si magnae..

“Kalian tau ga? Kayaknya aku punya nama grup baru untuk kita berempat..” gumam Yesung.
“Apaan tuh, hyung?” tanya Donghae, Kibum & Kyuhyun penasaran. Yesung pun menjawab..
“THE AVENGERS…”

 

 

 

 

 

 

~ TBC ~

fanfiction | [SGN-2] SUPER JUNIOR VS SUKETI Chapter-4


Author: Shin Hyoseul a.k.a Lady Modrus Grande Dame.
Genre: Comedy ala kadarnya, Horror tapi ga yakin(?).
Cast: SUPER JUNIOR (all member), Shin Hyoseul (author ketagihan nampang), Choi Hyori (reader).
Figuran: SHINee (Lee Jinki a.k.a Onew, Kim Jonghyun, Kim Kibum a.k.a Key, Choi Minho & Lee Taemin).
Desclimer: Super Junior, SHINee & Hyori mutlak milik Allah SWT. Selebihnya sih author dapet dari RSJ setempat(?). FF ini mutlak milik author & ga bisa diganggu gugat!
Note: Anggap aja SJ membernya masih 13 orang! Ga usah byk bacrit, baca aja deh.. XD

 

 

………………..

 

 

SUPER-JUNIOR-VS-SUKETI-BY-SHIN-HYOSEUL

 

 

 

Hyori & semua penghuni dorm di lantai 11 (Yesung, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Ryeowook & Kyuhyun) berkumpul di ruang tengah. Semua lampu di dorm dimatikan. Merekapun menyalakan beberapa batang lilin untuk penerangan (readers bayangin aja suasana pas lagi mati lampu). Semua member duduk di lantai membentuk lingkaran & saling berpegangan tangan, sedangkan Hyori duduk bersila ditengah2 lingkaran.
“Hyung, seriusan nih kita ngelakuin hal aneh kayak begini?” tanya Ryeowook pada Yesung yg duduk disebelahnya.
“Kita ga punya pilihan lain.” jawab Yesung yg sebenarnya agak kurang yakin dengan keputusannya itu. Tapi demi Donghae, Yesung pun nekat & menyetujui ide gila itu.

“Oppadeul udah siap?” tanya Hyori pada mereka. Para namja yg lagi keder level presiden itu pun hanya saling memandang satu sama lain. Kemudian..
“Kami siap.” jawab Donghae yg sebenarnya udah mulai kambuh penyakit parno-nya karena keadaan dorm yg gelap #PLAK! Akhirnya, Hyori pun memulai ritual..

Hyori mulai menyanyikan lagu Lingsir Wengi untuk memanggil arwah yg bersangkutan(?). Saat Hyori menyanyikan lagu itu, semua member langsung merinding disco mendengarnya..
“Itu dia lagunya, hyung..” bisik Kyuhyun pada Sungmin pelan. Sungmin ga merespon apa2 karena dia juga sedang berusaha untuk ga ikutan parno kayak EunHae yg udah pada keluar keringat dingin #PLAK!

Saat Hyori sedang khusyuk menyanyikan Lingsir Wengi, tiba2 aja hujan turun dengan derasnya. Suara guntur pun menggelegar dengan hebohnya.
“Kok jadi serem beneran yaa?” gumam Shindong.

Hyori masih terus menyanyikan lagu itu secara berulang2. Hingga pada suatu ketika, Hyori berhenti bernyanyi. Semua member ga ada yg berani nanya kenapa Hyori berhenti bernyanyi karena tampang Hyori yg lagi serius banget. Tiba2 aja.. BRUK! Tubuh Hyori langsung ambruk ke lantai –tak sadarkan diri. Semua member kebingungan..

“Eh, Hyori kenapa tuh? Kok pingsan?” tanya Yesung panik. Tapi ga ada yg menjawab. Semuanya cuma saling memandangi satu sama lain & hanya bisa mengangkat bahu.
“Kok kalian diam aja sih? Cepat angkat dia & pindahkan keatas sofa.” perintah Yesung pada dongsaeng2nya.
“Mian, hyung. Aku belum makan, aku jadi ga punya tenaga nih..” ujar Sungmin nge-les #PLAK!
“Kyuhyun-ah, angkat dia.” kini Yesung menyuruh Kyuhyun.
“Males ah, hyung!” #PLAK! Kyuhyun menolak dengan mentah2. Yesung lantas menyuruh EunHae, tapi..
“Ga berani, hyung..” ujar Donghae.
“Jangan2 Hyori jadi kayak gitu gara2 perbuatan hantu itu.” tambah Eunhyuk.

Yesung mulai ga sabaran. Berikutnya dia menyuruh Ryeowook..
“Bukan muhrim, hyung..” #PLETAK:wookie-digatak-yesung. Lalu..
“Shindong-ah, kau jangan besar badan saja. Cepat angkat Hyori ke sofa.” Yesung minta pertolongan terakhir pada Shindong. Ternyata..
“Tadi aku abis makan banyak banget, hyung. Perutku masih penuh banget. Kalo aku mengangkat Hyori, nanti aku bisa muntah.” ujar Shindong perreuz.

“Dasar kalian ini para dongsaeng yg tidak berguna!” umpat Yesung kesal. Akhirnya, Yesung sendiri yg mengangkat Hyori keatas sofa.
“Hadoooh…. Nih yeoja berat amat seeh..?” keluh Yesung saat memindahkan tubuh Hyori yg tergeletak diatas lantai menuju sofa.
“Kebanyakan dosa kali, hyung!” timpal Kyuhyun ngasal #PLAK!
“Ceileeeh… Pengantin baru nih yeee… Hahaay!” sindir Ryeowook sambil mesem2 gaje #PLAK! [yg merasa bernama Hyori silakan jingkrak2 sampai puncak Monas! XD]. Setelah Hyori dipindahkan keatas sofa..

“Hyung, nih yeoja sebenarnya pingsan apa mati sih?” tanya Eunhyuk #PLAK:ngemeng-sembarangan.
“Liat tuh dia masih nafas. Paling dia cuma pingsan.” ujar Sungmin.
“Eh, nanti kalo seandainya Hyoseul tiba2 aja datang terus ngeliat Hyori ga sadar kayak gini, kita mesti ngapain?” tanya Donghae panik.
“Gampang aja, Hae. Kita buat aja Hyoseul jadi ikutan ga sadar.” Shindong tiba2 nyamber.
“Terus?” tanya Yesung. Shindong pun menjawab..
“Terus kita lempar aja mereka keluar jendela.” #BLEDAK:shindong-didepak-author-ke-siberia.

Ga lama kemudian, Hyori membuka matanya..
“Hyori-ah, are you okay?” jiaaah… #GUBRAK:eunhyuk-sok-inggris. Hyori ga menjawab. Tiba2 aja matanya melotot.
“Hyung.. Kok Hyori melotot gitu sih?” tanya Ryeowook pada Yesung. Wookie jadi agak2 atut ngeliat Hyori yg tiba2 aja melotot ga jelas. Yesung cuma menggelengkan kepala.

“Hey, Choi Hyori. Kau kenapa?” tanya Kyuhyun. Hyori tetap ga menjawab. Yg terjadi kemudian, Hyori bangun & duduk di sofa itu. Dia sama sekali ga bersuara, ga juga mengedipkan mata. Bahkan Shindong udah melambai2kan tangannya berkali2 di depan wajah Hyori, tapi dia tetap ga bergeming.

Semua member kebingungan, mereka cuma ber-cengo2 ria melihat Hyori yg ga ada ekspresi lain selain melotot. Kemudian, Donghae mulai melihat adanya keanehan pada Hyori..
“Hyukie-ah, menurutmu Hyori itu mirip siapa ya?” tanya Donghae pada Eunhyuk.
“Mirip orang tuanya lah.. Masa mirip orang tuamu!” jawab Eunhyuk #PLETAK:eunhyuk-dijitak-donghae-pake-gagang-telpon.
“Aku tuh serius tau!” kata Donghae BT.

“Eh.. Ne, hyung. Kayaknya pernah liat dimana gitu?” ujar Kyuhyun yg tiba2 ingat sesuatu.
“Hyung.. Itu mi~mirip.. mirip..” Kyuhyun terbata2.
“Mirip siapa, Kyu?” tanya Sungmin. Kyuhyun kemudian menjawab..
“Su~suketi, hyuung…” Kyuhyun mulai kelihatan ketakutan.

“Ne.. Mirip matanya Suketi..” kata Donghae sependapat dengan Kyuhyun.
“Jangan2 Hyori itu lagi kerasukan..” kata Eunhyuk yg juga akhirnya ikut2an ketakutan. Mereka jadi ingat peristiwa saat mereka bertiga nonton film Horror. Kemudian..

“Siapa yg telah memanggilku..?” Hyori tiba2 aja bicara dengan suara parau.
“Huwaaaa…!!!!” #PLAK! Mereka menjerit ketakutan!
“Hyori beneran kesurupaaan…” kata Shindong yg ketakutan sampai2 meluk2in Ryeowook(?)
“Hyung.. a~aku.. aku ga.. ga bisa na~fas nih..” #PLAK:wookie-mendadak-bengek.
“Hey, lepaskan Ryeowook!” kata Yesung pada Shindong. Sementara..

“Siapa yg sudah memanggilku kemari?!!” Hyori bertanya lagi. Kali ini suaranya terdengar lebih keras.
“Ka.. Kami yg memanggilmu, noona..” jawab Sungmin gemeteran. Jiaaaaah… #GUBRAK!! Masa hantu dipanggil Noona sih?! [author keder]
“Apa yg kalian inginkan dariku? Huh?!” kata Hyori lagi yg masih dengan matanya yg ultra-melotot #BLEDAK:author-didepak-hyori-ke-ujungkulon.
“Kami ingin noona pergi dari tempat ini & tidak mengganggu kami lagi..” jawab Yesung yg pura2 sok cool padahal dia juga lagi parno berat #PLAK!

“Aku tidak akan pergi sebelum kalian memberiku makan!” kata Hyori setengah membentak.
“Gimana niiih…? Kita harus memberinya makan apa..?” Eunhyuk bertanya kebingungan. Seperti biasa, Eunhyuk udah mulai meringis #PLAK!
“Noo~noona ingin makan apa? Nanti aku akan memasakkannya untukmu..” tanya Ryeowook ditengah2 rasa takutnya. Eh, buset dah! Perasaan enak amat tuh hantu pake acara mo dimasakin sama Wookie segala #PLAK:author-mupeng.

“Aku ingin makan daging segar..” jawab Hyori.
“Dalam jumlah yg besar!!” kata Hyori lagi yg semakin melotot ga karuan. Ryeowook pun mulai kebingungan..
“Ta.. Tapi persediaan daging di kulkas ga sebanyak itu.. Aku ke supermarket dulu yaa..?” kata Wookie hampir menangis gara2 ketakutan #PLAK!
“TIDAK ADA YG BOLEH PERGI DARI TEMPAT INI!!!” bentak Hyori.
“HUWAAAA!!!!” semua member berteriak ketakutan.

“Kita mesti gimana nih, hyuung…?” tanya Kyuhyun pada hyungdeulnya yg lagi parno berat. Nih ceritanya Kyu mode Evil-nya lagi ga berfungsi. Mendadak babo lah pokoknya! #KREKK:leher-author-digodot-bojo2ne-kyuhyun. Sementara itu, Ryeowook yg juga lagi ultra-gemeteran bin sawan gara2 dibentak Hyori mencoba untuk menghubungi seseorang. Tak lama..

Drrrt… Drrrt… Di tempat lain, sebuah hp bergetar diiringi alunan ringtone seperti ini.. “Kemanaa.. Kemanaa.. Kemanaa..” #PLAK:alamat-palsu. Sang pemilik pun segera menghampiri handphone-nya yg tergeletak diatas meja. Ketika dia melihat layar hp-nya..
“Ryeowook? Tumben banget?” tanpa menunggu lama lagi, si pemilik hp pun menjawab telpon dari Ryeowook itu. Belum sempat ngomong, Ryeowook udah langsung nyamber ga karuan kayak geledek #PLAK:lebay!

“Jinki-ah, aku mo pesan daging!!” jiaaah… #GUBRAK!! Lee Jinki alias Onew SHINee sang pemilik hp itu pun langsung jantungan ketika mendengar suara panik Ryeowook yg ternyata menelpon cuma buat pesan daging doank!
“Hyung, kalo mo pesan daging jangan telpon aku donk. Hubungi aja toko Appa-ku!” Onew jadi berang dengan ulah ga jelas dari Ryeowook.
“Ada telpon dari siapa sih, hyung?” tanya Key yg lagi duduk2 di sofa bareng Jonghyun. Sedangkan Minho, dia lagi asik main game sama Taemin.
“Ryeowook hyung.” jawab Onew singkat. Kemudian..

“Aku ga tau nomor telpon toko Appa-mu! Ini darurat, Jinki-ah! Aku butuh daging segar secepatnya!!” kata Ryeowook dengan sangat panik.
“Emangnya untuk apa hyung pesan daging malam2 begini? Kenapa ga beli di supermarket aja?!” Onew ga habis pikir. Tapi ga ada jawaban apa2 dari Ryeowook. Yg terdengar malah suara serak seorang yeoja..

“MANA MAKANANKU?!!!” bentak Hyori ga sabaran.
“Sabar, noona… Kami sedang berusahaa… Hiks!” kata Donghae yg akhirnya ikut2an nangis kayak Eunhyuk yg udah meringis habis2an..
“Eomaaa…. Aku takuuut….” #PLAK!
“Tolong jangan sakiti kami, noonaa…” Shindong memohon.

Sementara itu di dorm SHINee, Onew cuma bengong karena bingung ketika mendengar suara beberapa member Super Junior yg tampaknya sedang terancam keselamatannya #PLAK:lebay! Melihat sang leader yg lagi cengo stadium 7, Jonghyun pun bertanya pada Onew..
“Ada apa sih, hyung? Kok bengong gitu?” tanyanya penasaran. Onew cuma menggelengkan kepala sambil terus mendengarkan suara2 ‘aneh’ diseberang sana.

“Hyung?” Onew ingin memastikan apakah Ryeowook masih mendengarkannya atau tidak. Tapi ga ada jawaban dari Ryeowook selain..
“Gimana nih, hyuung..? Aku takuuut…” #PLAK! Onew pun semakin kebingungan.

“Eh, ini anak2 SuJu lagi pada kenapa ya? Kok kayaknya ketakutan gitu?” kata Onew sambil memberikan hp-nya pada Jonghyun. Jonghyun pun mengambil hp Onew lalu mendengarkan baik2 setiap suara yg terdengar dari dorm Super Junior..
“Huuuaaaaa…… Puulaaaaang……..” Kyuhyun merengek minta pulang ke rumahnya #PLAK! Sementara Sungmin, saking ketakutannya dia ga bisa ngomong apa2 kayak harabeoji kena stroke #SRESETT:author-dimutilasi-bini2nya-sungmin.

“Ne, hyung. Mereka tuh kenapa yaa?” Jonghyun ga kalah bingung.
“Emangnya anak2 SuJu kenapa hyung?” tanya Minho yg ikut penasaran. Saking penasarannya, dia sampai mem-pause game yg sedang dimainkannya bersama Taemin.
“Coba pake loudspeaker, hyung. Aku juga kepingin tau apa yg terjadi sebenarnya?” pinta Taemin pada Jonghyun.
“Ne, aku juga kepingin denger.” ujar Key. Jonghyun pun mengaktifkan loudspeaker, lalu terdengarlah suara2 teriakan orang2 berdosa yg sedang disiksa didalam api neraka #GUEDJUEGGERR:elf-murka.

“MANA MAKANANKU?!!” terdengar suara Hyori yg kembali membentak minta makanan. Member SuJu semakin ketakutan..
“HUWAAAAA…..!!!!!” teriak mereka #PLAK!
“Wookie-ah.. Ce~cepat kau pesan dagingnya!” pinta Yesung pada Ryeowook yg sedari tadi ga kelar2 memesan daging pada Onew.
“Ne, hyung.. Hiks.. Ne..” kata Ryeowook sambil meringis. Wookie pun bicara lagi dengan Onew..

“Ji~Jinki-ah.. A~apa kau masih di.. si~situ..?” tanya Ryeowook terbata2.
“Ne, hyung.” jawab Onew.
“A~aku mo pesan daging segar.. Aku butuh daging itu sekarang juga..” kata Ryeowook kemudian. Sebenarnya Onew masih ga ngerti kenapa Ryeowook memesan daging segar malam2 seperti itu sambil ketakutan mirip orang yg mau dibunuh sama Hitler(?). Tapi karena kasihan mendengarnya, Onew pun menurut aja.

“Ne.. Tapi hyung mo pesan daging apa?” tanya Onew pada Ryeowook.
“Tu.. tunggu sebentar yaa..” kata Ryeowook yg lalu bertanya pada Hyori yg masih kerasukan hantu ga jelas..
“Noona mo makan daging apa..? Ayam, sapi, komodo..(?)” tanya Ryeowook yg udah ga tau mesti ngomong apa lagi #PLAK! Taemin yg mendengar suara Ryeowook berkata seperti itupun langsung bertanya pada Onew dengan polosnya..
“Komodo kan hewan yg dilindungi. Kok Jinki hyung jual daging komodo juga sih? Pasti daging komodonya ilegal yaa?” #PLETAK:taemin-ditimpuk-onew-pake-sepatu. Sementara di dorm SuJu..

“Aku mau makan daging manusiaa…” jawab Hyori. Tentu aja hal itu membuat Yesung, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Ryeowook & Kyuhyun semakin tinggi kadar parnonya(?).
“Ma~mana ada toko yg.. jual daging ma~manusia..” ujar Ryeowook semakin gemeteran.
“Udah bilang aja sama Onew cepat!” desak Shindong. Sedangkan Sungmin, dia udah mulai lemes..
“Hyuung… Jangan pingsan dulu ya hyuung…” pinta Kyuhyun yg udah mulai khawatir ngeliat Sungmin yg sawan beneran #GUBRAKK:author-dismackdown-bini2nya-sungmin.

“Ji~Jinki-ah..” Ryeowook mulai bicara lagi dengan Onew di telpon.
“Ne, hyung?”
“A~aku mo pesan.. pe~pesan.. pesan..” Ryeowook terbata2.
“Pesan apaan sih, hyung?” tanya Onew yg mulai ga sabaran.
“Aku.. aku mo pesan.. daging ma~manusia..” jawab Ryeowook.
“MWO???” semua member SHINee sontak kena serangan jantung ketika mendengar Ryowook ingin memesan daging manusia #PLAK!

“Ah, hyung! Jangan bercanda deh!” kata Onew sambil marah2.
“Tapi aku serius..” ujar Wookie. Onew ga percaya. Menurut pemikirannya, paling2 Ryeowook and the gang and the kill of the kumel(?) cuma mo ngerjain dia doank.
“Udah deh, hyung. Mendingan pesan daging manusianya ke tempat lain aja!” kata Onew lagi kemudian langsung menutup telponnya #PLAK!

“Wookie-ah, gimana..?” tanya Yesung pada Ryeowook yg tiba2 cengo.
“Telponnya diputus sama Onew, hyung.. Kayaknya Onew ga jual daging manusia..” jawab Ryeowook yg kayaknya udah pasrah banget.
“Terus kita mesti gimana donk..? Kita mesti cari daging manusia dimana lagi..?” tanya Eunhyuk super keder #PLETAK:eunhyuk-dijitak-donghae-pake-asbak.
“Kita ini manusia, babo!” timpal Donghae. Semua penghuni dorm bawah semakin panik ga karuan ketika bacrit Kyuhyun yg ga punya adat tiba2 aja bertanya pada Hyori..
“Disini ada 7 orang.. Jadi no~noona.. mau.. mau makan yg ma.. mana?” #GUBRAKK:kyuhyun-dibantai-YeWookEunHaeShinMin.
“Kau ini apa2an sih?!!” Yesung langsung marah2 sama si magnae.

Pertanyaan asal jeplak dari Kyuhyun itu membuat Hyori memperhatikan mereka satu persatu. So pasti semua penghuni dorm bawah jadi was2 karena takut dijadikan tumbal oleh hantu yg merasuki tubuh Hyori. Kemudian..
“Kok.. kok dia liatin aku terus sih..?” Donghae ketakutan ketika Hyori melotot ke arahnya tanpa berkedip sedikitpun.
“Kau kelihatannya sangat enak untuk dimakan..” kata Hyori dengan suaranya yg serak2 sember kayak abis nelen biji kedondong #PLAK:author-dibacok-hyori.

“Ja~jangan makan aku! Dagingku cuma sedikit. Makan Shindong hyung saja!” kata Donghae asal jeplak. Hal ini membuat Shindong jadi panik.
“Andwae!! Dagingku tidak enak.. Banyak kolesterolnya..” kata Shindong sambil berharap agar Hyori tidak memakannya.
“Noona makan Donghae aja.. Walaupun dagingnya sedikit, tapi rasanya gurih.. Ga usah pake bumbu lagi..” kata Shindong lagi #PLAK:shindong-digaplak-donghae.

“Makan Shindong hyung aja!” kata Donghae.
“Makan Donghae aja!” kata Shindong. Lantas mereka berduapun main nyolot2an ga karuan. Hingga pada akhirnya..

“AAAARRGGHH….!!!!!!!” Hyori meraung2 kayak macan jejadian #GUBRAK:author-dibanting-hyori. Shindong & Donghae langsung mingkem #PLAK! Kemudian..

“AKU INGIN MEMAKAN KALIAN SEMUAAA!!!!!” teriak Hyori. Yeoja yg lagi kesurupan akut itupun langsung bangkit dari sofa lalu langsung mengejar2 semua penghuni dorm lantai 11..
“WAAAAAAAAAA…………..!!!!!!!!!!!!” Yesung, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Ryeowook & Kyuhyun langsung lari kalang kabut! #PLAK!
“TOLOOOONG……!!!!!!!!” teriak mereka sambil berlarian tak tentu arah. Hyori mengejar2 mereka secara acak sambil berteriak..
“AKU MINTA TUMBAAAAL…..!!!!!!” #PLAK! Tiba2 aja..

“Jungwoon hyuung… Ryeowook hilaaaang….!!!!” teriak Shindong ketika menyadari kalo ternyata Ryeowook ga ada bersama mereka. Tapi ga ada yg peduli karena semuanya lagi panik berat! [kacian bgt Wookie ga ada yg mempedulikan! XD]

Tanpa sepengetahuan hyungdeul & si magnae, Ryeowook sebenarnya lagi bersembunyi di kamar mandi. Dia mencoba untuk menelpon Leeteuk. Ga nunggu lama, hp Leeteuk pun berbunyi dengan ringtone seperti ini..
“Iwak peyek.. Iwak peyek.. Iwak peyek nasi jagung..” #PLAK:trio-macan! Leeteuk yg lagi menginterogasi gue bersama seluruh penghuni dorm atas itupun mengangkat telpon dari Ryeowook tersebut. Dan langsung..

“HYUUUUNG…… TOLOOOOOONG…….!!!!!!!!!” Ryeowook berteriak dengan ultra-panik! Leeteuk kebingungan, kenapa Ryeowook bisa sepanik itu? Wookie cuma bilang..
“Pokoknya hyung harus kesini secepatnya! Gawat, hyung! Gawat!!” dan para penghuni dorm ataspun langsung meluncur(?) menuju dorm bawah #PLAK! Pemadam Kebakaran kalee!
“EOMMAAAA…..!!!!! TOLONG AKU EOMMAAAA…..!!!!!” Yesung berteriak minta tolong sama nyokapnya. Jiaaah… #GUBRAKK:author-pingsan. Eomma-nya ga mungkin denger lah! Si cempreng nih ada2 aja! #GUBRAK:author-dilemparin-petikemas.

“JANGAN MAKAN AKU!! JANGAN MAKAN AKU!!!!” Kyuhyun berteriak sambil memohon agar dia tidak dimakan Hyori #PLAK:ngaco!
“TOLOOOOOOOONG…………..!!!!!!!!!!” Donghae melolong(?). Eunhyuk ga mo kalah. Dia juga ikutan teriak kayak gini..
“LONTOOOOOONG………….!!!!!!!!!” #PLAK:eunhyuk-digampar-author.

Author: “Woy, Nyuk!! Dialog lu salah!!”
Eunhyuk: “Ini namanya improvisasi, thor! Norak lu!!” #PLAK:gantian-author-digampar-eunhyuk. T.T

“WOOKIE-AH… KAU DIMANAAAA….?????” Shindong sibuk nyariin Ryeowook yg masih ga kelihatan batang hidungnya. Padahal Yesung aja ga peduli sama sekali #PLAK!
“Aku ga akan keluar sebelum Leader hyung datang.” ujar Ryeowook dalam hati. Dia masih istiqomah ngumpet didalam kamar mandi. Sementara Sungmin..
“Haduuuh…. Aku udah ga kuaat… Aku lemes nih….” Sungmin mengeluh karena udah ga kuat lari2 #PLAK:anemianya-kambuh. Ditengah2 kepanikan berkekuatan 9,9 skala richter itu, tiba2 aja..

GUBRAKK!!! Pintu dorm terbuka. Itu ternyata Leeteuk yg datang bersama Heechul, Hankyung, Kangin & Kibum. Sedangkan Siwon, dia belum nongol soalnya lagi dipasangin ‘verboden’ sama author (baca: ga boleh masuk dorm) #PLAK!
“JUNGSOO HYUUUNG….!!!!!” seru Kyuhyun yg langsung berlari menuju Leeteuk..
“Sebenarnya apa yg sedang terjadi, Kyuhyun-ah???” tanya Leeteuk yg sumpah-suwer ga ngerti apa yg sedang terjadi pada dongsaeng2nya yg lagi lari kalang kabut mirip waria lagi dikejar2 trantib #JUEGGERR:author-dikutuk-elf-jadi-kodok-buduk.

“Ada setan, hyung. Ada setan!!” jawab Kyuhyun sambil ngos2an seraya menunjuk kearah Hyori yg sedang mengejar2 member lainnya..
“HEY!! APA2AN INI???” bentak Leeteuk dengan suara yg teramat sangat lantang sekali. Mendengar suara Leeteuk, Hyori menoleh. Lantas Choi Hyori langsung berlari kearah Leeteuk & para penghuni dorm atas sambil melotot & berteriak..
“AKU MINTA TUMBAAAL……!!!!!!” akhirnya..

“HUWAAAAAAAAAA……………!!!!!!!!!!!!!” semua penghuni dorm atas malah pada ikutan lari kalang kabut #PLAK! Bahkan Heechul & Kangin tunggang langgang ga puguh juntrungan(?).
“ADA SETAAAN….!!!!! ADA SETAAAN….!!!!!” teriak Kangin.
“AKU GA MAU JADI TUMBAL!!!!” Heechul berlarian tak tentu arah sampai akhirnya..

GUBRAK!!! Heechul nabrak Shindong. Badan Heechul yg kerempeng itu langsung gepeng tertimpa truk tronton bernama Shindong #BLEDAK:author-ditendang-shindong-ke-greenland [jauh amat!].

“HAIYAAA….!!!! SOMEBODY HELP ME, HAAA….!!!!!” Hankyung berteriak minta tolong pake bahasa planet #GUBRAKK:author-dibanting-hankyung-ke-meja-abu(?). Sementara Kibum..
“SIWON HYUUUUNG…..!!!!!! TOLONG KAMIIIIII……!!!!!!” #PLAK! Ga lama kemudian, masuklah Siwon disusul dengan seorang cecunguk bernama Shin Hyoseul #PLAK!

“ASTAGHFIRULLAH ALADZIIM!!!!!!” gue sontak kaget ketika melihat keadaan didalam dorm yg kacau balau kayak abis dibom Nazi #PLAK:lebay! Tampak Hyori sedang mengejar2 semua member Super Junior kecuali Siwon. Si Kuda itu lagi melongo ngeliat hyungdeul & dongsaengdeul-nya kocar-kacir dikejar2 alien #JUEGERR:author-dikutuk-hyori-jadi-badut-ancol. Siwon yg melihat kekacauan itu langsung melotot kearah gue..

“Cepat kau urus temanmu itu!!” kata Siwon sambil marah2. Ga pake komentar lagi, gue yg atut ngeliat Siwon yg lagi esmosi level presiden itu langsung berlari untuk menghentikan Hyori..
“Hadoooh…. Kenapa jadinya kayak gene seeeeh……..????” keluh gue ketika kewalahan mengejar2 Hyori yg berlari pake gear 6 mirip motor balapnya Jorge Lorenzo #PLAK!
“Hyori-ah..!!!” gue manggil2 tuh yeoja supaya berhenti. Sementara itu..

“Hey, Siwonnie!! Jangan diam saja kau. BANTU AKU!!” teriak Heechul yg masih belum bisa bangun dikarenakan tertimpa badan Shindong. Siwon pun mau ga mau membantu mereka berdua. Tapi yg terjadi kemudian bukannya membuat keadaan membaik, malah semakin buruk..
“SIWON HYUNG.. TOLONG AKUUUU….!!!!!!” teriak Kibum yg ketakutan lalu berlari kearah Siwon yg sedang membantu Heechul & Shindong diatas lantai.

Sadar sang ‘Juru Selamat’ telah datang, Eunhyuk & Donghae pun ikut berlari ke arah Siwon..
“TOLONG KAMI, SIWONIIEEEE…..!!!!!!” teriak EunHae panik. Eunhyuk & Donghae saling berebutan menuju Siwon sehingga secara tidak sengaja kaki Donghae mengginjak kaki Eunhyuk. Eunhyuk pun terjatuh menimpa Donghae & Kibum yg ada di depannya. Akhirnya.. #GUBRAK!! Mereka bertiga jatuh bertumpuk diatas Heechul, Shindong & Siwon!
“AAAAAAA!!!!!” teriak Heechul kesakitan #PLAK:heechul-gepeng-shindong-kempes(?)

“TO~TOLOOOONG…….!!!!!!!” teriakan Heechul semakin heboh. Malang bagi Heechul, ga ada satu orangpun yg membantu nya.. T.T
“JUNGSOO HYUUNG…!!!! TOLOOONG…….!!!!!!” teriak Siwon pada Leeteuk. Tapi si leader itu masih rempong kejar2an ala India sama Hyori #PLAK:author-dibacok-bojo2ne-leeteuk.

Di tengah2 kekacauan itu, Cho Kyuhyun Sang Bontot Iblis pun memainkan peranannya. Kyuhyun yg tadinya ikut lari ketakutan gara2 dikejar Hyori yg kesurupan itu langsung berubah jadi pemberani karena ga tega melihat Hyungdeulnya udah bertumpuk mirip gunung sampah di TPA Bantar Gebang #GUBRAKK:author-ditimpuk-elf-pake-batunisan.

“HEY HANTU GAJE!!! Kenalin nih ane Cho Kyuhyun preman dari perapatan Seoul samping Pasar Minggu(?)” kata Kyuhyun sambil membusungkan dada.
“Kalo emang kau berani, lawan aja aku & lepaskan Eeteuk hyung! Beraninya cuma sama orang yg udah bau tanah!!” kata Kyuhyun lagi sambil nantangin Hyori #PLETAK:kyuhyun-ditimpuk-leeteuk-pake-baskom.

Mendengar tantangan dari Kyuhyun itu, Hyori pun berhenti mengejar2 Leeteuk. Kini dia melotot kearah Kyuhyun. Si Magnae pun langsung lari dengan kekuatan ultrasonik. Hyori segera mengejar2 Kyuhyun yg berlari muter2 kayak ayam celeng #GUBRAKK:author-ditimpuk-pake-kontainer.
“HUWAAAAAA……!!!!!!” Kyuhyun berlari sambil teriak2 ga jelas. Hyori tetap istiqomah mengejar2 si Bontot Iblis itu dengan kecepatan ga kalah super.

Sementara Kyuhyun & Hyori kejar2an mirip Ace Ventura vs Suku Primitif(?), Leeteukpun mengambil kesempatan untuk membantu dongsaeng2nya yg masih bertumpuk diatas lantai. Hankyung & Kangin yg ngumpet di bawah meja dapur akhirnya keluar dari persembunyiannya & membantu member lain. Begitu juga dengan Yesung yg ngumpet dibalik pot(?). Sedangkan Sungmin..
“Haduuuuh…” #GUBRAK!! Sungmin langsung jatuh keatas sofa (enak amat jatuhnya!).

“Waduh!! Sungmin pingsan!!” teriak Kangin. Semua member yg akhirnya berhasil selamat dari tumpukan maut itu pun langsung panik ga karuan..
“Sungmin-ah..!!!” Leeteuk langsung berlari kearah Sungmin yg tak sadarkan diri. Kyuhyun yg masih sibuk sama Hyori, langsung berlari masuk kedalam kamarnya. Hyori tetap mengejar2 si Magnae sampai kedalam kamar. Ga lama kemudian.. BRAK!! Kyuhyun dengan tergesa2 keluar kamar lalu menutup pintu & mengunci Hyori dari luar.
“Aman..” Kyuhyun menghela napas lega. Tapi..

“Kyuhyun-ah, Sungmin pingsan!!” teriak Heechul. Kyuhyun menoleh, & tampaklah hyungnya itu sedang terkapar tak berdaya dengan wajah yg sangat pucat mirip bangke hanyut #BLEDAK:author-ditendang-selir2nya-sungmin-ke-bojongkenyot(?).

“Hyuuuung…..” Kyuhyun langsung berlari kearah Sungmin. Sementara, gue mulai parno kalo Sungmin sampai kenapa2 gue bisa dimampusin sama Kyuhyun cs.
“Hyuung.. Bangun, hyuuung…” Kyuhyun merengek disamping tubuh Sungmin yg terbaring diatas sofa.
“Sungmin-ah.. Sungmin-ah..” Yesung mengguncang2 tubuh Sungmin. Tapi si Aegyo King itu tak kunjung bergerak. Semua memberpun langsung menatap gue dengan tatapan setajam pisau jagal(?). Gue yg udah mencium gelagat ga asikpun mulai ambil ancang2 buat kabur, tapi..

“Mo kabur kemana kau?!” Eunhyuk langsung menghadang gue. Pas gue mau balik, ternyata Donghae juga udah ada dibelakang gue..
“Kau harus tanggung jawab!” tuntut Donghae.
“Mwo? Kok aku sih? Kan aku bawa Hyori kesini juga gara2 disuruh hyung!” protes gue. Si Fishy cuma garuk2 kepala..
“Hehehe..” Donghae cengengesan.
“Sekarang siapa yg salah, huh?!” gue malah nyolot. Lalu..

“Kesini kau!!” Kyuhyun yg lagi sewot gara2 Sungmin yg pingsan itu langsung narik gue sambil marah2..
“Pokoknya kalo Sungmin hyung sampai mati, kau harus tanggung jawab!!” kata Kyuhyun.
“Ooo tidak bisa. Sungmin hyung pingsan kan gara2 Hyori.” gue menolak tanggung jawab.
“Tapi kau yg membawa Hyori kemari.”kata Kyuhyun lagi. Gue tetap ga mo ngalah..
“Aku membawa Hyori kemari karena disuruh Donghae hyung yg kena penyakit parno gara2 diajak sampeyan nonton film horror.” #PLAK!
“Aku kan dapet ide itu dari kau, Shin Hyoseul!” Kyuhyun ga terima.
“Tapi kan hyung yg maksa aku buat ngasih ide itu!” gue lebih ga terima.

“Hey, sudahlah!! Kalian semua salah!!” teriak Yesung melerai.
“Enak aja! Jungwoon hyung juga salah! Kan hyung yg menyetujui ritual pemanggilan arwah itu!” kata Kyuhyun lebih nyolot lagi.
“MWO???” Leeteuk & Siwon terkejut mendengarnya.
“Hyung apa2an sih?!” Siwon langsung menghampiri Yesung.
“Tenang dulu, Siwonnie.. Biar aku jelaskan..” ujar Yesung.
“Aku ga mo dengar alasan apapun! Pokoknya hyung, Donghae, Kyuhyun, Hyoseul & si paranormal itu harus tanggung jawab kalo Sungmin hyung sampai kenapa2!” Siwon ga mau tau. Yesung cuma merengut mendengar dongsaengnya itu marah2 mirip halmeoni yg gigi palsunya hilang #GUBRAKK:author-dismackdown-siwon. T.T

“Sudahlah, Siwonnie.. Ini ga akan menyelesaikan masalah.” ujar Leeteuk yg mencoba untuk menenangkan Siwon.
“Sekarang kita harus memikirkan bagaimana caranya agar Sungmin cepat sadar.” ujar Leeteuk lagi.
“Ne, hyung.” ujar Siwon. Kemudian Leeteuk pun menyalakan semua lampu di dorm yg sebelumnya dibuat gelap gulita karena para penghuninya melakukan ritual pemanggilan arwah.

“Udah, mendingan semuanya duduk..” kata Eunhyuk. Gue, Donghae, Kyuhyun, Yesung & Eunhyuk pun duduk dalam 1 sofa. Bayangin aja suasananya jadi mirip korban bencana alam yg lagi nungguin giliran di posko pengobatan gratis #PLAK:author-ditampol-elf-pake-ambulans(?).Kyuhyun duduk sambil menatap kearah Sungmin yg masih terkapar dengan perasaan cemas. Yesung tertunduk menyesali keputusannya yg telah menyetujui ide Hyori untuk melakukan ritual pemanggilan arwah. Begitu pula dengan Donghae, kalau saja dia menuruti kata2 Leeteuk untuk ikut hypnotherapy, pasti kejadiannya ga bakal kayak gini. Sementara gue, yg ada dipikiran gue cuma ini..
“Ga masalah deh kalo gue harus dibantai sama Siwon. Toh gue juga ga bakal dibantai sendirian.” #GUBRAKK:author-dibanting-elf-sedunia-akhirat. Sedangkan Eunhyuk, dia cuma bisa bengong aja melihat member lain yg lagi rempong menyadarkan Sungmin.

“Sungmin-ah.. Sungmin-ah..” Heechul memanggil2 nama Sungmin supaya dia sadar.
“Bangun donk, hyung.. Jangan bikin kita khawatir kayak gini..” ujar Kibum. Hankyung juga ikut membantu untuk menyadarkan Sungmin..
“Haiyaa.. Yu olang bangun lah.. Nanti owe masakin nasi goleng spesial pake telol, bakso sama pete, haa” jiaaah.. #GUBRAKK:author-pingsan.

“Hyung, apa lebih baik Sungmin hyung aku bacain Surat Yasin aja ya?” tanya Siwon pada Leeteuk #PLETAK:siwon-dijitak-leeteuk.
“Emangnya kau pikir Sungmin itu udah mau meninggal apa?!” kata Leeteuk agak sewot. Sementara itu, perut gue sedikit agak mules. Gue mesti ke toilet. Tapi ketika gue hampir beranjak..
“Eeh.. Mau kemana kau? Duduk!” Eunhyuk melarang gue.
“Perutku sakit. Aku mo ke toilet dulu sebentar.” ujar gue.
“Ooo.. Tidak bisa. Jangan2 kau ini bukannya mo ke toilet, tapi mo kabur.” kata Eunhyuk lagi dengan tatapan yg teramat sangat su’udzon sekali #PLAK:ga-pantas-ditiru.
“Seriusan, hyung. Perutku sakit..” kata gue yg mulai meringis.
“Ga boleeh..” Eunhyuk menegaskan sekali lagi.

“Fishy hyung, aku mo ke toilet. Boleh yaa?” kini gue minta izin sama Donghae yg duduk disebelah kanan gue.
“Ga boleh.” Donghae ga mo ngasih izin. Akhirnya guepun minta izin sama Yesung yg ada disebelah kanan Donghae..
“Yesung hyung, boleh yaa?”
“Nehi-nehi..” kata Yesung ala India #PLAK:author-ditabok-shahrukhkahn(?).

Gagal dapet izin dari Donghae & Yesung ga bikin gue menyerah. Gue pun minta izin sama The Evil Magnae Cho Kyuhyun..
“Magnae hyung.. Aku mo ke toilet. Boleh yaa? Aku ga bakalan kabur deh!” ujar gue sambil masang tampang beneran-sumpah-suwer #PLAK! Tapi Kyuhyun ga ngasih jawaban apa2. Dia masih bengong sambil melihat Sungmin yg masih pingsan & lagi dikipasin sama Shindong & Kibum pake majalah Playboy milik Eunhyuk(?).
“Hyung..” panggil gue. Kyuhyun masih diam. Kayaknya dia emang lagi cemas banget sama hyungnya itu.
“Hyuung..” gue manggil lagi. Si bontot masih aja ga peduli. Lantas..
“HYUUUUNG…..!!!!!!” gue teriak2 ga jelas #BLEDAK:author-ditendang-donghae-ke-manokwari(?).
“Berisik!!” Donghae ngomel.
“Kalo mo teriak2 jangan di dekat telingaku donk! Nanti kalo aku jadi budeg kayak Siwon emangnya kau mau tanggung jawab?!” omelnya lagi #PLAK:donghae-digampar-siwon-pake-sabuk-taekwondo.
“FITNAH!!” Siwon ga terima. Hahaaay!

And guess what? Ternyata ada hikmahnya juga gue teriak2 kayak orang autis begitu. Sungmin akhirnya sadar!
“Hyuung…” Kyuhyun langsung menghampiri Sungmin.
“Sungmin-ah, kau tidak apa2?” tanya Leeteuk.
“Ne.. hyung..” jawab Sungmin dengan suara yg sangat pelan.
“Anemia hyung kambuh ya?” tanya Kibum. Sungmin hanya mengangguk kecil, dia kelihatan lemah sekali.
“Haiyaa.. Mendingan owe bikinin yu olang teh bial segel, haa” ujar Hankyung.
“Ide bagus tuh! Bikinin aku sekalian yaa..” ujar Heechul. Hankyung cuma bilang..
“Ooo.. Tidak bisa!” #BLEDAK:hankyung-didepak-heechul-ke-dapur. Sementara..

“Hyung, perutku sakit nih. Udah ga tahan..” gue masih ngemis2 sama Eunhyuk, Donghae & Yesung buat ke toilet.
“Kagak bisa! Pokoknya sebelum semua urusan selesai, kau ga boleh pergi kemanapun!” ujar Donghae melarang.
“Hyung kenapa kejam banget seeeh…???” gue mulain kesel. Donghae adem-ayem aja ngeliat muka gue yg udah merah padam mirip banteng matador(?). Sedangkan Eunhyuk, dia malah cekikikan ga jelas. Mendengar Eunhyuk yg cekikikan disebelah kiri gue, guepun langsung nanya sama dia..

“Hyung kenapa cengengesan gitu?” tanya gue rada2 BT.
“Hey, Shin Hyoseul. Apa kau ga merasa aneh memanggil kami dengan ‘hyung’? Kau kan yeoja.” kata Eunhyuk. Gue cuma bilang..
“Kan Hyukjae hyung sendiri yg minta dipanggil ‘hyung’, aku sih ga masalah. Emangnya hyung pikir aku ga tau apa kalo hyung itu minta dipanggil ‘hyung’ gara2 terinspirasi sama Hyunsoo?!” kata gue.
“Hehehe.. Ketahuan deh!” Eunhyuk garuk2 kepala #PLAK!

“Eh, emang gimana awalnya kau bisa memanggil Hyunsoo dengan ‘hyung’? Seharusnya kau memanggilnya dengan ‘oppa’ kan?” tanya Donghae.
“Sejak aku tiba di Korea, Hyunsoo emang udah menyuruhku untuk memanggilnya dengan ‘hyung’. Itu dikarenakan Hyunsoo itu anak bungsu & ga punya namja-dongsaeng. Tadinya aku ga mau & tetap memanggilnya dengan ‘oppa’. Tapi karena dipaksa terus, ya udah deh akhirnya aku manggil dia ‘hyung’. Daripada bonyok!” jawab gue panjang lebar.
“Ooo…” gumam Eunhyuk & Donghae berbarengan. Nah, karena EunHae lagi ga fokus, gue pun mencari kesempatan dalam kesempitan untuk pergi ke kamar mandi #PLAK!
“Eh, Hyoseul kabur tuh!” seru Yesung.
“Perutku lagi sakit, hyung!” timpal gue sambil berlari menuju kamar mandi #PLAK!

Ga tau kenapa, mungkin karena kasian sama gue kali yee (ngarep!) EunHae ga melarang gue buat ke kamar mandi. Tapi pas gue buka tuh pintu kamar mandi..
“AAAAAAAAA……!!!!!!!!!!” gue terkejut ketika melihat sesuatu di dalam kamar mandi. Tadinya gue pikir itu penampakan, ga taunya..
“Wookie hyung lagi ngapain sih disitu?! Bikin aku kaget aja!” tanya gue sambil marah2. Ryeowook yg sedari tadi ngumpet gara2 takut dimakan sama Hyori itu pun langsung berlari keluar kamar mandi menuju ruang tengah begitu melihat gue. Ketika sampai di ruang tengah..
“Jungsoo hyuuung…..!!!!” Ryeowook langsung berlari kearah Leeteuk sambil menangis #PLAK:lebay!
“Aku takut, hyuuung….” kata Ryeowook sambil memeluk ‘eomma’-nya itu #GUBRAKK:bini2nya-wookie-pingsan.
“Sudah.. Kau ga usah menangis. Keadaan udah terkendali..” kata Leeteuk seraya menenangkan Ryeowook. Sementara gue, gara2 kaget ngeliat Ryeowook yg ngumpet di kamar mandi, mules gue mendadak hilang. Dapet hikmah lagi deh.. Hahaay! #PLAK!

“Sebenarnya tadi tuh hyungdeul lagi pada ngapain kejar2an sama Hyori kayak gitu?” tanya gue yg akhirnya balik ke ruang tengah & duduk di tempat gue semula.
“Hyori tuh kerasukan arwah yg mengganggu Donghae.” jawab Yesung.
“Kok hyung percaya sama yg kayak begituan sih? Kan leader hyung udah bilang kalo Donghae akan menjalani hypnotherapi untuk menghilangkan rasa parno-nya itu.” kata Siwon yg masih ga habis pikir kenapa Yesung bisa2nya percaya sama takhyul.
“Aku ga ada pilihan lain. Soalnya Donghae bilang kalo hypnotherapy ga akan membantu dia menghilangkan rasa parno-nya.” kata Yesung lagi.

“Sekarang Choi Hyori-nya ada dimana?” tanya Ryeowook.
“Tuh, aku kunci didalam kamar.” jawab Kyuhyun.
“Masih kesurupan?” tanya gue pada si magnae.
“Meneketehe! Kau liat aja sendiri sana. Kau kan temannya!” timpal Kyuhyun agak sewot.
“Ga berani, hyung. Aku takut.” ujar gue #PLAK!

“Sudah, paranormal bernama Choi Hyori itu biar aku aja yg mengurus.” kata Siwon yg langsung beranjak dari tempat duduknya lalu berjalan menuju kamar KyuMin. Gue yg melihat itu pun segera berlari menghadang Siwon..
“Andwae!” kata gue agak2 panik.
“Kau ini kenapa sih? Sedari tadi kau selalu melarangku bertemu dengan paranormal itu.” Siwon bingung setengah idup(?) dengan sikap gue yg ga ngasih izin bertemu Hyori.
“Bisa bahaya, hyung. Mendingan ga usah, deh..” ujar gue. Siwon kelihatan kesal, tapi dia masih bisa bersabar & ngomong sama gue..
“Dengar ya, Shin Hyoseul dongsaeng-nya Siwon hyung yg paling ngaco sekecamatan(?).. Temanmu yg didalam itu sedang butuh bantuan. Ada arwah yg harus dikeluarkan dari tubuhnya. Dia harus dibacakan ayat2 suci atau dia ga akan sadar hingga waktu yg tidak bisa ditentukan. Kau mau bertanggung jawab pada orang tuanya apabila terjadi sesuatu pada temanmu itu?” tanya Siwon panjang lebar sambil memegang kedua pundak gue. Gue pun menggeleng..
“Kalo begitu, biarkan aku masuk kesana. Okeh?” kata Siwon lagi lalu berjalan melewati gue menuju ke depan pintu kamar KyuMin. Tapi..

“Pokoknya ga boleh!!” kata gue yg langsung berdiri di depan pintu sambil merentangkan tangan sebagai pertanda kalo Siwon ga boleh lewat.
“Kau ini memang ingin membuatku marah, ya?!” Siwon mulai kehilangan kesabaran. Tiba2..
“Hey, Siwonnie. Aku rasa Hyoseul ada benarnya. Lebih baik kau ga usah bertemu dengan Hyori. Bisa gawat.” kata Yesung.
“Aku setuju. Lebih baik kita tunggu saja sampai hantu itu pergi dengan sendirinya dari tubuh Hyori.” Shindong mendukung usul Yesung. Siwon pun menoleh..

“Mana mungkin bisa begitu, hyung?! Kalo arwahnya ga diusir sekarang juga, anak itu bisa saja mengalami hal2 yg tidak diinginkan.” Siwon menolak usulan Yesung & Shindong.

“Nah, sekarang kenapa Siwon hyung jadi percaya sama yg kayak begituan?” tanya gue #PLAK:siwon-mati-kutu.
“Eh, bocah! Lebih baik kau minggir dari sana sekarang juga.” Siwon memberi gue peringatan.
“Tidak akan.” gue tetap menolak. Siwon lagi2 harus menggunakan kesabaran ekstra untuk menghadapi Pasukan Berani Mati yg ada dihadapannya (pasukan? Perasaan cuma ada 1 orang doank dah?!) #PLAK!

Siwon pun berjalan maju sambil masang tampang lo-jual-pantang-gue-ga-beli. Gue pun tetap istiqomah & ga mo minggir dari sana meskipun sejujurnya gue agak2 ngeri sama si Kuda yg kayaknya ga main2.
“Ah, Siwon hyung sih kenapa ga mo mengalah ya? Cecunguk ancur kayak gitu aja diladenin..” gumam Kibum #BLEDAK:kibum-ditendang-author-ke-tambak-lele(?). Sementara itu, gue udah mulai parno karena Siwon ternyata emang beneran ga mo nyerah. Dia malah berjalan semakin maju..

“Hyung mo ngapain sih?!” tanya gue agak2 atut #PLAK!
“Sebenarnya aku ingin membuka pintu dibelakangmu itu, tapi berhubung kau menghalangiku, aku jadi berpikir untuk lebih baik mendobraknya saja secara paksa.” jawab Siwon #GLEG:author-nelen-ludah.
“Hyung mo aku mati?!” tanya gue lagi sambil melotot.
“Kau sendiri yg minta kan? Aku sudah memperingatkanmu, tapi kau ga mo dengar.” jawab Siwon dengan mata yg ga kalah melotot.

“Hey, Shin Hyoseul. Daripada kau mati dibantai Siwon terus arwah mu bergentayangan di dorm ini, lebih baik kau saja yg mengalah.” kata Donghae yg tiba2 aja menghampiri lalu menarik tangan gue untuk minggir dari hadapan Siwon.
“Hyung apa2an sih?!” protes gue.
“Sudahlah.. Daripada bonyok, lebih baik kau & aku main tebak2an. Kira2 apa yg akan terjadi pada si Kuda nanti. Ceban-ceban ya..” kata Donghae lagi #PLAK:ngaco!
“Donghae hyung itu sebenarnya mo ngajakin aku main tebak2an apa mo ngajakin aku taruhan sih?” tanya gue rada2 BT.
“Hehehe..” Donghae cuma cengengesan. Sementara Siwon, dia sama sekali ga ngerti maksud dari omongan Donghae.

“Hey, Shin Hyoseul, Lee Donghae! Kalian lebih baik kembali kesini. Kita nonton bareng Choi Siwon vs Choi Hyori. Nih aku udah siapin popcorn.” panggil Eunhyuk. Gue & Donghae pun balik ke ruang tengah.
“Hey, Lee Hyukjae! Maksudmu itu apa, huh?” tanya Siwon yg mulai merasakan adanya kejanggalan. Eunhyuk cuma mengangkat bahu & tutup mulut alias ga mo ngasih jawaban.

“Eh, sebenarnya kalian ini menyembunyikan apa dari Siwon?” tanya Heechul penasaran.
“Udah deh, Heechul hyung & semua yg ga ngerti maksud kita2 tuh mendingan duduk manis aja. Nanti juga tau sendiri.” jawab Sungmin yg kini sedang duduk bersandar di sofa seraya mencoba memulihkan kondisi tubuhnya seperti sedia kala dengan meminum teh manis yg dibuatkan oleh Hankyung. Dan Siwon yg masih tinggi kadar kedernya itupun akhirnya memilih untuk tidak mempedulikan hyungdeul & dongsaengdeul-nya yg ngumpul2 ga jelas di ruang tengah sambil menatap kearahnya..
“Dasar makhluk2 autis!” umpatnya dalam hati. Kini, dirinya sedang bersiap menjalani misi penting. Yaitu, mengusir arwah yg merasuki Hyori.

 

 

 

 

 

~ TBC ~

fanfiction | [SGN-2] SUPER JUNIOR VS SUKETI Chapter-3


Author: Shin Hyoseul a.k.a Lady Modrus Grande Dame.
Genre: Comedy ala kadarnya.
Cast: Super Junior (all member), Shin Hyoseul (author ketagihan nampang), Choi Hyori (reader nyasar).
Figuran: Rudy Choi.
Desclaimer: Super Junior & Hyori adalah mutlak milik Allah SWT. Selebihnya adalah hasil rampasan author sewaktu bersama Sekutu menggempur Nazi pada perang dunia kedua (?). FF ini mutlak milik author. Berani ngaku2, nanti author tendang dirimu ke Somalia!
Note: Ceritanya udah pasti ga nyambung. Plis, jangan bunuh author!
Warning: Bisa mengakibatkan infeksi syaraf (?), apabila sakit berlanjut.., author ga mo tanggung jawab!

Met baca.. 😀

……

SUPER-JUNIOR-VS-SUKETI-BY-SHIN-HYOSEUL

Hari ini adalah hari libur. Gue pergi ke lingkungan tempat tinggal gue dulu sebelum gue & keluarga Om gue pindah ke Star City #PLAK:ngarep! Gue balik ke lingkungan lama gue bukan tanpa alasan. Gue kesini atas permintaan Donghae yg ingin gue mencari orang ‘pintar’ yg bisa membantu dia lepas dari bayang2 Suketi #PLAK!

Kebetulan, salah seorang tetangga gue dulu ada yg punya sixthsense. Ga jelas sih tuh yeoja bisa ngusir dedemit apa ga. Pokoknya, dia bisa melihat alam lain gitu deh! #PLAK:author-memaksakan-kehendak. Gue udah bilang sama tuh yeoja kalo gue bakal dateng. Nih ceritanya author udah nyampe di rumah yeoja yg bernama Choi Hyori itu..

Ting-tong.. Gue mencet bel. Ga lama..
“Kyaaaa… Oenniiii….” seru Hyori sambil jingkrak2 ga jelas #PLAK!
“Udah lama ga ketemu! Aku kangen berat sama Hyoseul eonni. Kita nge-scream bareng yuuuk…” ajak Hyori. Buset dah nih bocah! Gue baru juga nyampe bukan ditawarin minum, malah diajakin nge-scream!!
“Gue ada perlu nih..” ujar gue. Ya udah deh, gue pun diajak masuk ke rumahnya..
“Bisa ga kita kongresnya di kamar lo aja? Ini top secret soalnya.” gue ngasih usulan #PLAK:lebay! Finally, kita berduapun kongres di kamar Hyori. Pas masuk kamar..

“As time… passes by… regret for the rest of my life…” #PLAK! Terdengar alunan lagu Avenged Sevenfold yg berjudul Second Heartbeat. Hyori ini beda sama yeoja pada umumnya. Kalo yeoja lain suka sama boyband, Hyori malah suka sama band metal #PLAK:author-sok-nyaho. Tapi bukan berarti dia ga tau Super Junior. Tentu aja Hyori nyaho SuJu itu adalah salah satu boyband paling berpengaruh di Korea Selatan. Sayangnya, member SuJu yg dia tau tuh cuma Siwon doank #PLAK:author-digampar-hyori.

Kenapa? Pertama karena nama depan mereka sama2 Choi. Kedua, waktu dulu gaya rambutnya Siwon agak2 mirip sama lead guitarnya A7X, Synyster Gates #PLAK:siwon-ga-terima. Hehehe… Author sendiri padahal kurang yakin gaya rambut mereka mirip. Soalnya author kan baru mulai suka SuJu gara2 lagu Bonamana & baru bener2 suka SuJu setelah lagu Superman #GUBRAK:author-dismackdown-suju&elf.

Lhaa… Pan author udah bilang di Chapter-1 kalo author ini ELF abal2 #BLEDAK:author-ditendang-leeteuk-heechul-hankyung-yesung-kangin-shindong-sungmin-eunhyuk-siwon-donghae-ryeowook-kibum-kyuhyun-sujuM-sujuT-sujuH-sujuABCDEFG-leesoman-elf-bangtoyib(?)-&lain2.

Wokeh! Kembali ke laptop (?). Gue pun menceritakan pada Hyori soal niat & tujuan gue datang ke rumahnya. Gue bilang sama dia kalo salah seorang temen gue [#PLAK:ngarep!] diganggu sama makhluk halus dari fam kuntilanak.
“Mo bantuin ga? Sebenarnya gue ga yakin dia diganggu kuntilanak. Cuma, daripada gue bonyok, ya udah deh gue bilang aja kalo gue punya temen yg bisa liat makhluk halus.” ujar gue.
“Hmm.. Temennya eonni itu namanya siapa?” tanya Hyori.
“Kalo gue kasih tau, lo jangan bilang siapa2 yaa..” gue ingin garansi #PLAK! Barang elektronik kalee pake garansi!

“Rahasia pasti terjaga.” ujar Hyori memberi gue jaminan. Lantas gue bisikin di telinga dia..
“Lee Donghae.” jawab gue. Hyori langsung mengerutkan dahi. Gue pikir, mungkin Hyori heran kenapa bisa gue temenan sama Donghae SuJu. Ga taunya..
“Emangnya kenapa kalo namanya Lee Donghae? Kok mesti dirahasiain sih?” jiaaah… #GUBRAKK:author-pingsan. Ternyata dia ga tau Donghae itu siapa!! Hadoooh…. #PLAK!

“Pokoknya, lo mo bantuin ga?” tanya gue lagi. Hyori berpikir sejenak..
“Rebes lah! Tapi ada kompensasinya ga?” jiaaah… #GUBRAK:minta-bayaran.
“Ga usah khawatir, mereka tuh tajir!” kata gue lagi.
“Ya udah. Aku mau deh..” kata Hyori.

Akhir kata (ga pake akhir cerita), beberapa hari kemudian gue pun membawa bom, eeh.. maksudnya membawa Hyori menghadap para member Super Junior di dorm bawah. Awalnya, gue khawatir Hyori bakal teriak2 histeris ngeliat SuJu, ga taunya..

“Annyeong asseyo..” Hyori memberikan salam pada member SuJu. Para memberpun membalas salam..
“Wa’alaikum salam..” jiaaaah… #GUBRAK:elf-pingsan. And guess what? Hyori adem ayem aja ngeliat Yesung, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Ryeowook & Kyuhyun. Dia malah nanya sama gue..
“Eonni, yg nama nya Donghae yg mana sih?” #PLAK:keder!
“Itu tuh, yg matanya mirip ikan cucut..” jawab gue #PLETAK:author-dilempar-donghae-pake-vasbunga.

“Waduh, nih tempat auranya rada2..” gumam Hyori sambil clingak-clinguk ke sekeliling ruangan.
“Emang ada apa sama aura ditempat ini?” tanya gue penasaran.
“Auranya bercampur aduk. Bermacam2 lah pokoknya.” jawab Hyori. Eunhyukpun bertanya pada Hyori..
“Kau bilang aura di tempat ini bermacam2. Kira2, ada Aura Kasih ga?” #PLETAK:eunhyuk-digatak-donghae.
“Di pikiranmu itu selalu aja yg ada cuma yeoja seksi. Aing bere talak tilu baru nyaho sia!” ancam Donghae #GUBRAK:bini2nya-donghae-pingsan.
“Fishy, jangan ceraikan aku..” Eunhyuk memohon jiaaaah… #GUBRAK:gantian-bini2nya-eunhyuk-yg-pingsan.

“Sebenarnya ada apa dengan aura di dorm kita ini?” tanya Yesung. Tiba2 aja..
“Oppa!” tanpa diduga, Hyori menunjuk ke arah Yesung. Gue & member lainnya langsung terheran2. Kenapa Hyori tiba2 menunjuk ke arah Yesung?
“Emangnya ada apa denganku?” tanya Yesung agak dag-dig-dug.
Kemudian, Hyori pun berkata..
“Oppa namanya siapa sih?” jiaaaah… #GUBRAK:author-suju-elf-pingsan-berjamaah. Yesung ga menjawab. Dia cuma bilang sama gue..
“Hyoseul-ah, kau ikut aku ke dapur!” ya udah deh, gue pun ikut Yesung yg agak2 bete gitu tampangnya. Sampai di dapur..

“Ini adalah sebuah penghinaan! Masa tuh yeoja ga tau siapa aku?! Secara aku ini kan lead vocal Super Junior & suaraku sangat merdu bagaikan malaikat.” Yesung protes #PLAK:narsis!
“Kan udah aku bilang, dia tuh bukan ELF..” kata gue sambil garuk2 kelapa. Eh, kepala maksudnya!
“Tapi kemarin kau bilang dia tuh dulunya Siwonest.” kata Yesung lagi.
“Itu kan dulu. Sekarang aja dia udah ga nge-fans lagi sama Siwon hyung.. Udah deh, hyung. Yg penting kan dorm ini bebas dari hantu..” gue berusaha menenangkan Yesung. Sementara itu, di ruang tengah..

“Hey, namamu Choi Hyori ya?” tanya Kyuhyun pada Hyori.
“Ne. Wae?” Hyori balik nanya.
“Beneran kau punya sixthsense?” Kyuhyun agak ragu. Hyori ga menjawab. Dia malah ngemeng sendirian..
“Hmm.. Kayaknya ada aura Iblis kelas paus nih..” #PLAK:hyori-digampar-kyuhyun.

Ga lama, gue & Yesung pun balik ke ruang tengah. Lantas..
“Okeh, kita langsung aja deh. Temen kami yg namanya Lee Donghae ini selalu merasa kalo di dalam dorm ini ada hantunya. Bahkan katanya, semalam dia liat ada penampakan lagi di dapur.” ujar Eunhyuk panjang lebar.
“Emang bener hyung?” tanya gue pada Donghae.
“Ne. Begini ceritanya..” Donghae pun mulai bercerita..

 

 

 

*flashback*

Semalam semua member di dorm lantai 11 sedang tidur nyenyak. Hanya ada 1 orang yg tidurnya agak terganggu. Siapa lagi kalo bukan Donghae. Dia ga bisa tidur karena masih terbayang2 wajah Suketi di film Malam 1 Suro, apalagi suara tertawanya itu yg buset banget dah pokoknya! #PLAK!

Untuk menenangkan dirinya sendiri, berkali2 Donghae meminum air putih sambil komat-kamit..
“Smangaat smangaat.. Makan nasi sama garem.” jiaaah… Kayak orang Selapajang aja! #PLAK:ditabok-warga-chelva. Ga apa2 lah! Toh warga kampung sendiri! Hahaaay… #PLAK!

Karena kebanyakan minum, Donghae jadi ingin buang air kecil. Tapi karena takut, Donghae pun membangunkan Eunhyuk untuk menemaninya ke toilet..
“Hyukjae-ah, bangun..” Donghae mencoba membangunkan Eunhyuk. Tapi..
“Jangan minum susu strawberry-ku!!” #PLAK:eunhyuk-ngigo. Karena Eunhyuk susah sekali untuk dibangunkan, akhirnya dengan terpaksa Donghae pun pergi ke toilet seorang diri.

Setelah selesai buang air kecil, Donghae berniat untuk mengambil air minum di dapur karena air minum di kamarnya habis. Ketika sampai di dapur, Donghae melihat ada sesuatu. Sepertinya ada seseorang di dapur, tapi dia ga tau orang itu siapa karena keadaan di dapur agak gelap.

“Duh.. Nih orang apa setan sih..?” Donghae jadi agak takut. Tampak sosok itu berdiri membelakanginya. Meski takut, karena penasaran Donghae pun mencoba mencari tau apa atau siapakah sesungguhnya yg tampak di depan matanya itu.

“Ayolah, Lee Donghae. Kau tidak boleh selamanya jadi penakut.” ujarnya dalam hati seraya memberi semangat kepada dirinya sendiri. Donghae kemudian berjalan perlahan2 menghampiri sosok itu. Ketika hampir sampai, tiba2 aja sosok itu berbalik kearahnya!!
“Aaaaaaaaaa………..!!!!!!!!!!!!!!” Donghae langsung berteriak ketika melihat wajah sosok misterius itu! Wajahnya sangat putih. Putih sekali! Persis sepeti yg dia lihat di film horror yg ditontonnya. Tanpa banyak bacrit, Donghae pun langsung ngacir kembali ke kamarnya & langsung bersembunyi dibawah selimut.

*flashback end*

“Begitu ceritanya..” ujar Donghae yg baru aja menyelesaikan pidato-nya (?)
“Kau serius? Kok kayaknya aku ga yakin yaa?” tanya Sungmin.
“Tentu aja aku serius, hyung. Mukanya tuh putih banget kayak Suketi.” Donghae mencoba meyakinkan Sungmin. Kemudian Shindong bertanya..

“Emangnya atas dasar apa kau bisa ga percaya sama cerita Donghae?”
“Coba aja Shindong hyung tanya sama Jungwoon hyung.” jawab Sungmin. Shindong pun langsung nanya ke Yesung..
“Emangnya ada apa, hyung?” mendengar pertanyaan Shindong itu, Yesung bukannya menjawab tapi malah cengengesan bin cekikikan ga jelas.
“Kenapa sih hyung kok cekikikan gitu?” tanya Kyuhyun agak bingung.
“Kalian tanya aja deh sama Ryeowook.” jawab Yesung.

Kontan semua matapun tertuju pada Ryeowook. Si ‘Bapak Rumah Tangga’ tersebut terlihat manyun & ga bersemangat. Gue, Hyori & semua penghuni dorm bawah jadi penasaran..
“Aya naon, hyung?” tanya gue #PLAK!
“Kalo ‘aya naon’ jangan pake hyung, tapi A’a!” timpal Ryeowook #GUBRAK:bini2nya-ryeowook-pingsan.
“Aya naon atuh, A’a Ryeowook nu paling kasep sajagad tea?” tanya gue lagi #PLAK:author-ditampol-bini2nya-ryeowook. Wookie lama terdiam. Tapi akhirnya dia buka suara juga..

“Yg dilihat Donghae hyung semalam itu bukan hantu. Tapi aku!” kata Ryeowook.
“MWO??” semuanya kaget kecuali Yesung & Sungmin yg malah ngakak level presiden #PLAK!
“Jadi penampakan yg semalam itu kau? Ga mungkin. Aku yakin itu Suketi. Kalo itu kau, aku pasti mengenalimu.” Donghae ga percaya. Lantas Yesung berkata..
“Waktu itu Ryeowook lagi pake masker tau! Hahaha…” semuanya pun tertawa. Ga terkecuali Hyori. Dia sampe guling2 kayak tahanan Auschwitzt yg ga mo dipaksa masuk ke kamar gas #BLEDAK:author-didepak-hyori-ke-palestina. Sementara itu, Ryeowook makin cemberut aja ditertawai anak2nya Suketi #GUBRAK:author-dibantai-suju&hyori.
“Makanya, neng. Jangan dandan melulu! Akhirnya kau jadi dikira Suketi sama Donghae!” kata Shindong yg masih haha-hehe #PLAK:shindong-digampar-ryeowook.

“Ya udah, sekarang kita balik masalah Donghae. Menurutmu bagaimana, Hyori-ah? Bener ga di dorm ini ada penunggunya?” tanya Eunhyuk. Hyori pun menjawab..
“Udah pasti ada lah.. Penunggunya kan Oppadeul sekalian..” #BLEDAK:hyori-ditendang-suju.
“Maksudku tuh disini ada makhluk halusnya ga? Sebangsa jin, genderuwo, kolor ijo..” kata Eunhyuk lagi #PLAK!

“Hahahaha….. Hahahaha….” tiba2 aja gue langsung ngakak tingkat dewa bujana pas denger Eunhyuk ngomong ‘kolor ijo’.
“Kau kenapa ketawa, Hyoseul-ah?” tanya Kyuhyun.
“Ah, anio.. Aku tuh cuma kebayang Siwon hyung di MV Superman! Hahaha…” jawab gue sambil ngakak.
“Emangnya ada yg salah dengan Siwon di MV itu?” tanya Donghae.
“Ga ada sih.. Cuma lucu aja pas waktu scene2 awal Siwon hyung tampil banget pake kolor ijo!” kata gue lagi. Para memberpun mengingat2 sejenak, kemudian..

“HAHAHAHAHAHAHAHAHA……….” #PLAK:ngakak-berjamaah.
“Ooh.. Yg waktu Siwon pamer abs-nya itu ya? Hahaha…” Sungmin ga kuat menahan tawanya.
“Hahaha… Aku juga baru ingat kalo waktu itu Siwon pake kolor ijo! Hahaha…” kata Yesung sambil ga abis2nya ngakak.
“Ada kolor ijo nyasar ke MV Superman! Hahaha…” Kyuhyun ikut2an ngakak.
“HAHAHAHAHAHAHA…………..” semuanya ngakak! #BOOM:dibom-siwonest-sekelurahan.

Ditengah2 hebohnya suara ngakak itu, cuma ada 1 orang yg ga ketawa. Yaitu, Hyori. Dia kelihatan bingung, lalu bertanya..
“Kok Oppadeul bisa kenal sama Siwon?” jiaaaah… #GUBRAK:pingsan-berjamaah.

“Udah, ga usah dibahas. Kalo ngurusin yg kayak gitu melulu urusan kita ga akan selesai. Menurut mu gimana, Hyori-ah?” kata Eunhyuk.
“Okeh, untuk mengetahui apakah benar ada kuntilanak disini atau ga, aku harus memeriksa semua ruangan disini.” ujar Hyori.
“Ga masalah, kau silakan berkeliling. Hyoseul akan menemanimu.” kata Donghae kemudian. Tapi, tiba2 aja hp gue berbunyi. Ada telpon dari Om Rudy..
“Gimana nih? Aku disuruh pulang. Katanya ada yg lagi nungguin aku, ada urusan penting. Ga apa2 kan hyung kalo aku titip Hyori bentaran?” gue minta izin sama Yesung and the geng buat pulang. Abis kayaknya Om Rudy serius banget.
“Jadi kau mo meninggalkan yeoja ini disini?” tanya Yesung rada2 ogah.
“Cuma bentaran kok hyung. Plis..” gue memohon.
“Ya udah. Kau boleh pergi sana!” kata Yesung lagi.

Well, gue pun langsung go home sementara Hyori memeriksa seluruh dorm di lantai 11. Sesampainya gue di apartement Om Rudy..
“Siwon hyung kok ada disini?” gue kaget waktu ngeliat ternyata Siwon ada di ruang tengah bareng Om Rudy. Tampak wajah Om Rudy terlihat kesal. Si Kuda ngelaporin gue apa lagi ke Om Rudy? tanya gue dalam hati.

Lantas, Siwon bilang ke Om Rudy..
“Choi-ssi, kami permisi dulu..” kata Siwon yg langsung narik tangan gue pergi keluar apartement.
“Ada apaan sih, hyung? Kok aku ditarik2 kayak gini?” tanya gue ga ngerti.
“Ikut aku ke dorm!” jawab Siwon sambil ngajak gue masuk lift menuju lantai 12. Setelah keluar lift..

“Hyung, lepasin tanganku donk.. Kan sakit..” keluh gue seraya meminta Siwon melepaskan cengkraman mautnya #PLAK:lebay!
“Ooo tidak bisa! Kalo aku lepas kau pasti kabur!” kata Siwon. Waduh! Kayaknya perasaan gue ga enak nih! Jangan2 gue bakalan dibantai penghuni dorm atas! Pas sampai di dorm..

“Hyung, aku udah bawa tawanannya nih!” kata Siwon pada Leeteuk. Tampak sang leader berdiri bareng Heechul, Hankyung & Kangin sambil masang tampang sangar. Sedangkan Kibum, dia nyengir kuda #PLAK!

“Kibum hyung ngapain nyengir begitu?” tanya gue curiga.
“Nyengir gratis kalee, neng!” jawab Kibum #PLAK! Kemudian..
“Kalian lagi pada ngapain di lantai 11?” tanya Leeteuk tanpa basa-basi lagi. Waah.. Kayaknya mereka tau kalo di dorm bawah lagi ada proyek ‘Ghost Buster’ nih.. Gawat!!

“Ga ngapa2in kok, hyung. Aku cuma ikut2an Yesung hyung ngasih makan Ddangkoma, bantuin Ryeowook hyung masak semur jengkol, terus tanding Starcraft sama Kyuhyun hyung..” #PLAK:author-ngarang-bebas.
“Terus apa lagi? Bantuin Shindong diet? Belajar sulap sama Donghae? Ikut2an Sungmin jadi Pink Lover? Nonton XXX bareng Eunhyuk..? Apa lagi alasanmu, huh?” kata Heechul sambil melotot.
“Untuk yg 2 terakhir itu amit2 jabang bayi deh, hyung!” timpal gue sambil cemberut #PLETAK:author-digatak-EunMin.
“Jangan ngeles deh! Kau bawa paranormal ke dorm bawah kan?” kini giliran Kangin yg menginterogasi.
“Paranormal? Buat apaan?” #PLAK:author-pura2-once. Terus Hankyung bilang..
“Haiyaa.. Buat apalagi kalo bukan buat mengusil hantu, haa” #PLAK!

“Ah, Hankyung hyung mengada2 aja! Mana ada hantu di di dorm bawah. Jadi, ngapain juga aku bawa paranormal kesana.” gue tetap ga mau ngaku.
“Kau bohong.” kata Siwon. Gue ngeles lagi..
“Aku ga bohong kok, hyung.” #PLAK!
“Kalo kau ga bohong, lantas kenapa kau sampai berkeringat seperti itu? Aku tau kau gugup. Itu adalah pertanda kalo kau itu berbohong.” kata Siwon lagi. Sialan nih si Kuda! Pake acara sok jadi Psikolog segala! #PLAK:author-mati-kutu.

“Kau ga akan bisa menyangkal lagi. Kami punya bukti kuat.” ujar Leeteuk. Bukti? Bukti apaan nih? Perasaan keberadaan Hyori di lantai 11 udah dirahasiakan, kok bisa ketahuan ya? gue bingung sendirian.
“Kibummie, tunjukkan padanya bukti yg kita miliki.” kata Leeteuk pada Kibum. Lantas, Kibum pun menunjukkan layar hp-nya sama gue. Ada sms berbunyi begini..

“Shin Hyoseul disuruh Donghae hyung bawa paranormal bernama Choi Hyori ke dorm untuk mengusir Suketi.” #PLAK!

“Waah… Jangan2 nih pasti kerjaannya Magnae hyung!” gue langsung menjatuhkan tuduhan pada Kyuhyun yg sebelumnya sempat berencana untuk memberitahu Kibum soal Hyori.
“Ini tuh sms dari Ryeowook tau!” ujar Kibum. Hah? Ryeowook?? Waah.. Bener2 dah tuh namja ga gue sangka ternyata dia berani selingkuh di belakang gue! #BLEDAK:author-ditendang-bini2nya-wookie-ke-irak. Maksudnya, berani bocorin rahasia perusahaan (?).

“Itu berarti, isi sms Ryeowook itu benar adanya kan? Hmm?” tanya Leeteuk sambil masang tampang berani-ngeles-lagi-gue-gorok-batang-leher-lu #GLEG:author-nelen-ludah.
“Okeh, aku ngaku deh. Tapi itu semua atas permintaan Donghae hyung. Dia bilang hypnotherapy ga akan membantu dia menghilangkan rasa parno-nya.” kata gue yg akhirnya nyerah.
“Tapi ga harus dengan cara kayak gitu juga kalee! Itu musrik!” kata Heechul #PLAK! Denger Heechul ngomong gitu, gue pun langsung cengo & nanya ke Siwon..
“Hyung, emangnya Heechul hyung udah tobat yaa?” #PLETAK:author-digatak-heechul.
“Tobat ga tobat yg penting omongannya lagi bener!” jawab Siwon #PLAK! Terus Siwon ngomong lagi..
“Yg jelas kita harus menghentikan kegiatan mereka. Aku ga suka ada hal2 berbau mistis di dorm Super Junior. Pokoknya kita harus hentikan perbuatan musrik seperti itu! ALLAHU AKBAR!!!” jiaaaah… #GUBRAK:elf-pingsan. Lhaa Siwon sih sejak kapan jadi hobi jihad begitu yaa? #PLAK:author-bingung.

“Aku setuju sama Siwon. Kita harus ke dorm bawah untuk menghentikan mereka. Setuju?” Leeteuk meminta pendapat dongsaeng2nya yg ga tau kenapa kayaknya mereka lagi kompak berada di ‘jalan yg lurus’.
“Setuju, hyung!” sahut mereka berbarengan.
Ga lama kemudian, hp Leeteuk berbunyi. Ada telpon dari Ryeowook..

“HYUUUNGG….. TOLOOOOONGG………!!!!!!!!!” Ryeowook berteriak minta tolong di telpon.
“Ada apa? Kenapa kau panik begitu?” tanya Leeteuk juga ga kalah paniknya setelah mendengar teriakan minta tolong-nya Ryeowook.
“Pokoknya hyung harus kesini secepatnya! Gawat, hyung, gawat!!!” jawab Ryeowook mirip PKL lagi dikejar2 trantib #GUBRAKK:author-dibanting-selir2nya-ryeowook.

“Wah, hyung! Kayaknya kita mesti ngirim tim SAR ke dorm bawah nih!” ujar Kangin. Tanpa banyak bacot lagi, mereka semua pun bergegas ke lantai 11. Tapi..
“Siwon hyung mendingan ga usah ikut deh..” gue mencegah Siwon untuk ikut Leeteuk, Heechul, Hankyung, Kangin & Kibum ke dorm bawah.
“Wae??” tanya Siwon bingung.
“Kalo hyung ikut ke bawah, urusannya bisa berabe!” jawab gue. Siwon ga menggubris..
“Halah! Alasan! Kaja, hyung! Kita cabut!” kata Siwon pada Leeteuk. Hadooh… Bisa gawat Republik kalo urusannya kayak begini sih!

Ya udah deh, gue pun cuma bisa mengikuti mereka dari belakang. Seluruh penghuni dorm atas dengan terburu2 menuju lantai 11. Saking terburu2nya, mereka sampai pake tangga darurat! Ketika sampai di lantai 11, Leeteuk & yg lainnya langsung masuk kedalam dorm kecuali Siwon. Gue mencegat dia supaya ga masuk kedalam dorm.

“Kenapa kau menghalangi jalanku? Minggir!” katanya dengan terburu2.
“Ooo ora iso..” gue ga mau ngasih jalan #PLAK!
“Masalahmu itu apa sih? Kenapa kau melarangku menolong Ryeowook & yg lain?” tanya Siwon ga mengerti.
“Bukan begitu, hyung. Pokoknya kalo Siwon hyung masuk kedalam, urusannya bukannya membaik tapi malah jadi semakin buruk.” jawab gue. Tapi Siwon ga terima. Dia bersikeras kepingin masuk ke dorm. Gue lebih bersikeras lagi mencegah Siwon. Si Kuda itu pun mulai kehilangan kesabaran & mengancam gue..

“Untuk yg terakhir kalinya, aku peringatkan kau untuk minggir dari jalanku atau..”
“Atau apa? Hyung mo pake kekerasan?” gue langsung nyamber kata2 Siwon. Tampak Siwon kelihatan agak kesal dengan sikap songong gue.
“Jadi kau menantangku?” tanya Siwon ga percaya. Gue langsung pasang kebo2, eeh.. maksudnya kuda2!
“Hayo atuh hyung! Sekali2 aku juga kepingin tau kemampuan jawara di Korea.” jawab gue makin songong. Siwon masih adem-ayem aja..

“Hey, Shin Hyoseul. Aku ini terkenal akan sikap hormatku terhadap yeoja. Aku ga mo imageku rusak cuma gara2 gebukin yeoja calang seperti kau. Lagipula, aku ga yakin kau memiliki kemampuan untuk mempertahankan diri.” ujar Siwon panjang lebar seraya bernarsis2 ria #PLAK! [buat bini2nya Siwon, author mohon ampun karena udah membuat Siwon oppa keluar dari zona cool-nya].

Ini PENGHINAAN!!! Gue ga terima dibilang kayak gitu sama Siwon. Lantas gue langsung bilang sama dia..
“Jangan anggap remeh aku dulu donk, hyung. Biar gini2 kan aku pernah belajar 3 tahun di Banten!” ujar gue.
“Ngapain kau 3 tahun di Banten? Belajar debus?” tanya Siwon. Gue langsung jawab..
“Ga. Belajar menjahit!” jiaaah.. #GUBRAK:siwon-pingsan. Emangnya Siwon tau soal debus apa? Hehehe.. Yo wis, gue masih aja ga mo ngalah. Tapi, si Ustadz itu ga mo nyerah. Tiba2 aja..

“Eh, liat tuh ada Jung Ilwoo!!” seru Siwon sambil nunjuk kearah lift.
“Mana? Mana? Mana?” gue langsung clingak-clinguk nyariin Jung Ilwoo #PLAK! Ketahuan deh nih author ternyata ga boleh denger ada namja cakep sedikit langsung jelalatan! XD kemudian..

“Dasar babo!” Siwon langsung masuk ke dalam dorm tanpa gue sadari. Gue jadi gelagapan.
“Woy, hyung! Curang lu ye!” kata gue yg langsung ikutan menyusul Siwon masuk ke dorm. Begitu gue masuk..
“ASTAGHFIRULLAH ALADZIIIM….!!!!” #PLAK! Sebenarnya ada apa sih? Wokeh, kita mundur ke 30 menit sebelumnya!

 

 

 

Di dorm bawah alias di lantai 11, Hyori sedang memeriksa seluruh ruangan ditemani Sungmin yg bertugas sebagai tour guide #PLETAK:author-digatak-sungmin. Hyori memeriksa kamar para member satu per satu. Pertama, kamarnya Shindong..

“Ini kamar apa supermarket sih?” Hyori bergumam heran ketika melihat kamar Shindong yg isinya banyak persediaan snack dll (jujur, author juga ga tau kamarnya Shindong oppa kayak apaan #PLAK!).
“Hati2 kau kalo bicara. Kalo si empunya dengar, kau bisa gepeng dismackdown sama dia.” Sungmin meminta agar Hyori ga macem2. Hyori sih cuek bebek aja & ga terlalu peduli dengan peringatan yg diberikan oleh Sungmin.
“Lanjut ke kamar selanjutnya, oppa.” kata Hyori. Sungmin pun mengantarkan Hyori ke kamarnya YeWook couple.

“Ini kamarnya Yesung hyung & Ryeowook. Menurutmu bagaimana?” tanya Sungmin.
“Hmm.. Mirip salon.” jawab Hyori #PLAK:hyori-ditabok-sungmin.
“Sudah kubilang, kalo bicara tuh hati2! Kalo Ryeowook denger, kau bisa dijadikan menu makan malam. Wookie itu gampang sakit hati tau!” Sungmin lagi2 memberikan Hyori peringatan.
“Tapi ga usah lebay gitu juga kalee!” Hyori jadi rada2 BT sama sikap Sungmin. Tapi kemudian tiba2 aja BT-nya hilang ketika melihat sesuatu di kamar itu. Hyori terpaku pada sebuah sudut..

“Ada apa?” tanya Sungmin penasaran karena Hyori diam aja. Lalu..
“Waaaah…. Ada kura2!!” seru Hyori yg lalu mendekati sebuah akuarium di kamar itu #GUBRAKK:sungmin-pingsan.
“Lucu banget! Aku boleh minta satu ga, oppa?” pinta Hyori sambil mengetuk2 tempurung Ddangkoma and the gang.
“Ga boleh! Mereka itu milik Yesung hyung. Siapapun yg berani mengganggu Ddangko-brothers ga bakal dapet ampun!” kata Sungmin sambil melindungi kura2 ninja milik Yesung tersebut #PLAK!
“Oppa pelit!” kata Hyori sambil cemberut.
“Yg pelit itu bukan aku, tapi Eunhyuk!” Sungmin ga terima dibilang pelit. Tiba2..
“Wooy…!!! Jangan sebut2 namaku!!!” terdengar suara Eunhyuk yg berteriak dari ruang tengah #PLAK:sungmin-ketahuan.
“Udah deh! Kita lanjut ke kamar berikutnya.” ajak Sungmin. And then, Hyori & si Pumpkin Boy itu pun beranjak menuju kamar selanjutnya. Kamarnya EunHae!

“Ini kamarnya Eunhyuk & Donghae. Mereka itulah yg mengaku diganggu oleh Suketi.” Sungmin menjelaskan.
“Oh..” gumam Hyori pendek. Tampak dia sangat serius mengamati kamar itu berhubung ditempat itulah makhluk planet bernama Lee Hyukjae & Lee Donghae tinggal #PLETAK:author-digedig-pake-martil. Tak lama kemudian, Hyori mendekati sebuah dispenser. Diapun lalu segera memeriksa dispenser itu..

“Kau sedang apa, Hyori-ah? Apa ada yg salah dengan dispenser itu?” tanya Sungmin.
“Anio. Aku cuma ingat pesan Hyoseul eonni. Katanya kalo memeriksa kamar Donghae oppa jangan lupa periksa dispensernya juga.” jawab Hyori.
“Wae?” tanya Sungmin lagi sambil mengerutkan dahinya.
“Kata Hyoseul eonni Donghae oppa tuh suka nyimpan duit di dispenser. Yaa kali2 aja aku bisa nemuin duit itu.” jawab Hyori tanpa ada rasa bersalah sama sekali. Jiaaah.. #BLEDAK:hyori-didepak-sungmin-ke-madagaskar. Sungmin udah mulai ga sabaran menghadapi Hyori.

“Oppa ga mo ikutan nyari?” tanya Hyori pada Sungmin yg kepalanya udah mulai berasap(?).
“Hey, Choi Hyori! Dengar ya, aku ini CEO termuda Sendbill. Aku ga bakalan mau ngurusin duit cepe-nope kayak gitu!” #PLAK:sungmin-sok-tajir.
“Mana ada CEO tampangnya kayak anak TK begitu!” timpal Hyori #PLETAK:hyori-digetok-sungmin-pake-cobek(?).
“Sudah kau ga usah banyak bacrit! Cepat periksa kamar ini!” kata Sungmin sambil marah2. Hyori cuma merengut sambil memperhatikan seluruh penjuru negeri(?).Ga lama, Hyori mendekati sebuah meja belajar & mengambil sebuah majalah yg tergeletak disana.

“Ini majalah apaan sih?” tanya Hyori penasaran. Ketika Hyori membuka majalah itu, Sungmin langsung berlari & merebut majalah itu dari Hyori.
“ANDWAE!!!” seru Sungmin agak panik. Hyori terkejut. Dia ga ngerti kenapa Sungmin buru2 mengambil majalah itu & membuangnya ke tempat sampah.

“Waeyo, Oppa? Kok majalahnya dibuang sih?” tanya Hyori bingung. Sungmin yg udah mulai terkena serangan loksun (capek hati) itu pun cuma bilang..
“Kau ga perlu tau!” jawab Sungmin lalu langsung mengajak Hyori keluar dari kamar EunHae. Readers pasti udah tau sendiri kan majalah yg dimaksud itu majalah apaan? Hehehe.. #PLAK!

Wokeh, Hyori pun sampai pada kamar terakhir. Yaitu kamarnya KyuMin couple.
“Ini kamarku & Kyuhyun. Dia juga korban Suketi.” ujar Sungmin #PLAK!
“Untung aja yg masuk kamar ini bukan Hyoseul eonnie!” kata Hyori.
“Memangnya kenapa kalo Hyoseul yg masuk ke kamar ini?” tanya Sungmin.
“Dia pasti bakalan pingsan, oppa.” jawab Hyori. Sungmin ga ngerti dengan jawaban Hyori.
“Maksudmu apa? Kenapa Hyoseul bisa pingsan kalo masuk ke kamar ini? Emang aura Iblis-nya Kyuhyun berasa banget ya di tempat ini?” tanya Sungmin lagi.
“Bukan itu maksudku. Hyoseul eonni itu ga suka sama warna pink. Menurutnya, masuk kedalam sebuah ruangan yg isinya pink semua itu bagaikan masuk kedalam neraka jahanam.” jawab Hyori tanpa mikir2 lagi. Sungmin yg mendengar jawaban Hyori itu cuma terdiam. Suasana menjadi hening sejenak. Kemudian..

“CHOI HYORIIIII……!!!!!!!” #PLAK! Sungmin murka! Sifat aegyo-nya hilang digulung tsunami(?). Dia ga terima dengan perkataan Hyori.
“Eh, Sungmin hyung kenapa tuh?” tanya Kyuhyun pada hyungdeulnya ketika mendengar teriakan penuh kemurkaan dari bacot partnernya itu. Member lainnya hanya bisa mengangkat bahu. Ga lama..

“HUWAAAA……!!!!!” Hyori lari tunggang langgang dari kamar KyuMin menuju ruang tengah lalu bersembunyi dibalik lebarnya badan Shindong #PLAK:author-digaplak-shindong.
“Eh, kau ini apa2an sih?!” Shindong kebingungan ketika dirinya dijadikan shelter bencana alam(?).

“Choi Hyori, jangan lari kau!” kata Sungmin sambil berjalan cepat menuju ruang tengah. Melihat tampang Sungmin yg udah mirip preman Pasar Anyar(?), Yesung dengan segera menghampiri untuk menenangkan dongsaengnya itu..
“Ada apa, Sungmin-ah? Kenapa kau marah2 seperti itu?” tanya Yesung.
“Aku kesal, hyung. Hyori sudah menghina warna favoritku!” jawab Sungmin sambil ngos2an menahan amarah.
“Sabar, hyung, sabar..” Ryeowook ikut menenangkan Sungmin. Sementara Hyori, dia masih ngumpet dibelakang Shindong. Sebenarnya Shindong ingin menyerahkan Hyori pada Sungmin, tapi karena melihat si Pinky itu lagi emosi tingkat dewa bujana(?), Shindong pun jadi ga tega & mengurungkan niatnya.

“Emangnya Hyori ngomong apa sih kok sampai2 hyung ga terima begitu?” tanya Kyuhyun penasaran.
“Dia bilang masuk ke kamarku itu sama aja seperti masuk ke neraka jahanam!” jawab Sungmin yg masih berada dalam pengaruh setan penunggu pohon jengkol yg tumbuh disamping parkiran apartemen #GUBRAK:author-dilempar-traktor.
“Bukan aku yg ngomong, tapi Hyoseul eonni!” tiba2 Hyori keluar dari persembunyiannya.
“Yg ngomong kayak gitu tuh Hyoseul eonni. Dia sendiri yg bilang sama aku.” kata Hyori lagi mencoba membela diri.
“Tapi itu tetap aja sebuah penghinaan!” Sungmin masih ga terima.

“Kalian sudahlah.. Kalo berantem mulu urusan ini kapan selesainya?” Shindong mencoba menengahi.
“Ne, hyung. Lagipula menurutku Shin Hyoseul itu ada benarnya juga. Masuk kedalam kamar Sungmin hyung itu sama aja kayak masuk ke neraka jahanam!” kata Donghae sambil mengingat masa2 sewaktu dia masih sekamar sama Sungmin #DHUERR:donghae-dilempar-granat.
“Hey, ikan cucut! Jangan mentang2 kau & Hyoseul itu sama2 Pink Haters bukan berarti kau bisa ngomong asal jeplak begitu!” Sungmin marah2 sama Donghae.
“Ah, hyung.. Ini kan negara demokrasi(?), siapa aja kan bebas berpendapat.” Donghae membela diri.

“Tenang aja, hyung. Shin Hyoseul cuma belum sadar aja kalo Donghae hyung itu pengkhianat level presiden(?)” ujar Kyuhyun membela Sungmin.
“Pengkhianat? Apa maksudmu aku kau sebut pengkhianat?” Donghae bingung dengan perkataan Kyuhyun.
“Ne, Donghae hyung itu pengkhianat. Ingat ga waktu kita ngisi acara di KIMCHI? Donghae hyung tiba di Bandara Soekarno-Hatta pake kaos warna pink. Terus di MV Mr.Simple, Donghae hyung juga pake kaos pink.” Kyuhyun membeberkan bukti #PLAK:donghae-mati-kutu.
“Tunggu aja sampai Hyoseul sadar. Aku yakin Solidaritas Sesama Pink Haters akan pecah kongsi & Shin Hyoseul bakal memisahkan diri dari koalisi!” sambung Kyuhyun lagi #PLAK:kyuhyun-digampar-donghae-pake-nampan.
“Hey, magnae! Bicaramu itu ga usah sok kayak anggota dewan deh! Ga mirip tau!” ujar Donghae kesal.
“DIAAAAAMM…….!!!!!!!” #PLAK! Donghae & Kyuhyun langsung mingkem setelah mendengar teriakan Eunhyuk. Rupanya si Anchovy yg sedari tadi diam aja itu udah ga tahan dengan ocehan2 tiada arti yg melontar dari bacot saudara satu penangkarannya itu #PLAK!

“Ini Suketi urusannya gimana?! Kalo kita semua ngumpul disini cuma buat buang2 waktu, mendingan aku lompat keluar jendela aja!” ancam Eunhyuk.
“Andwae! Andwae..” semua member langsung mencegah Eunhyuk ketika si Dance Machine itu mencoba beranjak dari tempat duduknya lalu hendak menuju balkon [nih ceritanya Eunhyuk pura2 mo bunuh diri] #PLAK!

“Baiklah.. Kita sudahi dulu saja berantemnya, yaa.. Okeh?” kata Yesung yg hampir jantungan dengan ulah Eunhyuk tersebut. Eunhyuk pun kembali menuju sofa & duduk manis disana. Yesung & member lain pun akhirnya bisa bernapas lega.

“Okeh.. Hyori-ah, kau kan sudah memeriksa semua kamar di dorm ini, jadi menurutmu gimana? Apakah benar di dorm ini ada ‘penunggunya’?” tanya Yesung pada Hyori. Kali ini Appa-nya Ddangko-bersaudara itu masang tampang serius. Dia ga mau masalah Suketi ini melenceng keluar jalur lagi. Melihat ekspresi wajah Yesung yg ga main2 itu, Hyori pun akhirnya menjelaskan secara sungguh2..

“Pada dasarnya, di setiap bangunan itu pasti ada ‘penunggunya’, Oppa. Begitu juga di tempat ini. Tapi menurut penelusuranku tadi, ‘penunggu’ asli tempat ini tidak mengganggu.” ujar Hyori menjelaskan.
“Kalo tidak mengganggu, lantas kenapa Donghae bisa parno sampai berhari2 seperti itu?” tanya Eunhyuk.
“Sebenarnya, awalnya Donghae oppa itu cuma shock. Selebihnya, ada gangguan dari makhluk lain yg bukan berasal dari tempat ini.” jawab Hyori lagi. Semua member mulai tegang. Terutama Donghae.

“Apakah makhluk itu Suketi?” tanya Donghae. Hyori menggeleng.
“Jadi siapa makhluk halus yg sudah mengganggu Donghae hyung?” tanya Kyuhyun penasaran.
“Dia adalah sesosok yeoja yg meninggal karena melahirkan. Dia berasal dari tempat lain & datang ke tempat ini karena lagu Lingsir Wengi yg mengalun saat Oppa bertiga lagi nonton film Kuntilanak 2.” jawab Hyori lagi.

“Berarti benar donk di dorm ini ada hantunya..” ujar Sungmin.
“Masa sih? Aku ga percaya ah!” Ryeowook ga sependapat.
“Jadi, apa yg harus kita lakukan?” tanya Shindong. Hyori berpikir sejenak. Lalu..
“Kita harus memanggil arwah yeoja itu lalu memintanya pergi dari sini. Kita harus bikin ritual pemanggilan arwah.” ujar Hyori.

“Ga mau ah! Kan serem!” Kyuhyun menolak.
“Ne, lagipula itu kan musrik.” Ryeowook juga menolak.
“Aku sih terserah Oppadeul aja. Toh aku kan ga punya urusan apa2 dengan hantu itu.” Hyori menyerahkan sepenuhnya keputusan terakhir pada Yesung, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Ryeowook & Kyuhyun.

“Kalo hantunya ga diusir, aku akan menderita parno seumur hidup. Aku ga mo hidupku dibayang2i hantu yeoja itu.” kata Donghae yg udah mulai khawatir karena udah ada 2 orang yg menolak untuk melakukan ritual pemanggilan arwah.
“Kalo aku sih jujur aja, sebenarnya aku juga sering merasa ketakutan kalo Donghae lagi parno. Menurutku, kita lakukan aja ritual itu.” Eunhyuk memberi pendapat. Sekarang kedudukan jadi imbang 2-2 #PLAK! Pertandingan sepakbola kalee!

“Serba salah sih. Itu kan musrik, tapi kalo hantunya ga diusir, kasian Donghae. Aku sih ikut apa kata kalian aja deh.” ujar Sungmin.
“Ne, aku juga ikut kalian aja.” Shindong sependapat sama Sungmin. Tinggal Yesung aja yg belum ngasih pendapat.

“Gimana nih, hyung? Sebaiknya kita pilih yg mana? Melakukan ritual pemanggilan arwah atau tidak? Karena hyung umurnya paling tua diantara aku, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Ryeowook & Kyuhyun, kita sih ikut apa kata hyung aja.” ujar Shindong pada Yesung. Namja bersuara emas itu pun jadi bimbang. Dia melihat kearah Ryeowook, tampak partnernya itu menggelengkan kepala sebagai isyarat agar Yesung tidak menyetujui rencana ritual pemanggilan arwah tersebut. Tapi di sisi lain, dia juga kasihan pada Donghae yg hampir setiap malam mengigau & ketakutan karena merasa dihantui oleh makhluk halus yg disebutnya dengan ‘Suketi’. Yesung diam sejenak. Dia memikirkan segala konsekuensi yg harus ditanggungnya apabila menyetujui ritual itu (termasuk diceramahi Siwon kalo sampai mereka ketahuan). Eh, btw kok ceritanya jadi serius gini ya? #PLAK:author-merusak-suasana. Akhirnya..

“Aku setuju.” kata Yesung setelah merenung selama ribuan tahun #PLAK:lebay!
“Kok disetujui sih hyung?” Wookie protes.
“Emangnya kau ga kasian sama Donghae yg hampir tiap malam tidurnya terganggu? Dan bukankah karena itu tidur kita semua juga jadi ikut terganggu?” Yesung mencoba menjelaskan.
“Biar nanti aku yg bertanggung jawab pada Leeteuk hyung & Siwon kalo seandainya mereka marah.” kata Yesung lagi.

“Okeh, kalo begitu. Mari kita mulai ritualnya.” ajak Hyori. Mereka semuapun mempersiapkan keperluan Hyori untuk melakukan pemanggilan arwah: kopi pahit, kopi manis, teh tawar, teh manis, air putih, susu rasa coklat(?), susu rasa strawberry(?), bandrek(?), bir..??? Kayaknya makin lama makin ngaco aja yaa? #PLAK:author-keder. Well, persiapannya ga banyak. Hyori cuma minta beberapa batang lilin aja.

“Pokoknya nanti kalo hantunya datang, Oppadeul harus memintanya untuk pergi dari tempat ini.” ujar Hyori.
“Ne..” sahut mereka. Dan ritualpun dimulai..

 

 

 

 

~ TBC ~

fanfiction | [SGN-2] SUPER JUNIOR VS SUKETI Chapter-2


Author: Shin Hyoseul a.k.a Lady Modrus Grande Dame.
Genre: Comedy ala kadarnya.
Cast: Super Junior (all member), Shin Hyoseul (author ketagihan nampang).
Figuran: Sung Eunkyo, Brian Elwin Haner,Jr a.k.a Synyster Gates (lead guitar Avenged Sevenfold a.k.a A7X), Deathbat Army (ELF-nya A7X), Choi Hyori (reader).
Rate: Author juga bingung.
Desclimer: Super Junior, Synyster Gates, Deathbat Army & Choi Hyori mutlak milik Allah SWT & ga bisa diganggu gugat. Selebihnya adalah hasil uji coba author di laboratorium nuklir milik Korea Utara (?). FF ini mutlak punya author! Kalo berani ngaku2, aing baledog modar sia!
Note: Choi Hyori (author ga tau nama aslinya) adalah reader yg author masukin ke FF setelah author ditodong pake clurit #PLAK:fitnah!
Warning: Banyak adegan kekerasan (gaplak2an, jitak2an, banting2an, dll). Dapat menyebabkan gangguan jiwa. Apabila sakit berlanjut, hubungi TPU terdekat (?).

Selamat menempuh hidup baru. Eh, selamat membaca maksudnya!

……..

SUPER-JUNIOR-VS-SUKETI-BY-SHIN-HYOSEUL

Ini udah 3 hari setelah Kyuhyun ngerjain Eunhyuk & Donghae. Gue belum tau apakah si Bontot Iblis itu berhasil apa ga ngerjain kedua hyungnya yg penakut itu. Mudah2an sih sukses. Sementara gue, gara2 Kyu ngajakin gue jalan kaki marathon sore2 di pinggir laut pas perut gue lagi kosong melompong 3 hari yg lalu, maag gue jadi kambuh & sampai sekarang masih belum membaik. Tapi gue tetap masuk kampus karena gue ga mo tertinggal 1 pelajaranpun (nih ceritanya author mahasiswi teladan) #PLAK!

“Hoooeeekk…” #PLAK! Saat ini gue lagi di toilet kampus. Gue telat makan, akibatnya asam lambung gue naik & gue jadi mual2 ga jelas.
“Hyoseul-ah, kau ga apa2, kan” tanya Sung Eunkyo, sahabat gue yg juga gebetannya Choi Hyunsoo, sachon gue.
“Ah, ani.. Maag ku masih belum membaik.” jawab gue.
“Kenapa ga istirahat aja di rumah? Aku panggil Hyunsoo buat mengantarmu pulang yaa..” ujar Eunkyo.
“Ga usah. Aku masih kuat kok..” gue menolak.

Kemudian, terdengar suara hp gue yg berbunyi nyaring dengan ringtone seperti ini..
“Stop! Kau mencuri hatiku, hatiku..” #PLAK:dangdut!
“Ada telpon tuh..” kata Eunkyo. Pas gue liat ternyata ada panggilan dari seseorang yg bernama Spencer Likumahua a.k.a Spencer Lee a.k.a Lee Hyukjae a.k.a Eunhyuk #PLAK:digampar-enyak&babehnya-eunhyuk. Pas gue angkat..

“Hyoseul-ah, cepat kemari. Aku ada di depan kampusmu. Darurat nih!” kata Eunhyuk yg langsung menutup telponnya dengan terburu2. Ada apa ya? tanya gue dalam hati. Ga lama kemudian hp gue berbunyi lagi. Kali ini ada sms dari Aidan Ali a.k.a Aiden Lee a.k.a Lee Donghae #JUEGGEERR:almarhumbokapnya-donghae-murka.

Isi sms Donghae: “Hyoseul-ah, tolong aku..” waduh!! Ini ada apaan ya kok kayaknya serba darurat banget? Akhirnya, gue pun pamit sama Eunkyo terus langsung menuju depan kampus. Disitu gue liat udah ada mobilnya Eunhyuk. Gue pun langsung menghampiri & masuk kedalam mobil..

“Ada apa, hyung?” tanya gue. Eunhyuk ga menjawab. Dia cuma melirik ke arah kursi belakang. Pas gue menoleh ke belakang..
“Astaghfirullah aladzim!!” gue kaget pas ngeliat Donghae lagi meringkuk di kursi belakang sambil menggigil kedinginan. Donghae pake baju tebal banget kayak orang Eskimo nge-gembel di kutub Utara #PLETAK:author-dijitak-donghae.

“Donghae hyung kenapa?” tanya gue agak khawatir. Donghae cuma jawab..
“Brrr… Brrr…” jiaaaah… #PLAK:donghae-meriang!
“Donghae sawan. Dia kesambet!” kata Eunhyuk #PLETAK! Masa iya bisa begitu?
“Mwo? Seriusan?” gue ga percaya.
“Tigabelasrius!!” timpal Eunhyuk. Gue tempelin tangan gue ke dahinya Donghae. Lalu..

“Eh, buset dah!” gue kaget.
“Wae, Hyoseul-ah?” tanya Eunhyuk.
“Panas banget kayak pantat teflon abis dipake masak!” jawab gue #BLEDAK:author-ditendang-donghae.
“Ini semua gara2 kau!” kata Eunhyuk kemudian.
“Mwo? Kok gara2 aku sih, hyung?” tanya gue ga ngerti maksud Eunhyuk.
“Ga usah pura2 blo’on, deh! Kau kan yg memberi ide kepada Kyuhyun untuk mengajak kami nonton film horror?” tuduh Eunhyuk.
“Aku dipaksa sama Kyuhyun hyung buat ngasih dia ide.” gue mencoba membela diri.
“Mwo? Hyung? Sejak kapan kau memanggil Kyuhyun dengan ‘hyung’?” Eunhyuk agak2 curiga ada sesuatu yg ga beres.
“Sejak 3 hari yg lalu setelah aku memberinya ide itu. Bukannya dulu Hyukie hyung & Siwon hyung juga kepingin dipanggil ‘hyung’ setelah kita merencanakan aksi balas dendam The A-Team?” gue balik nanya. Eunhyuk ga ngebacrit lagi. Lalu Donghae bilang..

“Hyukjae-ah.. Aku ingin pulang ke dorm aja..” pinta Donghae sambil menggigil.
“Donghae hyung udah ke dokter belum sih?” tanya gue pada Donghae. Yg jawab malah Eunhyuk..
“Kami baru aja pulang dari dokter. Kata dokter Hae cuma masuk angin. Tapi aku ga percaya. Aku yakin Donghae jadi kayak gini gara2 film horror itu!”
“Mana bisa film horror bikin orang meriang?!” timpal gue.
“Halah! Udah deh kau ga usah banyak cing-cong! Lebih baik kau ikut kami ke dorm. Member lain sudah menunggumu.” kata Eunhyuk lagi #GLEG:author-nelen-ludah.

Gawat! Kalo semua member ada, itu berarti gue bakalan dibantai lagi sama SuJu #PLAK! Ya udah deh, terpaksa gue ikut EunHae ke dorm di lantai 11. Ketika sampai disana..

“Tuh dia bocah tengiknya udah datang, hyung!” seru Kangin pada Leeteuk begitu melihat gue datang.
Tampak semua member masang tampang tak-tempiling-modar-kowe. Begitu juga dengan Siwon. Dia udah tampil sambil berkacak pinggang siap2 mo nge-rukiyah gue #PLAK:lebay!

Sementara, Eunhyuk membantu Donghae yg keadaannya agak lemah menuju sofa. Tampak di sofa lainnya ada si Evil Magnae lagi duduk sambil cemberut bin merengut bin mengkerut bin keriput #PLAK:digaplak-kyuhyun.
“Duduk sana!” suruh Kangin dengan tampang sangarnya yg udah mirip gerandong #GUBRAK:author-dianiaya-bini2nya-kangin. Gue pun duduk di sebelah Kyuhyun.

“Kau ini kenapa sih? Kok ga kapok2nya nyari masalah? Kau ga liat Donghae sampai sakit seperti itu?” Leeteuk memulai interogasi.
“Kok aku yg disalahin sih? Aku kan udah nolak tapi dipaksa sama Magnae hyung.” gue protes.
“Hey, Shin Hyoseul. Si Fishy itu jadi kayak gitu gara2 lagu Jawa di film yg kau rekomendasikan pada Kyuhyun.” ujar Heechul.
“Mwo? Lagu apa?” tanya gue.
“Itu tuh yg judulnya Lingsir Wengi. Yg kata Kyu bisa manggil kuntilanak. Gara2 lagu itu, Suketi datang menghantui Donghae!” kata Eunhyuk dengan berapi2 mirip Bung Tomo waktu orasi di Surabaya pada tanggal 10 November 1945 #PLAK! LEBAAAAY…..

“Lingsir Wengi? Aku ga pernah cerita soal itu ke Kyuhyun hyung. Aku cuma ngasih rekomendasi film & cerita soal malam Jum’at Kliwon. Selebihnya aku ga tau-menau, hyung..” gue mencoba membela diri. Semua memberpun menatap kearah Kyuhyun dengan tatapan setajam pisau jagal. Kyuhyun mulai gelisah. Tapi bukan Evil Magnae namanya kalo dia ga punya cara buat ngeles..

“Jangan salahin aku sendirian donk, hyung. Aku kan tau soal lagu itu dari Mbah Google, berarti Mbah Google juga patut disalahkan!” jiaaaah… #PLETAK:kyuhyun-digatak-sungmin.
“Eh, bontot! Kalo ngemeng tuh bacrit yg bener napa!” timpal Sungmin #PLAK!

“Udah deh, pokoknya aku ga mau tau. Kalian harus tanggung jawab atas diri Donghae. Dia selalu merengek kalo dia dihantui Suketi. Pokoknya kalian harus cari tau gimana caranya biar Donghae cepet sembuh.” Leeteuk menuntut pertanggung jawaban dari gue & Kyuhyun. Dengan enteng gue berkata..
“Gampang, hyung. Suruh aja Jessica mijitin Donghae hyung. Pasti sembuh!” #GUBRAKK:author-dibantai-KangChul.
“Bener tuh! Aku setuju!” ujar Kibum sambil nyengir kuda.
“Kibummie… Jangan asal jeplak deh!” kata Heechul, Kangin & Donghae berbarengan seraya memberi Kibum peringatan dengan penuh aura Perang Dunia Ketiga #PLAK!

“Lantas, gimana caranya? Donghae hyung kan udah ke dokter, Insya Allah deh meriangnya bakalan sembuh..” ujar Kyuhyun.
“Bukan masalah meriangnya, Magnae! Tapi masalah parnonya!” kata Eunhyuk.
“Kau kan ketakutan juga sama seperti EunHae sampai meluk2 Yesung hyung ga jelas.” tambah Shindong. Gue yg mendengar Shindong ngomong gitu langsung ngakak tingkat dewa bujana #PLAK!

“Jadi Magnae hyung ikut2an parno? Hahaha…” kata gue sambil tertawa lebar selebar lobang goa.
“Ne. Tapi aku hampir mati!” ujar Yesung rada2 BT. Kemudian Kyuhyun menemukan sebuah ide..
“Ya udah deh, hyung. Kita ke dukun aja deh!” jiaaah… #BLEDAK:kyuhyun-didepak-siwon.
“Itu perbuatan musrik!!” Siwon ga setuju sama ide Kyuhyun.
“Akhirnyaa… Si Kuda buka suara juga! Gue kirain lu udah gagu, bro!” ujar Leeteuk #PLETAK:leeteuk-digedig-siwon.
“Hyung, jadi yg tuaan tuh bacot dijaga. Mulutmu adalah harimaumu. Ingat itu!” jiaaah… #PLAK! Ustadz Siwon ceramah! Hahaaay..! Lalu..

“Hyoseul-ah, wajahmu kok pucat sih?” tanya Kibum ketika melihat tampang gue yg udah mirip kayak korban pembunuhan berantai ala Elizabeth Bathory #PLAK:lebay!
“Ga apa2 kok, hyung.” jawab gue.
“Tapi kau kelihatan agak lemah. Kau sedang sakit ya?” kini giliran Siwon yg bertanya.
“Anio, hyung.” gue masih perreuz sok cool gitu. Padahal lambung gue udah sakit banget gara2 belum makan. Lalu..

“Wookie hyung.. Punya makanan ga?” tanya gue pada Ryeowook.
“Ada cake di kulkas. Kau lapar ya?” Ryeowook balik nanya. Gue menggeleng #PLAK:author-bokhis. Ryeowook ngomong lagi..
“Kok tampangmu mirip pengungsi Ethiopia sih?” #PLAK:ryeowook-ditampol-author. Ga lama, asam lambung gue naik. Karena ga tahan, gue pun langsung lari ke kamar mandi..

“Hooeeek…” jiaaah.. #GUBRAK!! Authornya muntah2! [Ketahuan deh kalo author penyakitan!]. Kyuhyun pun langsung bangkit dari kuburnya #KREKK:leher-author-dipatahin-bini2nya-kyuhyun. Maksudnya langsung bangkit dari tempat duduknya lalu menuju ke kamar mandi.
“Hey, Shin Hyoseul! Ga usah pura2 sakit deh!” kata Kyuhyun di depan pintu sambil nonton gue yg udah mirip pasien terlantar #PLAK! Tentu aja gue kesel denger Kyu bilang kalo gue pura2 sakit. Gue langsung nyamber..
“Mwo? Pura2 sakit? Aku kan jadi muntah2 gini gara2 perbuatan hyung! Aku ga mo tau, pokoknya hyung harus tanggung jawab!!” kata gue sambil melotot.

“MWO???” seluruh dorm gempar mendengar gue minta pertanggung jawaban dari Kyuhyun #PLAK! Semua member menatap kearah Kyuhyun dengan penuh su’udzon. Ga terkecuali Ustadz Siwon #PLAK! Dia langsung narik ojek, eeh.., salah! Maksudnya langsung narik kerah baju si Magnae dari belakang..
“Hyung apa2an sih?!” tanya Kyuhyun kaget dengan perlakuan kasar Siwon #PLAK:lebay!
“Aku ga peduli kau mau usil sampai level berapapun, tapi kali ini kau benar2 keterlaluan!!” bentak Siwon. So pasti Kyu ga ngerti apa maksud Siwon.
“Ma~maksud Siwon hyung apa sih..?” si Magnae udah mulai parno sama si Kuda. Dia takut dibantai Siwon dengan jurus2 Taekwondo-nya.

“Halah! Ga usah ngeles deh! Kau itu sudah melampaui batas!!” Eunhyuk jadi ikut2an murka.
“Hyung berdua kok jadi bentak2 aku sih?” tanya Kyuhyun makin ga ngerti.
“INI SOLIDARITAS SESAMA ARIES!!!” jawab Siwon & Eunhyuk dengan kompak. Jiaaah… #GUBRAKK! The A-Team beraksi! [author autis jingkrak2]. Sementara Leeteuk, dia jadi lemes gara2 jantungan melihat yg terjadi didepan matanya..
“Hyuuuung…..” Ryeowook langsung cemas melihat sang leader yg mulai terkena serangan loksun (capek hati) #PLAK!
“Tuhan.. Ma’afkan aku yg telah gagal mendidik dongsaeng yg telah Kau titipkan padaku..” jiaaah.. #GUBRAK!! Nih sebenarnya Leeteuk apa Siwon sih?!

“Hyoseul-ah, kau udah berapa lama muntah2 begitu?”tanya Kibum. Gue jawab..
“3 hari. Wae?”
“Wah, bener2 nih si Magnae!!” Kibum jadi ikutan marah2.
“Ampun, hyung.. Apa salahku..??” Kyuhyun makin kebingungan. Tadinya gue pikir, mereka semua murka gara2 Kyu udah nuduh gue pura2 sakit. Ga taunya..
“Gara2 kau Hyoseul jadi hamil!!!” tuduh Kibum. Jiaaaah… #PLETAK-BLEDAK-GUBRAK:author-ngebantai-suju-1per1. Akibatnya..
#BLEDHUEERR:author-dilemparin-bomatom-sama-elf.

“Aku tuh ga hamil!!!!” nih ceritanya author murka #PLAK! Semua member pun langsung melongo mirip bango cengo yg rada2 babo #GUBRAKK:author-digebukin-suju.
“Lantas tadi kenapa kau muntah2 begitu?” tanya Siwon.
“Itu karena maag-ku kambuh. 3 hari yg lalu Kyuhyun hyung ngajakin aku jalan marathon di pinggir laut pas perutku lagi kosong. Aku jadi masuk angin.” jawab gue.
“Karena belakangan ini tugas kuliahku banyak, aku jadi telat makan. Makanya asam lambungku kambuh. Hyungdeul nih su’udzon banget!!” tambah gue sambil masang tampang lu-pikir-gue-yeoja-apaan #PLAK!

“Ngemeng donk neng dari tadi!” kata Eunhyuk rada2 kesal.
“Kalian ini bikin aku stress aja!!” Leeteuk ga habis pikir. Sementara itu, Kyuhyun akhirnya bisa bernapas lega setelah Siwon melepaskan cengkraman mautnya #PLAK:lebay!

“Haiyaa.. Pantesan yu olang pucat kayak bangke hanyut, haa” jiaaaah… #GUBRAK!! Kokoh Han Geng baru kedengaran suaranya! Dari tadi tuh Cina diam aja gara2 dia rada2 ga ngerti dengan apa yg saudara sepenangkarannya omongin #PLAK:author-ditampol-hankyung.
“Berarti kau beneran lagi sakit donk..” ujar Kyuhyun.
“Ya iyalah! Gara2 maag-ku ini, tekanan darah ku menurun drastis!” gue masih sebel sama si magnae. Ga lama, tiba2 aja..

“Nih, untukmu..” Sungmin menyodorkan gue sepotong cake coklat. Gue bingung, kenapa tiba2 aja Sungmin memberi gue cake itu?
“Kau harus makan agar kondisimu segera membaik. Ini solidaritas sesama penderita anemia..” kata Sungmin lagi. Jiaaaah #GUBRAKK!! Gue kirain kenapa!

“Hyoseul kok enak banget sih?! Kemana2 selalu aja ada orang yg solider sama dia.” nih ceritanya Kyu rada jealous #PLAK!
“Sama Siwon hyung & Eunhyuk hyung ada solidaritas sesama Aries. Sama Sungmin hyung, solidaritas sesama penderita anemia. Sama Heechul hyung, solidaritas sesama anak Gothic. Terus sama Hankyung hyung, solidaritas sesama penggemar nasi goreng..” kata Kyu lagi sambil cemberut #PLAK! Lalu Yesung berkata..
“Masih ada 1 lagi, Kyu.. Sama Donghae dia punya solidaritas antar sesama PINK HATER!!” #BLEDAK:yesung-ditendang-sungmin.

“Ya udah deh! Sekarang kita balik aja ke pokok permasalahan awal. Apa yg harus kita lakukan agar parnonya Donghae kabur?” tanya Leeteuk.
“Gampang, hyung. Panggil Tumini aja!” jawab Kangin.
“Nugu? Tumini?” Leeteuk bingung. Kangin pun menjelaskan..
“Ne, hyung. Tumini itu istrinya Parno. Berhubung Parno itu takut sama istrinya, ya kita panggil aja Tumini. Pasti Parnonya langsung kabur!” jiaaaah… #GUBRAKK:leeteuk-pingsan.

“Eh, Kopral! Kalo ngasih usul yg bener donk! Asal jeplak aje lu!” Leeteuk marah2. Kemudian..
“Hyung, menurutku apakah ga seharusnya kita pertimbangkan usulnya Kyuhyun? Kita panggil paranormal aja buat ngusir Suketi.” ujar Eunhyuk pada Leeteuk #PLAK! Siwon langsung nyamber..
“Aku ga setuju. Aku ga akan mendukung hal2 musrik seperti itu. Lagipula, Suketi itu kan cuma cerita di film.” Siwon ga sependapat.
“Ne. Siapa tau Donghae hyung tuh cuma trauma. Mendingan dia ikut hypnotheraphy aja, hyung..” Ryeowook memberi usul.
“Kayaknya aku setuju deh sama usulnya Ryeowook. Lebih masuk akal.” ujar Sungmin. Leeteuk pun berpikir sejenak, kemudian..

“Ne, aku setuju. Nanti aku bakalan ngomong sama Manager hyung untuk mengatur jadwal Donghae supaya dia bisa ikut hypnotheraphy.” ujar Leeteuk. Finally, keputusan terakhirpun telah ditentukan. Donghae akan menjalani hypnotheraphy untuk mengusir traumanya terhadap Suketi. Berhubung kongres udah selesai, Leeteuk, Heechul, Hankyung, Kangin, Siwon & Kibum pun balik ke dorm atas. Gue juga berencana untuk pulang setelah melahap habis cake pemberian Sungmin. Akan tetapi, saat gue hampir keluar pintu..

“Hyoseul-ah, Donghae ingin bicara denganmu.” kata Shindong yg tiba2 menghampiri gue. Gue pun langsung menghampiri Donghae..
“Hyoseul-ah, hypnotherapy ga akan membantuku. Belakangan ini banyak hal2 yg ga masuk diakal terjadi. Contohnya aja waktu aku nonton bareng Eunhyuk & Kyuhyun ada aroma nyong2..” ujar Donghae.
“Ne. Kan aneh secara Siwon udah membuang botol parfum itu jauh2..” tambah Eunhyuk.
“Eh, kalian sungguh2 ga sih?” tanya Yesung ga percaya..
“Ne, hyung. Kali ini kita ga bercanda.” jawab Kyuhyun dengan tampang serius.

“Jadi, menurut Donghae hyung kita harus ngapain?” tanya gue.
“Kita panggil paranormal aja..” jawab Donghae. Tapi Ryeowook ga sependapat..
“Andwae, hyung. Kalo Siwon hyung tau, kita bisa dicekokin tausiah 7 hari 7 malam!” #PLETAK:wookie-dijitak-yesung.
“Kau jangan bilang2 sama Siwon soal hal ini.” kata Yesung.

“Eh, emangnya ada gitu paranormal di Korea yg bisa ngusir hantu impor dari Indonesia?” Shindong agak ragu #PLAK!
“Ne, secara aku belum pernah denger ada kuntilanak di Korea.” kata Sungmin kemudian.
“Lantas kita mesti gimana?” tanya Kyuhyun yg mode ‘evil’-nya lagi off. Gue pun berpikir sejenak. Lalu..

“Aku kenal seseorang, dia anak tetanggaku dulu sebelum pindah ke apartement ini. Namanya Choi Hyori. Kebetulan, eomma-nya itu orang Indonesia & Hyori juga pernah tinggal beberapa tahun di Indonesia. Jadi dia tau cerita soal kuntilanak..” ujar gue panjang lebar #PLAK! [yg ngerasa punya nama Choi Hyori silakan jingkrak2] XD
“Dia itu punya sixthsense, hyung..” kata gue lagi.

“Okeh, misalkan kita minta bantuan sama Choi Hyori untuk menghilangkan parno-nya Donghae, kira2 kita bakalan aman ga? Maksudku, secara kan banyak stalker diluar sana. Kalo Hyori salah satu dari mereka gimana?” tanya Eunhyuk dengan PD-nya.
“Santai aja, hyung. Hyori itu bukan ELF, tapi Deathbat Army..” jawab gue #BLEDAK:author-ditendang-hyori.
“Tapi dulunya dia itu Siwonest. Soalnya menurut dia, dulu tuh rambut Siwon hyung mirip Synyster Gates.” tambah gue lagi #PLAK:author-ditabokin-syn. Tiba2 aja..

JUEGGEERR….!!!!! Deathbat Army dateng..
DBA: “Woy, author! Ga usah bawa2 anak metal ke FF anak boyband!!” #GUBRAKK:author-digebukin-deathbat-army.
Author: “Sorry berat nih, bro! Gue pinjem bentaran yaa.. Hehehe..” #PLAK:author-sujud-sembah.
Syn: “Yo wis, ra opo2..” #PLAK!

“Okeh, kalo gitu kita minta bantuan Choi Hyori aja. Tapi ingat, jangan sampai Siwon & yg lain tau soal hal ini..” ujar Eunhyuk.
“Terus, hypnotherapy-nya gimana, hyung?” tanya Ryeowook.
“Ga masalah. Kalo parno-ku hilang, aku juga ga akan butuh hypnotherapy lagi.” jawab Donghae.

“Kalo aku kasih tau Kibum hyung boleh ga?” tanya Kyuhyun #PLETAK:kyuhyun-digatak-shindong.
“Kalo kau bilang Kibum, dia bakal bilang sama si Kuda! Dodol!!” kata Shindong sambil marah2.
“Dasar solidaritas sesama gamers!” timpal Sungmin #PLAK!
“Ya udah, berarti ini rahasia diantara kita aja. Member di dorm atas ga perlu tau soal hal ini, terutama si Ustadz itu. Mengerti?” kata Yesung.
“Ne, hyung.” kata gue & member lainnya berbarengan. Kemudian, Yesung berkata lagi..
“Okeh, kalo begitu. Dengan ini, rapat paripurna kita tutup. Wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barokatuh..” jiaaah.. #GUBRAK!! DPR mode on.
“Wa’alaikum salam wa rahmatullahi wa barokatuh..” XD

Wokeh, itu berarti gue punya tugas baru: membawa Choi Hyori menghadap SuJu. Tuh member SuJu belum tau aja deh yg namanya Hyori itu kayak apaan. Hahaha… #PLETAK:author-digatak-hyori.
XD

 

 

 

 

~ TBC ~

fanfiction | SOMEWHERE ONLY WE KNOW (1 of 2)


Author : @ladymodrus.
Genre : Romance, Songfict.
Main Cast :
– Choi Siwon.
– Shin Hyoseul (OC).
Supporting Cast :
– Super Junior members.
– MY Inc members (OC).
– Choi Jiwon.
– Tuan Hong (OC).
– Produser Lee/Lee So Man.
– Lee Young Ra (OC).
Length : Twoshots.
Rate : T.

Annyeong, Readers.. ^^ Author bawa FF Twoshots (kepinginnya Oneshot tapi ga jadi) dalam rangka ulang tahunnya Siwon oppa yang ke-28 (aslinya sih 27). Kebetulan tanggal 31 Maret kemarin Author juga baru aja ultah yang ke-24 (ga ada yang nanya, Thor. Lu udah tua!). Yaah… Author ga bisa ngasih apa-apa sama Mas Siswono, cuma FF ga jelas dan do’a tentunya. Semoga Bang Won panjang umur, makin ganteng dan makin tajir(?). XD

Desclimer : FF ini terispirasi dari lagu Keane yang berjudul Somewher Only We Know. All cast (kecuali Tuan Hong dan Lee Young Ra) mutlak milik Allah The Almighty. Khusus di post ini, Siwon milik Author seorang! XD FF ini mutlak milik Author. Share boleh, tapi COPAS GA BOLEH!! Don’t you ever claim it as yours!
WARNING!! Typo(s), OOC, non-EYD, bahasa tidak baku dan mian kalo romance-nya kurang berasa karena Author bukan spesialis FF Romance.

No bashing!
Happy Reading ^^

Happy-28th-birthday-Choi-Siwonasian-fashion-girl-hair-kim-shin-yeong-Favim.com-351529

###

“Saengil chukkae hamnida… Saengil chukkae hamnida… Saranghaneun uri Siwon, saengil chukkae hamnida…” lagu Selamat Ulang Tahun riuh dinyanyikan. Suasana suka cita begitu terasa memenuhi ruangan itu. Jam menunjukkan pukul 12 malam tepat -pertanda hari telah berganti. Sekarang adalah tanggal 7 April yang merupakan tanggal kelahiran Choi Siwon. Pria tampan itu tengah merayakan ulang tahunnya bersama keluarga dan teman-teman satu agensinya di SM Entertaiment. Wajahnya tampak sedikit lelah mengingat ia dan Super Junior baru saja selesai menggelar sebuah konser akbar yang berjalan dengan sukses. Tapi rasa lelah itu seolah terbayarkan dengan kejutan yang diberikan oleh keluarga dan teman-temannya.

“Siwon-ah, selamat ulang tahun yaa…” ucap Shindong sambil memeluk Siwon.
“Terima kasih, hyung.” ujar Siwon sambil tersenyum. Dini hari itu ia banyak menerima ucapan selamat dan hadiah. Jiwon, adik semata wayangnya bahkan memberinya sebuah hadiah spesial.
“Ini untukmu, Oppa. Selamat ulang tahun…” kata Jiwon yang menyerahkan sebuah kado yang ukurannya tidak terlalu besar kepada kakaknya seraya tersenyum manis.
“Terima kasih, saengi. Apa ini?” tanya Siwon ketika menerima kado pemberian adiknya. Ia seperti menerka-nerka apa isi dari kado itu.
“Bukalah. Nanti Oppa akan tahu isinya.” kata Jiwon lagi. Siwon yang memang sudah penasaran dengan isi dari kado itu tidak ingin membuang-buang waktu lagi. Segera ia buka kado pemberian Jiwon itu. Dan betapa takjubnya Siwon ketika mengetahui bahwa isi dari kado tersebut adalah sebuah Alkitab.
“Itu agar semua do’amu untuk tahun ini lekas terkabul, Oppa.” kata Jiwon.
“Terima kasih, Jiwon-ah. Ini hadiah yang sangat berharga untukku.” Siwon tersenyum dengan sangat tulus kepada Jiwon. Entah apa lagi yang harus dikatakannya untuk mengungkapkan seberapa besar rasa terima kasihnya atas pemberian yang penuh arti itu.

“Siwonnie, ini hadiah dariku.” kata Donghae yang juga memberikan Siwon sebuah kado. Semua member Super Junior, Shinee, SNSD, f(x), EXO dan artis-artis SM lainnya menyerahkan hadiah mereka untuk Siwon pada malam itu juga. Termasuk para member MY Inc yang juga ikut merayakan pesta ulang tahun Siwon dengan penuh suka cita.
“Selamat ulang tahun, Oppa. Semoga panjang umur yaa..” ujar si magnae Rin Ni dengan sangat ceria.
“Terima kasih, Toge.” kata Siwon kemudian. Tentu saja ini membuat semua orang yang hadir tertawa mendengar Siwon memanggil Rin Ni dengan ‘Toge’.

“Oppa, aku do’akan semoga tahun ini kau cepat dapat pacar.” celetuk Myuri tanpa berpikir panjang.
PLETAKK!!!
Sebuah jitakan yang dilayangkan Myung Hee mulus mendarat diatas ubun-ubun gadis yang kini tengah meringis kesakitan itu.
“Kau ini..” omel Myung Hee pelan. Siwon hanya tersenyum melihat kejadian itu. Pandangannya kemudian teralihkan ke arah seorang gadis yang semenjak tadi hanya berdiri kaku dan terlihat agak canggung berada diantara kerumunan.

“Eonni..” Je Eun menyenggol pelan lengan gadis itu. Hyoseul yang saat itu juga sedang menatap Siwon sedikit tersentak oleh senggolan Je Eun tadi.
“Eonni tidak mau memberikan hadiahnya sekarang?” tanya Je Eun agak berbisik. Seperti dibangunkan dari mimpi, Hyoseul baru menyadari semenjak tadi tangannya memegang sebuah bungkusan kecil -sebuah kado untuk Siwon.
“Eoh?” Hyoseul sedikit linglung. Hyori yang menyaksikan kelinglungan sang leader hanya bisa menggelengkan kepala. Entah apa yang sedang dipikirkan Hyoseul sekarang sehingga membuatnya seperti itu.

“Hmm… Aku punya sedikit hadiah untukmu, Oppa.” kata Hyoseul memberikan kado yang semenjak tadi dipegang olehnya itu kepada Siwon. Pria itu segera membuka isi kado tersebut sesaat setelah menerimannya. Ternyata isi kado itu adalah sebuah scarf sederhana berwarna hitam. Siwon tersenyum ketika melihatnya.
“Kalau boleh menebak, ini pasti hasil karyamu sendiri kan?” tanya Siwon. Tangan-nya menunjukkan scarf pemberian Hyoseul seolah dirinya ingin semua orang melihat scarf itu.
“Ne, Oppa. Ma’af kalau buatanku kurang bagus.” jawab Hyoseul.
“Ah, siapa bilang? Scarf buatan tangan biasanya jauh lebih hangat dan nyaman dipakai. Aku rasa scarf ini akan sangat berguna untukku. Terima kasih, Hyoseul-ah.” kata Siwon setelah memuji Hyoseul. Membuat gadis itu tersipu malu akibat dari pujian itu. Hyoseul membalas ucapan terima kasih Siwon dengan sebuah senyuman. Senyuman dari lubuk hatinya yang paling dalam.

 

***

 

Hyoseul merebahkan tubuhnya yang terasa lelah diatas tempat tidur. Di tempat tidur yang lain, tampak Myung Hee sudah terlelap di alam mimpi. Hari sudah hampir pagi tapi Hyoseul belum juga bisa memejamkan mata. Ia masih teringat akan kejadian di pesta ulang tahun Siwon tadi. Ia merasa sangat senang bisa berbicara dengan Siwon meskipun hanya sejenak. Tapi di sisi lain Hyoseul juga merasa menyesal karena tidak bisa mendampingi Siwon selama pesta berlangsung. Bagaimana tidak? Sebagai sepasang kekasih mereka tidak bisa menunjunjukkan hubungan mereka di depan umum, sekalipun itu hanya di lingkungan teman-teman satu agensi. Yang tahu hubungan mereka hanya member MY Inc, beberapa member Super Junior dan manajer mereka. Agensi telah sepakat agar Siwon dan Hyoseul tidak mempublikasikan hubungan mereka. Itu dilakukan agar tidak terjadi lagi kasus bullying oleh fans yang pernah menimpa Hyori dan Myung Hee karena mereka berpacaran dengan Yesung dan Sungmin.

Dalam konser SMTOWN tahun lalu di Seoul, Hyori dan Myung Hee pernah dilempari sepatu oleh fans Yesung dan Sungmin. Di sepatu itu juga tertulis ancaman agar kedua gadis itu menjauhi idola mereka. Myung Hee tidak terkena lemparan itu. Sedangkan Hyori, ia mengalami memar karena sepatu itu tepat mengenai tangan sebelah kirinya. Selain itu, Hyoseul juga pernah diserang oleh Netizen karena adegan ciumannya dengan Siwon saat membintangi sebuah drama. Karena tidak ingin hal seperti itu terjadi lagi, Siwon dan Hyoseul harus rela menutupi hubungan mereka dan menjaga jarak.

“Jangan terlalu sering pergi dengan Siwon. Kalau ada stalker yang memergoki kalian sedang bersama, kau dan semua dongsaengmu akan celaka.” kata-kata Lee Young Ra sang manajer kembali terngiang di telinga Hyoseul. Jangankan untuk pergi bersama, hampir setiap kali bertatap muka mereka berdua selalu menjaga jarak dan hampir tak saling bicara sama sekali. Mereka hanya saling memberikan senyuman, itu saja. Terkadang pula Hyoseul merasa iri kepada Yoona. Sepertinya fans lebih suka kalau Siwon dekat dengan salah satu rapper SNSD itu dibandingkan dengannya karena Hyoseul dianggap kurang pantas untuk Siwon. Bahkan Siwon lebih sering bertemu dengan Yoona dibandingkan dengan dirinya karena Super Junior lebih banyak tampil bersama SNSD dibandingkan dengan MY Inc. Tapi apakah fans pernah memikirkan perasaan Yoona? Ia memiliki seorang pacar diluar agensi dan hubungan mereka menjadi tak baik karena fans selalu menghubung-hubungkan Yoona dengan Siwon.

Mengingat hal itu Hyoseul menjadi iba kepada Yoona. Bahkan pernah suatu ketika Yoona mendatangi Hyoseul untuk meminta ma’af kepadanya. Yoona adalah satu-satunya member SNSD yang tahu hubungannya dengan Siwon. Yoona merasa bersalah karena -secara tak langsung- telah menyakiti perasaan pacarnya dan ia tidak ingin hal yang sama terjadi kepada Hyoseul. Itulah alasan kenapa Yoona meminta ma’af.
“Kau tak seharusnya meminta ma’af. Ini sama sekali bukan kesalahanmu. Hubunganku dengan Siwon baik-baik saja.” ucap Hyoseul pada waktu itu. Kasihan sekali Yoona. Gadis itu jadi menyalahkan dirinya sendiri. Ah, tidak. Justru Hyoseul-lah yang harus dikasihani. Berapa banyak fans Siwon yang akan patah hati jika mengetahui kalau ia adalah kekasih dari idola mereka? Dan apa yang akan menimpa Hyoseul jika itu benar-benar terjadi?
“Ah, Shin Hyoseul… Lebih baik kau mati saja.” ujarnya kepada dirinya sendiri.

 

***

 

Drrrtt… Drrrtt… Drrrtt…
Siang itu Hyoseul sedang menunggu gilirannya untuk pemotretan saat ponsel miliknya tiba-tiba saja bergetar. Ternyata ada sebuah SMS dari Siwon.

From : Captain Choi.
“Aku ingin bertemu denganmu di tempat kita sore ini.”

Jantung Hyoseul berdegup dengan sangat kencang saat membaca isi SMS itu. Siwon ingin bertemu dengannya. Ini adalah kesempatan yang baik baginya untuk bisa bersama Siwon. Tapi jika manajer sampai tahu kalau mereka bertemu, maka tamatlah riwayat Hyoseul.
“Ah, masa bodoh dengan Lee Young Ra!”

 

***

 

Hyoseul mengendarai mobilnya memasuki gerbang sebuah mansion yang terlihat begitu mewah. Pintu gerbang itu memang selalu terbuka lebar untuknya. Tak peduli kapan Hyoseul ingin memasukinya, gerbang itu akan selalu dibukakan untuknya.
“Selamat sore, Nona.” sapa seorang pria paruh baya begitu Hyoseul keluar sesaat setelah memarkir mobilnya. Pria itu adalah Tuan Hong, salah satu orang yang bekerja di keluarga Siwon.
“Selamat sore, Ahjussi. Apakah Siwon sudah sampai?” tanya Hyoseul perihal keberadaan Siwon.
“Ah, Tuan Muda belum datang, Nona. Beliau meminta anda untuk menunggunya di tempat biasa.” jawab Tuan Hong dengan penuh sopan santun.
“Ah, baiklah.. Aku akan kesana sekarang.” kata Hyoseul pada Tuan Hong.
“Jika anda membutuhkan sesuatu, anda bisa memanggilku, Nona.” kata Tuan Hong lagi.
“Ne.. Terima kasih, Ahjussi.”

Hyoseul melangkahkan kakinya meninggalkan tempat parkir menuju ke tempat yang dimaksud oleh Tuan Hong. Tempat itu letaknya memang agak jauh, akan tetapi Hyoseul lebih memilih untuk berjalan kaki untuk sampai ke sana. Lagipula di sepanjang perjalanan Hyoseul disuguhi pemandangan yang begitu indah dan sangat manis. Pohon-pohon dan tanaman-tanaman yang baru bersemi terlihat begitu indah menghiasi taman luas yang berada disana. Hyoseul juga melewati sebuah bangunan mewah yang berdiri dengan kokoh di tengah-tengah taman. Sebuah pertanyaan muncul di benak gadis itu. Untuk apa Siwon membeli tempat seluas itu lengkap dengan mansion mewah dan taman yang begitu indah?

Beberapa bulan yang lalu Siwon memang pernah mengatakan kepada Hyoseul kalau dirinya ingin membeli sebuah tempat. Tak jelas apa alasan yang membuat Siwon memiliki keinginan seperti itu. Yang terjadi kemudian, Siwon memang benar-benar merealisasikan keinginannya tersebut dengan membeli sebuah mansion lengkap dengan taman yang begitu luas. Bahkan terdapat pula sebuah hutan kecil dengan anak sungai mengalir disana. Dan terdapat pula area berbukit yang berbatasan langsung dengan laut. Lucunya, tak ada satupun dari member Super Junior yang mengetahui tempat itu dan Siwon memberikan Hyoseul kebebasan penuh untuk keluar-masuk tempat itu dengan sesuka hati. Pernah Hyoseul bertanya kepada Siwon tentang hal itu. Tapi Siwon hanya menjawab..
“Itu rahasia.” dan sampai sekarang pun Hyoseul masih tak habis pikir dengan kekasihnya itu.

Setelah berjalan cukup jauh, Hyoseul akhirnya sampai juga di sebuah tempat yang Siwon sebut didalam SMS-nya sebagai ‘tempat kita’. Itu adalah sebuah taman indah yang berada diatas bukit dan berbatasan langsung dengan laut. Di sisi lain taman itu ada hutan kecil. Di tempat itulah Siwon mengajaknya bertemu. Hyoseul mendekati sebuah pohon tumbang di pinggir tebing dan duduk disana. Angin laut bertiup dengan lembut menerbangkan helaian rambut panjang Hyoseul. Sinar matahari sore mencurah dengan begitu hangatnya. Benar-benar suasana yang begitu indah.

Bukan sekali saja Hyoseul mendatangi tempat itu. Pernah beberapa kali gadis itu datang kesana apabila suasana hatinya sedang tak menentu. Ia akan duduk di atas batang pohon yang tumbang itu dan menatap langit biru yang membentang luas di atasnya untuk menenangkan pikiran. Terkadang pula Hyoseul berharap Siwon akan datang dan menemaninya bertukar pikiran. Tapi pada kenyataannya, Siwon tidak pernah datang. Hyoseul tak pernah sekalipun memberitahu Siwon kalau ia sering datang ke tempat itu karena ia tahu Siwon sangat sibuk. Justru Tuan Hong-lah yang memberitahu kedatangan Hyoseul kepada Siwon setelah gadis itu sudah pulang. Mengingat hal itu terkadang membuat Hyoseul merasa sedih.

“Tenanglah, Shin Hyoseul. Kali ini dia pasti datang.” ujarnya pada dirinya sendiri. Hyoseul sudah beberapa menit menunggu disana. Tapi Siwon belum juga datang.
“Apa lebih baik aku mengiriminya SMS saja?” Hyoseul bergumam sendirian. Entah mengapa gadis itu mulai merasa kalau penantiannya kali ini akan berakhir sama seperti penantiannya yang sudah-sudah.

 

***

 

Siwon sesekali melirik ke arah jam yang tergantung di dinding ruangan itu. Saat ini ia bersama pihak manajemen dan semua member Super Junior sedang mengadakan rapat membahas Super Show yang akan diselenggarakan di London dalam waktu dekat.
“Siwon-ssi, apakah kau mendengarkan penjelasan kami tadi?” tegur salah seorang staff pada Siwon yang sepertinya tak fokus.
“Ah, ne.. Aku mendengarkan. Menurutku itu ide yang cukup bagus.” kata Siwon dengan sikap seolah dirinya memperhatikan dengan seksama apa yang telah dijelaskan oleh staff itu tadi. Konsentrasi Siwon memang sedang terpecah. Di kepalanya saat ini hanya ada Shin Hyoseul. Ya, mana mungkin Siwon lupa akan janjinya yang ingin menemui gadis itu. Siwon ingin rapat itu segera berakhir agar ia bisa dengan segera bertemu Hyoseul.
‘Lama sekali!’ umpatnya dalam hati.

Drrrtt… Drrrtt… Drrrtt…
Ponsel Siwon bergetar. Ia segera meraih ponsel yang berada di saku celananya dan melihat ada satu SMS dari Hyoseul.

From : Commander Shin.
“Aku sudah sampai di tempat kita. Aku menunggumu sekarang.”

‘Dia sudah datang. Bagaimana ini?’ tanya Siwon dalam hati. Gadis itu pasti sedang menunggunya di sana. Siwon ingin menemui Hyoseul secepatnya, tapi ia juga tidak bisa meninggalkan rapat.

“Matikan ponselmu. Kalau manajer hyung tahu, kau pasti akan dimarahi.” bisik Leeteuk yang duduk di sebelah kanan Siwon. Ia tahu kalau pria itu sedang membaca SMS dari Hyoseul.
“Tapi, hyung..”
“Kubilang, matikan.” Siwon tidak bisa membantah lagi. Terpaksa ia menonaktifkan ponsel miliknya. Ia tidak bisa berbuat apa-apa selain menunggu hingga rapat itu selesai. Selama rapat berlangsung, Siwon hanya mengiyakan semua usulan yang dilontarkan oleh para staff dan member Super Junior lainnya. Ia sama sekali tidak bersemangat mengikuti jalannya rapat.

‘Ayolah.. Kenapa lama sekali?’ Siwon mulai tidak sabaran. Ia merasa gusar.
“Hyung, kau kenapa?” tanya Kyuhyun ketika melihat Siwon agak gelisah.
“Ah, ani.. Kepalaku hanya sedikit pusing. Mungkin karena pesta semalam, aku jadi kurang tidur.” jawab Siwon mencoba menutupi apa yang tengah dirasakannya sekarang.
“Hyung yakin tidak apa-apa?” tanya Kyuhyun lagi, sekedar ingin memastikan.
“Aku baik-baik saja, Kyu. Kau tak perlu khawatir.”

 

***

 

Sudah setengah jam Hyoseul menunggu, tapi Siwon belum datang juga. Pria itu bahkan tidak membalas SMS-nya.
“Apa mungkin dia tak membaca SMS-ku?” pikir Hyoseul. Akhirnya gadis itu memutuskan untuk menelepon Siwon. Akan tetapi..
“Ponselnya tidak aktif?” Hyoseul merasa kecewa karena ponsel Siwon tidak aktif sehingga ia tidak dapat menghubungi pria itu.
“Apa mungkin dia lupa?” lagi-lagi Hyoseul bertanya entah kepada siapa. Gadis itu mulai jenuh menunggu. Ia khawatir Siwon lupa akan janjinya dan tidak datang ke tempat itu.
“Ayolah, Shin Hyoseul. Bersabarlah… Mungkin sebentar lagi dia akan datang.” Hyoseul mencoba menyemangati dirinya sendiri. Gadis itu memutuskan untuk tetap tinggal disana dan menunggu kedatangan Siwon. Untuk menghilangkan rasa jenuh, Hyoseul memilih untuk mendengarkan musik dari iPod-nya…

“I walked across an empty land
I knew the pathway like the back of my hand
I felt the earth beneath my feet
Sat by the river and it made me complete”

“Oh simple thing, where have you gone?
I’m getting old and I need something to rely on
So tell me when you gonna let me in
I’m getting tired and I need somewhere to begin”

 

***

 

“Baiklah, kalau begitu kita sudahi rapat ini..” Siwon menghembuskan napas lega ketika Produser Lee menutup rapat yang memakan waktu cukup lama itu. Ia segera angkat kaki dari ruangan rapat dengan terburu-buru.
“Siwonnie, kami akan ke Hendel & Gretel. Kau mau ikut?” tanya Eunhyuk.
“Kalian saja. Aku ada urusan.” jawabnya lalu pergi begitu saja. Member Super Junior lainnya agak bingung melihat sikap Siwon yang sedikit aneh. Kecuali Leeteuk yang tahu kalau dongsaeng satu grupnya itu sedang ada janji dengan Shin Hyoseul.

Siwon melewati lobi gedung SM dengan tergesa-gesa. Pria itu berjalan cepat hendak menuju ke mobilnya. Tapi ditengah-tengah perjalanan, rupanya sudah ada banyak wartawan yang menunggu. Mereka langsung menyerbu Siwon dan menghujaninya dengan banyak pertanyaan..
“Siwon-ssi, apakah benar semalam Shin Hyoseul memberikan anda hadiah ulang tahun berupa scarf buatan tangannya sendiri?” tanya seorang wartawan pria.
“Benar.” jawab Siwon singkat.
“Lalu apakah kabar yang menyebutkan bahwa anda berpacaran dengan Hyoseul-ssi itu juga benar?” tanya wartawan yang lainnya.
“Kami hanya berteman baik.” Siwon menyangkal kenyataan kalau Hyoseul memang kekasihnya. Ia terpaksa melakukan itu demi kebaikan Hyoseul sendiri dan juga semua member MY Inc.
“Lalu bagaimana dengan Im Yoona? Bagaimana hubungan anda dengannya?” kali ini seorang wartawan wanita yang bertanya.
“Dia juga teman baikku. Kami semua yang berada di satu agensi yang sama sudah seperti keluarga sendiri. Ma’af, aku harus pergi.” kata Siwon yang dengan terburu-buru mencoba menerobos para wartawan yang mengerumuninya.
“Siwon-ssi, satu pertanyaan lagi.. Siwon-ssi!” para wartawan seperti tidak mau menyerah.
“Ma’af, aku benar-benar harus pergi.” kata Siwon lagi setelah berhasil menjangkau mobil mewah miliknya dan segera tancap gas dengan kecepatan tinggi.

 

***

 

“Ya, Tuhan. Aku telat. Aku benar-benar telat. Choi Siwon, kekasih macam apa kau? Dasar laki-laki bodoh!” Siwon tak henti-hentinya memaki dirinya sendiri. Betapa bodohnya Siwon yang sudah membiarkan gadis yang dicintainya menunggu begitu lama. Siwon memacu laju kendaraannya degan sangat kencang. Ia ingin segera sampai dan menemui Hyoseul.
“Hyoseul-ah, tunggu aku..”

***

Siwon memasuki halaman mansion mewah miliknya dan menemukan mobil Hyoseul terparkir disana. Tampak juga Tuan Hong yang sedang berdiri menunggu Siwon seraya memegang satu buah bucket Lily Cassablanca yang telah dipesan oleh Siwon sebelumnya.
“Tuan Muda, Nona Hyoseul sudah hampir satu jam menunggu anda.” kata Tuan Hong begitu Siwon keluar dari mobilnya.
“Apakah dia masih berada disana?” tanya Siwon tergesa-gesa.
“Mungkin saja, Tuan.” jawab Tuan Hong singkat.
“Aku harus segera kesana!” kata Siwon yang dengan segera berlari meninggalkan area parkir.
“Tuan, anda melupakan bunganya!” panggil Tuan Hong. Mendengar itu, Siwon segera kembali dengan terburu-buru untuk mengambil bunga itu.
“Ma’af, Ahjussi. Aku lupa. Terima kasih.” kata Siwon yang kemudian kembali berlari meninggalkan Tuan Hong yang kini hanya bisa tersenyum dan menggelengkan kepala melihat kegigihan sang Tuan Muda dalam memperjuangkan cintanya.

 

***

 

Siwon berlari dengan sangat kencang menuju ke tempat Hyoseul berada seraya membawa bunga Lily berwarna putih kesukaan gadis itu. Ia berlari menelusuri jalan ditengah-tengah taman yang luas dan dihiasi pepohonan yang daunnya baru bersemi. Ditengah perjalanan itu, Siwon teringat akan alasan yang membuatnya ingin membeli tempat yang begitu luas itu..

 

=FLASHBACK=
Saat itu MY Inc menjadi bintang tamu di Sukira yang dipandu oleh Sungmin dan Ryeowook. Semua member MY Inc diberi berbagai macam pertanyaan diluar karier mereka sebagai artis. Termasuk hal apa yang mereka inginkan bila sudah berkeluarga nanti.
“Aku ingin tinggal di sebuah rumah kecil dengan pekarangan yang sangat luas bersama suami dan anak-anakku kelak.” jawab Hyoseul pada waktu itu.
“Rumah kecil dengan pekarangan yang luas? Kenapa, Hyoseul-ssi?” Sungmin menanyakan alasan kenapa Hyoseul menginginkan itu.
“Aku ingin anak-anakku nanti bisa lebih dekat dengan alam dan mengenalnya lebih baik. Dengan pekarangan rumah yang luas, aku bisa mengajari mereka menanam pohon dan bagaimana caranya menjaga lingkungan dengan baik.” jawab Hyoseul lagi.
“Hyoseul Eonni itu suka sekali bercocok tanam. Dia bahkan menanam beberapa pot tanaman obat di dorm kami.” imbuh Myuri.
“Benarkah? Waah… Apakah orang tuamu juga suka bercocok tanam sepertimu, Hyoseul-ssi?” kali ini Ryeowook yang bertanya. Hyoseul menjawab pertanyaan pria berperawakan kecil itu sambil tersenyum malu..
“Ne, begitulah.. Eommaku juga sangat gemar berkebun..”
=FLASHBACK ENDS=

 

Kedua kaki Siwon menghentak Bumi semakin keras. Langkah kakinya semakin lebar dan cepat. Pria itu berlari dengan seluruh tenaga yang ia miliki. Hatinya tak berhenti menyebut nama gadis yang kini sedang menunggu kedatangannya.
‘Hyoseul-ah…”

 

***

 

Angin yang berhembus dengan lembut dari arah laut memang masih terasa dingin mengingat ini musim semi. Namun hangat sinar matahari sore dapat mengurangi sedikit rasa dingin itu. Hyoseul masih duduk di atas batang pohon yang tumbang itu. Ia masih menunggu Siwon yang entah akan datang menemuinya atau tidak. Kedua mata Hyoseul memandang jauh ke arah lautan yang begitu biru. Pikirannya jauh melayang ke masa-masa saat ia dan Siwon pertama kali menghabiskan waktu berdua di tempat itu. Hyoseul ingat saat itu sedang musim panas -dimana daun pepohonan tumbuh dengan sangat lebat dan bunga-bunga bermekaran dengan indahnya. Siwon mengatakan kalau tempat itu hanya mereka berdua saja yang tahu. Hanya di tempat itu mereka bisa bersama tanpa harus ada orang yang mengganggu mereka dengan blitz, gossip dan lain sebagainya. Namun itu juga merupakan hari pertama sekaligus terakhir bagi Hyoseul untuk duduk bersama Siwon di tempat itu. Setelah itu Hyoseul hanya bisa menyendiri tanpa pria yang dicintainya hadir di sisinya dan mengiba kepada langit, pepohonan dan lautan tentang semua yang tengah dirasakannya.

“I came across a fallen tree
I felt the branches of it looking at me
Is this the place we used to love?
Is this the place that I’ve been dreaming of?”

“Oh simple thing, where have you gone?
I’m getting old and I need something to rely on
So tell me when you gonna let me in
I’m getting tired and I need somewhere to begin”

Lagu yang sama masih didengarkan Hyoseul semenjak tadi. Entah sudah yang ke berapa kali ia mengulang lagu itu. Lagu yang selalu menemaninya saat menyendiri dan mengharapkan kedatangan Siwon. Lagu yang sangat bisa menggambarkan apa yang dirasakannya kini. Hyoseul hanya bisa menarik napas panjang dan menghembuskannya perlahan ketika otaknya kembali memutar hari-hari sepi yang pernah ia lewati sendirian. Dan bagi Hyoseul hari ini pun nampaknya akan berakhir sama. Ah.., gadis itu sepertinya sudah sangat lelah dengan hanya menunggu dan mengingat semua itu. Membuatnya bangun dari posisi duduknya dan melangkahkan kaki meninggalkan batang pohon yang sudah menemaninya ‘berkeluh kesah’ semenjak tadi. Tapi ketika baru beberapa langkah saja kaki Hyoseul berjalan, ia berhenti.

Mata gadis itu menangkap sosok seorang pria sedang berlari ke arahnya. Hyoseul terpaku ketika melihat pria itu berhenti dalam jarak 5 meter di depannya.
“Oppa…” Hyoseul tak mampu untuk mempercayai apa yang kini tengah dilihatnya. Itu Siwon. Pria itu tampak kelelahan dengan napas terengah-engah karena telah berlari sangat kencang. Namun Hyoseul juga dapat melihat ada seulas senyum terlukis dengan jelas di wajah Siwon ketika melihat ia di sana.

“Oppa…” Hyoseul menorehkan senyum yang sama di wajahnya. Siwon menyudahi istirahatnya dan kemudian berjalan perlahan menghampiri Hyoseul. Gadis itu seperti membeku ketika Siwon menarik dan memeluk tubuhnya dengan sangat erat. Hyoseul masih ragu untuk mempercayai apakah itu nyata atau hanya khayalannya saja.
“Kumohon jangan pergi dulu. Tinggallah sebentar lagi di sini, aku mohon…” pinta Siwon dengan sangat. Suara pria itu seolah menyadarkan Hyoseul. Itu memang Choi Siwon, kekasihnya. Secara tak sadar, Hyoseul sudah menautkan kedua tangannya melingkar di tubuh Siwon. Air mata mulai menetes di pipi gadis itu.
“Aku merindukanmu…” ucapnya lirih. Siwon memeluknya semakin erat. Hyoseul menenggelamkan wajahnya di dada bidang Siwon. Tangisnya pun pecah, dan air mata mulai membasahi baju pria itu.

“Aku sangat merindukanmu… Hiks…” kata Hyoseul lagi sambil terisak. Siwon terenyuh saat mendengar suara lemah Hyoseul. Membuat pria itu juga tak sanggup menahan air yang semenjak tadi sudah membendung di pelupuk matanya.
“Aku juga sangat merindukanmu, Hyoseul-ah. Sangat merindukanmu.” tegas Siwon seraya mengecup puncak kepala Hyoseul. Dan segala beban berat yang selama ini begitu mengusik keduanya pun seperti hilang entah kemana. Kini hanya ada rasa bahagia menaungi mereka berdua.

 

 

 

 

 

~TBC~

fanfiction | THE VILLAGE Chapter-4


Author: Shin Hyoseul a.k.a Lady Modrus Grande Dame (@ladymodrus).
Genre: Drama, Romance, Mystery.
Rate: T.
Lenght: Chaptered-udah-pasti-panjang.
Cast:
– Cho Kyuhyun.
– Shin Seungjung (OC).
– Lee Sungmin.
– Hwang Rin Ah (OC).
– Kim Jongwoon (Yesung).
– Choi Hyori (OC).
– Lee Donghae.
– Park Chanra (OC).
– Kim Ryeowook.
– Kim Myuri (OC).
– Choi Siwon.
– Shin Hyoseul *author ketagihan nampang*
– Kim Sungri (OC).
– Kim Ryeo Eun (OC).
– Kim Sunwook (OC).
– Choi Hyunsoo (OC).
– Choi Hyowon (OC).
Note: Mian updatenya agak lama. Soalnya author sibuk sama kerjaan.
Desclimer: All cast mutlak milik Allah. Kecuali Sungri (milik Hyori), Ryeo Eun & Sunwook (milik Myuri), sedangkan Hyunsoo, Hyowon & FF ini mutlak milik author. Copas/Share boleh asal full credit.
Warning: Typo(s), OOC, Non-EYD, kata-kata monoton & ceritanya ga nyambung.

NO BASHING!!
^^ Happy Reading ^^

kyu

###

*Author’s POV*
Donghae melihat hamparan ladang sayurnya rusak diserang hama. Sayur mayur yang seharusnya sudah siap untuk dipanen menjadi layu dan mati. Dari kejauhan ia melihat sosok Siwon yang sedang kebingungan karena ladangnya juga terkena hama. Suatu keanehan telah terjadi. Setelah sekian lama Donghae tinggal di perkampungan itu, belum pernah sekalipun ada ladang yang diserang hama. Hasil panen selalu bagus dan tidak pernah gagal. Tapi sekarang, -untuk pertama kalinya- hama menyerang perkebunan mereka.
“Ini pertanda buruk..” Donghae bergumam.
“Tapi kenapa Yesung belum melakukan tindakan apapun?” gumamnya lagi. Donghae hanya berpikir mungkin Yesung terlalu fokus terhadap Kyuhyun dan Seungjung sehingga tidak terlalu mempedulikan hal lain. Belakangan ini Yesung banyak berdiskusi dengan Sungmin -tentang Kyuhyun dan Seungjung. Sepertinya Yesung sangat mempercayai Sungmin. Terbukti dengan adanya perintah kepada dokter muda itu untuk menjaga ‘calon’ anggota baru mereka.

Lee Sungmin. Nama itu sepertinya sangat dibenci oleh Donghae. Terlebih lagi jika ia mengingat apa yang dikatakan oleh dokter itu semalam. Beraninya namja itu berbicara tentang Chanra dihadapannya.
“Aarrgh!!!” Donghae merasa kesal ketika mengingat kejadian tadi malam. Ia sangat sakit hati terhadap Sungmin. Bagaimana bisa namja itu menjadikan kemalangan yang menimpa Chanra sebagai senjata untuk mengancamnya? Mungkin Donghae memang salah karena telah terlebih dulu menyinggung perasaan Sungmin, namun ia juga tak menyangka kalau Sungmin yang biasanya lemah dan pendiam bisa bertindak seperti itu -dengan mengatakan hal-hal yang menurut Donghae lebih kejam dari apapun. Semua itu membuat Donghae tak bersemangat menggarap ladang. Ia pun memutuskan untuk pulang.
*Author’s POV ends*

*Donghae’s POV*
Aku melangkahkan kakiku meninggalkan ladang. Pikiranku jadi tak tenang. Di kepalaku kini hanya ada Chanra -yeoja yang telah membuatku luluh, membuatku tak lagi peduli apa kata dunia tentang rasa cinta yang kami miliki. Aku sangat mencintainya -melebihi apapun. Bahkan ketika kedua orang tuaku dengan sangat jelas melarangku untuk menikah dengannya, aku sama sekali tak peduli. Seperti apapun kondisi yang sedang dialami oleh Chanra tidak akan mengubah rasa cintaku padanya. Dia adalah hidupku. Dan dia juga adalah matiku.

=Flashback=
Aku pertama kali bertemu dengan Chanra di sebuah Rumah Sakit. Saat itu aku sedang mendampingi hyung-ku yang baru saja menjalani operasi karena mengalami kecelakaan. Di salah satu lorong di Rumah Sakit itu aku ditabrak oleh seorang yeoja.
BRUKK!
Yeoja itu terjatuh. Dia tampak sangat lemah. Jadi, aku mencoba untuk membantunya berdiri.
“Nona, kau tidak apa-apa?” tanyaku. Dia tak menjawab. Malah dengan tanpa meminta ma’af -karena sudah menabrakku- dia langsung pergi dengan terburu-buru. Aku bisa melihat pipinya basah karena air mata. Dan pada saat itu juga -tanpa aku tahu kenapa- aku memutuskan untuk mengikuti langkah yeoja itu.

Dia berjalan dengan sangat cepat menuju atap Rumah Sakit. Aku tak tahu persis apa yang akan lakukannya. Yang pasti, yeoja itu hanya berdiri mematung ketika sampai disana. Aku hanya bisa memperhatikan dari jauh dan dia sama sekali tak menyadari kehadiranku.
‘Mau apa dia di tempat seperti ini?’ pikirku. Aku masih memperhatikannya dari jauh -mencari tahu apa yang hendak dilakukan oleh yeoja itu. Namun, aku mulai berjalan mendekat ketika dia -dengan perlahan-lahan- melangkahkan kakinya kepinggir gedung. Air matanya semakin deras mengalir ketika dia melihat kearah bawah gedung rumah sakit itu.

“Eomma, Appa.., ma’afkan aku.. Aku sudah tak punya masa depan lagi.. Hiks..” isaknya. Kulihat yeoja itu naik keatas sebuah pembatas lalu merentangkan kedua tangannya. Aku mulai merasakan ada sesuatu yang tidak beres disini. Oleh karena itu..
“Andwae!!!” teriakku. Yeoja itu menoleh, dia tampak terkejut.
“Siapa kau?! Jangan campuri urusanku!” bentaknya tak senang.
“Na~namaku Lee Donghae. Aku~”
“Aku tak mengenalmu, Tn.Lee. Sebaiknya kau pergi!” usir yeoja itu. Aku mencoba untuk menenangkannya dengan mengatakan bahwa bunuh diri bukanlah jalan keluar dari masalah yang sedang dihadapinya dan memintanya untuk turun dari pembatas itu. Namun dia bersikeras. Yeoja itu bahkan mengancamku.
“Kalau kau berani mendekat, aku akan melompat!” dia mengangkat sebelah kakinya seperti hendak melangkah keluar pembatas. Aku jadi mengurungkan niatku untuk mendekat.

Dia memalingkan wajahnya dariku dan menatap langit biru yang membentang diatasnya. Air mata-nya masih berlinang. Tak jelas apa yang sedang dihadapinya, namun aku yakin itu pasti sesuatu yang sangat berat sehingga membuatnya terlihat begitu depresi.
“Andaikan ada tempat lain disana yang bisa membuatku bahagia.. Aku akan rela melakukan apa saja..” dia bergumam pelan, tapi aku dapat mendengar suara lirih yeoja itu.
“Aku tak bisa berada disini lagi.. Aku tak mau hidup lagi..” yeoja itu memejamkan kedua matanya. Tampak dirinya sudah tak peduli lagi dengan apapun. Aku harus bertindak. Ya, aku harus bertindak. Ketika dia hendak melangkah melewati pembatas..
“ANDWAE!!!”
=Flashback ends=

***

Pada awalnya, kupikir mungkin aku hanya kasihan melihat kondisi Chanra yang begitu lemah dan telah kehilangan semangat hidup karena kanker Serviks yang dideritanya. Dokter telah memvonisnya tidak akan pernah bisa memiliki keturunan. Itulah yang membuatnya ingin mengakhiri hidup.

Tak tega melihatnya begitu rapuh, aku pun mencoba untuk memberinya motivasi. Berhasil. Aku berhasil membujuknya untuk melakukan operasi. Aku juga mendampinginya saat dia menjalani kemoterapi. Semula, aku hanya ingin membantu. Itu saja. Hingga kemudian aku merasakan ada hal yang aneh terjadi padaku. Aku rasa aku telah jatuh cinta padanya. Sulit bagiku untuk menerima kenyataan ini. Kupikir, mungkin ini hanya karena perasaan iba semata. Tapi ternyata aku salah. Aku bisa merasakannya. Tak ingin memendam lebih lama lagi, aku pun mengatakan kepada Chanra tentang apa yang aku rasakan. Awalnya Chanra merasa tak percaya. Dia menolakku..
“Kau hanya akan menyia-nyiakan hidupmu. Kau tak seharusnya mencintaiku.” begitulah ucapnya saat itu. Aku sudah menduga sebelumnya dan aku juga mengerti kenapa Chanra menolakku. Kanker Serviks yang ia idap adalah alasannya. Aku sadar, aku tidak akan pernah bisa memiliki keturunan apabila menikah dengannya. Seumur hidupku mungkin hanya akan kuhabiskan dengan merawat Chanra. Namun demi Tuhan, aku rela melakukannya.

Cintaku sudah terlalu kuat untuk dilawan. Aku ingin menghilangkan perasaan itu -suatu hal yang sangat sulit untuk kulakukan. Park Chanra, siapa kau sebenarnya? Kenapa kau begitu indah di mataku? Kau hanya gadis lemah yang -hampir- tak mampu melakukan apa-apa. Tapi aku ingin bersamamu, selalu berada di sisimu. Aku ingin melihat adanya setitik harapan didalam hidupmu. Aku. Itu adalah aku.
*Donghae’s POV ends*

*Author’s POV*
Di sepanjang perjalanannya menuju rumah, pikiran Donghae tak pernah luput dari Chanra. Seketika semua kenangan tentang perjuangan cinta mereka kembali memenuhi kepala Donghae. Bagaimana akhirnya ia bisa meyakinkan hati Chanra dan bagaimana memilukannya saat keluarga Donghae -terutama kedua orang tuanya- menolak Chanra -yang akhirnya membuat Donghae dan Chanra memutuskan untuk kawin lari. Juga masa-masa dimana mereka harus hidup dengan penuh keterbatasan setelah menikah -ditambah lagi dengan penyakit Chanra yang semakin lama semakin parah. Semua itu membuat dada Donghae terasa sesak.

***

Donghae memasuki rumah kecil nan elok itu. Didalam tak ada orang, tapi Donghae tahu kemana Chanra pergi. Halaman belakang rumah. Ya, Donghae yakin istrinya berada disana.

Benar. Tampak seorang yeoja sedang duduk diantara ilalang yang tumbuh di belakang rumah mereka. Chanra yang mendengar derap langkah suaminya menoleh dan menorehkan seulas senyum manis di wajahnya yang terlihat sedikit pucat. Donghae membalas senyuman itu dan kemudian berjalan mendekat sebelum akhirnya ia memposisikan dirinya duduk di sebelah kiri Chanra.
“Kau pulang cepat?” tanya Chanra perihal kedatangan Donghae.
“Tak ada lagi yang bisa kulakukan di ladang. Hampir semua sayuran yang kita tanam terserang hama.” jawab Donghae.
“Lagipula, aku merindukanmu.” ujar Donghae lagi.

Kata-kata Donghae tadi membuat yeoja berperawakan agak kurus itu mengerutkan dahinya. Chanra menatap suaminya dengan penuh rasa heran. Entah apa maksud Donghae dengan mengatakan hal itu. Sadar sedang diperhatikan, Donghae pun menoleh kearah yeoja yang berada di sampingnya itu.
“Wae?” tanyanya ketika melihat ekspresi wajah Chanra.
“Ah, ani.. Hanya saja kau agak aneh.” jawab Chanra.
“Mwo? Aneh? Apanya yang aneh?” tanya Donghae lagi -tak mengerti.
“Kau bilang tadi kau merindukanku? Bukankah setiap hari kita selalu bersama?”. Donghae tersenyum mendengar apa yang terucap dari mulut yeoja yang sangat dicintainya itu.
“Ne, kita memang selalu bersama. Tapi apakah aku salah bila merindukanmu?” kata Donghae lagi.
“Anio, tapi tetap saja alasanmu itu terdengar aneh.”
“Jangan bilang kalau kau tak merindukanku. Apa jangan-jangan kau sudah bosan padaku dan sudah tak mencintaiku lagi?” kata Donghae sesaat setelah mendengar ucapan istrinya tadi.
“Ya! Lee Donghae, kau ini apa-apaan? Tentu saja aku mencintaimu.” kata Chanra sedikit cemberut. Donghae tertawa kecil melihat pipi Chanra yang menggembung -sehingga membuat Chanra terlihat sedikit chubby.
“Aku hanya bercanda.” ujar Donghae disela-sela tawa kecilnya. Chanra masih cemberut, ia tak menggubris kata-kata Donghae. Membuat namja itu meraih tubuh sang istri lalu menempatkannya kedalam sebuah pelukan yang begitu hangat.
“Aku mencintaimu, chagiya.. Kau juga tahu bahwa tidak akan ada yang bisa mengubah perasaanku padamu. Apapun itu.” bisik Donghae.
“Ne..” ucap Chanra pelan.

Donghae dan Chanra hanya duduk berdua menikmati pemandangan indah -yang sedikit mencekam. Chanra yang bersandar di pundak Donghae seperti bisu. Tak ada kata yang diucapkannya. Hanya suara hembusan napasnya yang terdengar -seperti menyanyikan sebuah lagu tentang penderitaan yang begitu dalam. Hingga kemudian Donghae menyadari apa yang sebenarnya terjadi. Chanra menangis. Suara isakannya hampir tak terdengar. Yeoja itu sekuat tenaga menahan tangisannya karena ia tak ingin membuat suaminya semakin khawatir terhadapnya. Namun tetap saja apa yang ia lakukan tidak akan pernah mampu menutupi apa yang sedang dirasakannya sekarang.

“Tak bisakah Choi Hyunsoo untukku saja?” tanya Chanra ditengah-tengah tangisnya. Hati Donghae terenyuh mendengar suara lemah Chanra yang menginginkan kehadiran seorang anak di keluarga kecil mereka. Donghae sama sekali tidak tahu harus menjawab apa. Hatinya sendiri sedang berkecambuk. Chanra memegangi perutnya sendiri. Ia ingin merasakan adanya tanda-tanda kehidupan didalam sana. Tapi sekeras apapun ia mencoba, hal itu tidak akan pernah bisa terjadi.
“A~apakah ‘dia’ bisa merasakan sentuhan tanganku?” tanya Chanra lagi. Ia semakin menenggelamkan wajahnya di dada Donghae. Tangisannya mulai pecah. Donghae -yang masih tak tahu harus berkata apa- juga tak sanggup menahan air matanya melihat Chanra yang sedang merasa begitu rapuh dan berduka. Yang ia bisa lakukan hanya memeluk Chanra semakin erat. Entah apa yang harus ia lakukan untuk menenangkan hati Chanra.

“Kumohon, Donghae-ah.. Kau harus membujuk Yesung. Biarkan aku memiliki Choi Hyunsoo.. Hiks..”. Chanra terdengar begitu putus asa. Dan tanpa disadarinya, Donghae mulai merasa kalau semua kata-kata yang diucapkan oleh Sungmin tadi malam terbukti benar. Apa yang menimpa Donghae dan Chanra jauh lebih menyakitkan apa bila dibandingkan dengan apa yang pernah Sungmin lewati sebelumnya. Penyesalan mulai menggerogoti hati namja itu.
“Ma’afkan aku, chagiya..” hanya itu yang bisa Donghae ucapkan. Dan semua itu takkan mampu mengakhiri penderitaan Chanra.

***

“Bagaimana ini? Apa yang harus aku lakukan?” Siwon bergumam bingung ketika melihat sayuran yang ditanam olehnya rusak akibat hama. Siwon merasa bodoh karena tak mampu menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh Yesung dan penduduk desa lainnya yang telah berbaik hati memberinya sebidang tanah untuk digarap. Ia memang tidak memiliki bakat apapun dalam bidang pertanian. Ia bahkan tidak tahu bagaimana caranya bercocok tanam karena sebelumnya Choi Siwon adalah seorang CEO dari salah satu Departement Store ternama di Korea. Ia dan keluarganya belum pernah sekalipun melakukan pekerjaan kasar seperti bertani, beternak hewan dan lain-lain. Sebelum menikah dengannya, Shin Hyoseul -istri Siwon- adalah seorang penulis yang juga putri dari arsitek kenamaan Korea bernama Shin Dong Hee. Itu membuat sang istri tak mampu berbuat banyak untuk membantunya menggarap ladang. Entah apa yang harus ia perbuat untuk mengusir hama-hama yang telah merusak habis semua sayuran yang ditanamnya.
‘Ah, Lee Donghae yang sudah lama tinggal disini saja mengalami hal yang sama.’ Siwon membatin dalam hati seraya menghibur dirinya sendiri dengan mengingat kalau hama tak hanya merusak ladang miliknya, tetapi juga milik Donghae -yang sudah lebih dulu tinggal di desa itu sebelum Siwon.

“Siwon-ssi..” lamunan Siwon berakhir ketika mendengar ada suara seseorang yang memanggilnya dari belakang. Siwon menoleh dan tampaklah Kyuhyun yang sedang berdiri dihadapannya sambil tersenyum.
“Ah, Kyuhyun-ssi.. Ada perlu apa kemari?” tanya Siwon dengan ramah.
“Ani.. Aku hanya sedang berkeliling melihat-lihat. Kebetulan aku lewat sini dan melihatmu. Sepertinya kau sedang bingung..” jawab Kyuhyun sedikit berbasa-basi. Sebenarnya Kyuhyun tidak sedang berjalan-jalan melihat perkampungan. Ia sengaja mendatangi Siwon karena ada beberapa hal yang ingin ia tanyakan kepada namja itu.
“Ne, aku memang sedang bingung. Ladangku terserang hama. Aku tidak tahu harus bagaimana.” ujar Siwon sambil menatap lesu ke sekeliling ladang sayur garapannya.
“Sayang sekali, Siwon-ssi. Aku tidak mengerti ilmu pertanian. Aku tak bisa memberikan saran apapun kepadamu.” kata Kyuhyun turut prihatin.
“Ah, tidak apa-apa. Mungkin nanti aku akan meminta solusi pada Yesung dan penduduk lainnya.” kata Siwon lagi sambil tersenyum. Karena Siwon merasa sudah tak ada lagi yang bisa ia lakukan di ladang, ia pun akhirnya mengikuti jejak Donghae -yang memutuskan untuk pulang beberapa waktu yang lalu sebelum Kyuhyun tiba. Ia juga mengajak Kyuhyun untuk pulang bersamanya. Kyuhyun menyambut ajakan Siwon dengan senang hati.

***

“Kudengar dulu kau adalah seorang CEO. Apa benar begitu, Siwon-ssi?”. Ditengah-tengah perjalanan pulang, Kyuhyun mulai bertanya tentang asal-usul Siwon. Kyuhyun sebenarnya sudah tahu siapa Siwon dari Sungmin, tapi itu hanya sebatas basa-basi saja.
“Ne. Aku mengurus bisnis keluarga. Dongsaengku juga ikut membantu mengelola Departement Store yang kami jalankan.” jawab Siwon sambil terus berjalan.
“Kau pasti sangat sibuk?” tanya Kyuhyun lagi. Siwon tersenyum lalu berkata..
“Begitulah.. Terkadang aku jadi jarang berkumpul dengan keluargaku. Aku juga sering diprotes oleh anak-istriku karena terlalu sibuk.”. Mendengar perkataan Siwon, Kyuhyun hanya bisa menghela napas. Ia jadi teringat akan dirinya sendiri yang juga sering protes kepada kedua orangtuanya karena terlalu sibuk bekerja. Oleh karenanya Kyuhyun menjadi begitu dekat dengan Ahra -yang selalu ia jadikan sebagai sosok pengganti ayah dan ibunya.
“Aku rasa aku bisa mengerti perasaan keluargamu, Siwon-ssi. Appa dan eomma-ku juga terlalu sibuk bekerja. Di rumah aku hanya ditemani oleh noona-ku. Aku sering merasa kesepian.” ujar Kyuhyun mengingat kenangan masa kecilnya dulu. Seketika hati Kyuhyun dihinggapi rasa rindu yang teramat sangat akan ayah, ibu dan kakaknya. Mereka pasti sangat khawatir karena sudah 2 hari belum mendapat kabar darinya. Tapi Kyuhyun segera mengalihkan perhatiannya dengan kembali mengobrol dengan Siwon.

“Siwon-ssi, bolehkah aku bertanya sesuatu padamu?”
“Ne, silakan.”
“Hmm.. Aku dengar dari penduduk lain kalau kau belum lama tinggal di desa ini. Aku hanya penasaran, kenapa kau dan keluargamu memilih untuk tinggal di tempat yang terpencil seperti ini?”. Siwon segera menghentikan langkahnya sesaat setelah mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh Kyuhyun. Siwon terdiam. Matanya seperti sedang menerawang sesuatu. Namja itu tampak seperti sedang mencoba untuk mengingat sesuatu yang telah lama dilupakannya.
“Si~Siwon-ssi..? Apa kau baik-baik saja?” Kyuhyun menegur Siwon yang tiba-tiba saja melamun. Namja itu masih terdiam. Tampak dahinya mengerutkan sebuah pertanyaan yang membuatnya berpikir keras.
“Siwon-ssi?” tegur Kyuhyun lagi karena Siwon tak meresponnya. Kyuhyun lantas menepuk pundak Siwon pelan, kemudian..
“Ah, ne?” Siwon tersadar dari lamunannya.
“Kau tidak apa-apa?” tanya Kyuhyun agak sedikit heran. Siwon berusaha bersikap senormal mungkin didepan Kyuhyun. Namja itu tersenyum lalu berkata..
“A~ku baik-baik saja, Kyuhyun-ssi. Aku hanya masih teringat akan ladangku yang terserang hama tadi.” jawab Siwon agak sedikit terbata-bata.
“Apa kau yakin?” Kyuhyun ingin memastikan.
“Ne. Mungkin sebaiknya aku segera kembali ke rumah. Kebetulan rumahku sudah dekat, jadi aku mohon permisi dulu, Kyuhyun-ssi. Annyeong..” kata Siwon lagi lalu segera meninggalkan Kyuhyun dengan terburu-buru. Melihat tingkah aneh Siwon, Kyuhyun merasa ada yang tidak beres dengan namja itu. Tak hanya Siwon, Sungmin dan penduduk lainnya juga terlihat aneh. Entah siapa sesungguhnya mereka yang menghuni perkampungan itu. Rasa penasaran Kyuhyun semakin bertambah. Hanya saja, belum ada hal yang dapat menjawab rasa penasaran pemuda itu.

***

Siwon membuka pintu rumahnya yang terbuat dari kayu itu. Jauh dari arah belakang rumah terdengar suara seseorang. Suara yang begitu dikenalnya. Choi Hyunsoo, putra kesayangannya terdengar sedang asik bermain. Mendengar suara ceria Hyunsoo, hati Siwon menjadi sedikit tenang karena tadi malam bocah laki-laki itu tak mau berhenti menangis. Ia tampak begitu ketakutan -tanpa Siwon dan istrinya tahu apa penyebabnya. Siwon meneruskan langkahnya sehingga ia sampai di halaman belakang rumahnya. Tampak Hyoseul sedang duduk mengawasi Hyunsoo yang sedang sibuk bermain dengan seekor anak kelinci berwarna putih.

Menyadari kedatangan Siwon, Hyoseul hanya melemparkan senyuman kearah namja itu -sebagai pertanda kalau Siwon tak perlu lagi mengkhawatirkan Hyunsoo.
“Dari mana Hyunsoo mendapatkan anak kelinci itu?” tanya Siwon yang kemudian duduk di samping Hyoseul.
“Dari si kembar Ryeo Eun dan Sunwook. Myuri dan Ryeowook mendengar Hyunsoo menangis tadi malam. Jadi, mereka berinisiatif untuk memberikan salah satu kelinci milik mereka pada Hyunsoo agar dia merasa terhibur.” jawab Hyoseul.
“Keluarga Kim.. Mereka memang sangat baik hati. Mereka selalu banyak membantu kita.” Siwon merasa kagum kepada keluarga Ryeowook. Bahkan ladang sayur yang kini digarap olehnya dulunya adalah milik Ryeowook. Siwon benar-benar tidak tahu bagaimana ia harus berterimakasih kepada mereka. Berkat Keluarga Kim pula mereka dapat beradaptasi dengan lingkungan di perkampungan itu.
*Author’s POV ends*

*Siwon’s POV*
Syukurlah.. Hyunsoo kembali ceria seperti semula. Semalaman aku dibuatnya khawatir setengah mati karena anak itu menangis dan terus menangis dengan kencang. Segala usaha yang kami lakukan untuk membuatnya diam semuanya gagal total. Hyunsoo baru berhenti menangis ketika hari sudah menjelang pagi. Hyoseul menemaninya hingga ia tertidur. Karena hari sudah pagi, Hyoseul jadi tidak sempat untuk beristirahat. Sepertinya sampai sekarang pun ia belum tidur. Aku bisa melihat dari matanya yang agak memerah dan wajahnya yang sedikit pucat. Aku harus melakukan sesuatu.

“Hyoseul-ah, kau tampak sangat lelah. Kau bahkan belum tidur sejak tadi malam. Beristirahatlah..” pintaku pada Hyoseul yang semenjak tadi tak henti-hentinya tersenyum melihat tingkah lucu Hyunsoo yang sedang bermain dengan ‘teman’ barunya.
“Aku baik-baik saja. Kau tak perlu khawatir.” ujarnya sambil menoleh kearahku. Aku bisa melihat dengan jelas kalau ia begitu kelelahan. Tapi Hyoseul mencoba menyembunyikan rasa lelahnya dengan berkata kalau dirinya baik-baik saja.
“Kau tidak bisa membohongiku. Beristirahatlah di kamar. Aku akan menjaga Hyunsoo dan mengerjakan semua pekerjaan rumah. Aku tidak mau kau jatuh sakit, chagiya.” aku berusaha agar Hyoseul mau beristirahat sejenak. Tapi dia malah tertawa..
“Hahaha.. Kau bilang apa tadi? Menjaga Hyunsoo dan mengerjakan semua pekerjaan rumah?” Hyoseul memicingkan matanya seperti tak yakin.
“Jangan remehkan aku. Kau pikir hanya karena aku seorang pria aku tidak bisa mengurus rumah?” tanyaku padanya. Hyoseul menggelengkan kepalanya.
“Wae?” tanyaku bingung.
“Ah, ani.. Setahuku kau sudah cukup lelah bekerja di ladang. Sayuran kita tanam sedang diserang hama, kan? Aku juga tidak mau kau jatuh sakit, Siwon-ah.” jawabnya padaku. Aku bisa melihat dari sorot matanya, disana ada rasa khawatir yang sedang ia coba sembunyikan dariku. Seharusnya aku memberi Hyoseul perhatian yang lebih. Aku tak seharusnya membuat ia semakin cemas.

“Aku berjanji padamu, apabila semuanya sudah selesai aku juga akan beristirahat. Percayalah padaku.” ujarku mencoba menyakinkannya. Kugenggam kedua belah telapak tangannya dengan erat. Aku merasakan tangan Hyoseul begitu dingin, oleh karena itu..
“Pergilah tidur. Aku akan menjaga Hyunsoo.”. Hyoseul tidak berkata apa-apa, ia hanya mengangguk sebelum akhirnya melangkahkan kaki menuju kamar tidur. Entah mengapa saat menggenggam tangannya, aku merasakan ada sesuatu yang membuat hatiku tak tenang. Mungkin aku hanya khawatir karena sepertinya Hyoseul sedang kurang sehat. Tapi aku rasa ada sesuatu yang lebih buruk dari itu.
*Siwon’s POV ends*

*Author’s POV*
“Appa!” seru Hyunsoo ketika melihat Siwon. Anak itu segera berlari menuju sang ayah seraya menggendong anak kelinci yang menjadi teman barunya. Siwon segera memberikan jagoan kecilnya itu sebuah pelukan yang begitu hangat.
“Appa, Ryeo Eun dan Sunwook memberiku kelinci kecil ini. Aku memberinya nama Sungmin.” kata Hyunsoo dengan penuh semangat. Mendengar itu, Siwon tertawa..
“Mwo? Kenapa harus Sungmin?” tanya Siwon bingung. Ia ingin tahu kenapa Hyunsoo menamai kelincinya sama seperti nama Lee Sungmin.
“Itu karena gigi depan Dr.Lee sangat mirip dengan kelinci.” jawab bocah berpipi chubby itu dengan polosnya. Siwon kembali tertawa mendengarnya.
“Hahaha.. Jinja? Apa kau tidak takut Dr.Lee akan marah? Bagaimana kalau diberi nama Hyunsoo saja?” ujar Siwon sedikit bercanda. Hyunsoo menggelengkan kepalanya, wajah manis anak itu berubah cemberut.
“Aku tidak mau jadi kelinci..” ujarnya. Lagi-lagi Siwon tertawa kecil mendengar jawaban polos putranya.
“Tentu saja kau tidak akan jadi kelinci Hyunsoo-ah. Kau hanya akan jadi jagoan kecil Appa. Selalu.” mendengar ucapan Siwon, senyum pun kembali terlukis di wajah Hyunsoo. Senyuman itu menampakkan lesung pipit yang begitu manis di kedua belah pipinya -membuat Hyunsoo terlihat sangat mirip dengan ayahnya. Siwon kembali mendekap Hyunsoo dengan erat. Sangat erat. Sehingga kemudian Siwon kembali merasakan ada sesuatu yang aneh.

***

Malam sudah larut, namja bernama Choi Siwon itu masih terjaga. Matanya seperti enggan untuk terpejam. Hatinya sedang tak tenang, ada sesuatu yang mengganggu pikirannya. Siwon teringat akan pertanyaan Kyuhyun tadi siang tentang alasannya memboyong Hyoseul dan Hyunsoo pindah dari kota besar ke perkampungan terpencil dan meninggalkan semua yang dimilikinya -perusahaan dan keluarga besarnya. Entah apa yang terjadi, Siwon tidak dapat mengingat apa yang telah membuatnya memutuskan untuk tinggal di tempat terasing seperti itu. Seketika Siwon teringat akan orang tuanya, adik perempuannya dan Kibum sahabatnya. Apakah mereka semua tahu keberadaan Siwon dan anak-istrinya sekarang? Bagaimana bisa Siwon melupakan mereka semua?

‘Ya Tuhan.. Apa yang sebenarnya sedang terjadi kepada kami?’ tanya Siwon dalam hati. Namja itu semakin merasa tak tenang ketika mengetahui adanya keanehan pada diri Hyunsoo. Saat memeluk putranya tadi siang, Siwon tidak dapat merasakan detak jantung di dada bocah kecil itu. Semuanya sangat mengganggu pikiran Siwon. Bagaimana semua itu bisa terjadi? Akal sehatnya tak mampu menerima kejadian aneh yang baru saja ia alami. Siwon benar-benar tidak tahu harus bagaimana. Dirinya hanya bisa melamun diatas alas tidurnya. Melamun tanpa adanya jalan keluar yang ia temui.

Malam itu terasa begitu berat untuk dilewatinya sendirian. Siwon menoleh kearah seorang yeoja yang sedang tertidur lelap di sebelah kanannya. Shin Hyoseul, yeoja itu terlihat begitu tenang dalam tidurnya, membuat Siwon tak tega kalau harus membangunkan sang istri meskipun saat ini dirinya sedang membutuhkan tempat untuk berbagi. Siwon juga tidak mau Hyoseul menjadi cemas apabila ia menceritakan semuanya kepada yeoja itu. Dan Siwon hanya bisa menghela napas menghadapi itu semua.
“Apa yang harus aku lakukan..?” gumam Siwon kepada dirinya sendiri.

***

Hyoseul terbangun dari tidurnya dan mendapati hari sudah malam. Sepertinya ia sudah terlalu lama tidur sehingga tak menyadari kalau hari sudah gelap. Hyoseul menoleh ke sebelah kanan dan kirinya. Biasanya ada seorang namja disana. Siwon, dia tidak ada di kamar. Hyoseul pun bangun dari pembaringannya dan melangkah keluar kamar mencari Siwon.

Tak perlu menunggu lama, saat Hyoseul membuka pintu kamar Hyunsoo, ia mendapati suaminya sedang tiduran di sebelah kanan anak laki-lakinya itu. Hyoseul tersenyum melihatnya. Ternyata Siwon menepati janjinya untuk menjaga Hyunsoo. Yeoja itu pun melangkah masuk dan tiduran di sisi kiri bocah kecil kesayangannya.
“Kau belum tidur?” tanya Hyoseul dengan suara pelan. Siwon hanya sedikit tersenyum dan mengangguk kecil. Mata lelah namja itu tak mau lepas dari Hyunsoo, membuahkan sebuah isyarat tentang kekhawatiran yang kini sedang melanda dirinya. Dan Hyoseul dapat membaca hal itu dengan mudahnya.
“Ada apa?” tanya Hyoseul lagi. Siwon mendesah pelan, ia tidak yakin untuk menceritakan semuanya pada Hyoseul.
“Aku ingin bicara denganmu.” jawab Siwon kemudian.

Namja itu mengajak Hyoseul keluar dari kamar putra mereka. Siwon tidak mau mengganggu tidur Hyunsoo.
“Kau ingin bicara soal apa?” tanya Hyoseul sesaat setelah mereka keluar dari kamar Hyunsoo. Siwon terdiam, kepalanya tertunduk lesu. Ia tampak sedang berpikir keras, membuat Hyoseul cemas kepadanya.
“Chagiya, sebenarnya ada apa?” Hyoseul menunggu jawaban Siwon. Namun namja itu tetap tak bersuara. Ia hanya mengangkat kepalanya yang tertunduk dan menatap Hyoseul sejenak. Mata Siwon tampak berkaca-kaca, ia begitu tampak kebingungan.
“Siwon-ah, waeyo?” tanya Hyoseul semakin tak mengerti ketika tiba-tiba saja Siwon memeluknya dengan erat. Siwon tidak tahu harus bagaimana menceritakannya pada Hyoseul. Dan bukannya mendapatkan ketenangan, Siwon justru menangis ketika menyadari tubuh yeoja yang sedang dipeluknya itu terasa begitu dingin. Siwon hampir tak lagi bisa merasakan hangat tubuh Hyoseul.
“Apa yang sebenarnya sedang terjadi, Tuhaan..?” Siwon sudah tak sanggup lagi menahan air mata-nya. Sementara Hyoseul, yeoja itu sangat kebingungan dan tidak mengerti dengan apa yang sedang terjadi pada suaminya.

***

“Kyu! Lihat..” seru Seungjung pada Kyuhyun dengan wajah berseri. Seungjung merasa senang dirinya sudah tak harus memakai tongkat penyangga lagi karena kakinya yang terkilir sudah mulai membaik. Yeoja itu berjalan dengan perlahan di halaman depan rumah yang mereka tinggali. Kakinya menapaki halaman itu selangkah demi selangkah menuju Kyuhyun yang sedang tersenyum geli melihat sahabatnya itu terlihat seperti bayi yang baru belajar berjalan.

“Aku sampai!” seru Seungjung lagi dengan riang begitu sampai ke hadapan Kyuhyun.
“Kau ini seperti anak kecil saja!” kata Kyuhyun sambil menyentil dahi Seungjung.
“Ya! Cho Kyuhyun, kau ini menyebalkan!” omel Seungjung. Kyuhyun hanya tersenyum ketika melihat yeoja itu cemberut setelah disentil olehnya.

Suasana pagi itu terasa begitu indah. Sekalipun keadaan langit masih sama seperti hari-hari sebelumnya, hal itu seperti tak bisa menghalangi apa yang sedang dirasakan oleh Seungjung. Semakin hari Kyuhyun semakin perhatian padanya. Seungjung selalu teringat akan pengorbanan yang telah namja itu lakukan untuknya. Perlahan, Seungjung mulai menyadari kalau dirinya memiliki rasa terhadap Kyuhyun. Saat ini, namja itu sedang melemparkan pandangannya ke sekeliling tempat mereka berada -tampak seperti sedang mencari sesuatu. Seungjung menjadi terheran-heran dibuatnya.

“Kau kenapa?” tanya Seungjung.
“Ah, ani.. Sepertinya semenjak kemarin aku tidak melihat Dr.Lee.” jawab Kyuhyun.
“Mwo? Memangnya ada apa?” tanya Seungjung lagi. Yeoja itu terlihat sangat penasaran.
“Tidak ada apa-apa. Aku hanya ingin tahu lebih banyak tentang perkampungan ini.”
“Hmm.. Bukankah kemarin kau sudah menemui warga yang bernama Choi Siwon itu dan bertanya tentang banyak hal?”
“Ne, tapi~” Kyuhyun menghentikan kata-katanya. Namja itu segera mengajak Seungjung untuk masuk kedalam rumah tempat mereka menginap. Seungjung tidak mengerti kenapa tiba-tiba Kyuhyun mengajaknya masuk kedalam rumah dengan terburu-buru.

“Ya! Kau ini kenapa?” Seungjung ingin penjelasan.
“Ssstt… Kau jangan berisik..” pinta Kyuhyun.
“Wae? Sebenarnya ada masalah apa?” tanya Seungjung tak mengerti.
“Dengar, aku rasa ada yang aneh dengan tempat ini. Begitu pula dengan warganya.” jawab Kyuhyun seraya memperhatikan keadaan di luar jendela untuk memastikan bahwa tidak ada orang yang mendengar pembicaraan mereka.
“Ne. Mereka memang aneh, tapi hidup jauh dari hiruk-pikuk kota juga tidak ada salahnya kan?” Seungjung mengutarakan pendapat-nya.
“Ani.. Bukan itu yang kumaksud, Shin Seungjung. Ini sesuatu yang berbeda. Mereka seperti menutupi sesuatu dari kita.”
“Menutupi apa? Aku benar-benar tak mengerti.”

Kyuhyun bingung bagaimana harus menjelaskannya kepada Seungjung. Mungkin apa yang sedang ada didalam pikiran-nya saat ini belum bisa dibuktikan. Akan tetapi, Kyuhyun sangat yakin dengan intuisi-nya.
“Dr.Lee.. Aku rasa dia tidak ingin kita berada disini.” ujar Kyuhyun kemudian. Seungjung masih belum paham dengan benar maksud dari perkataan Kyuhyun. Sejauh ini Seungjung melihat sosok seorang Lee Sungmin sebagai seorang dokter muda yang baik dan ramah. Apa alasannya jika memang itu yang diinginkan oleh Sungmin?
“Jika benar begitu, kenapa dia begitu baik kepada kita berdua?” tanya Seungjung seolah menginginkan penjelasan yang lebih detail dari Kyuhyun.
“Dia memang baik. Aku tahu dia tulus. Tapi dia selalu berbicara seolah ingin memberi isyarat kepadaku kalau kita tak seharusnya berada disini. Aku berbincang dan bertanya tentang banyak hal kepadanya, tapi dia selalu memberiku jawaban-jawaban yang tak jelas. Seperti ketika aku menanyakan tentang keluarga Choi, dia justru memintaku untuk menanyakan langsung kepada mereka tentang alasan kenapa mereka bisa tinggal di tempat ini dan sebagainya.” Kyuhyun menjelaskan. Namun itu tak cukup untuk mengobati rasa keingintahuan Seungjung.
“Memang ada apa dengan keluarga Choi?” tanya Seungjung dengan tatapan seperti tak ingin mempedulikan tentang masalah apa yang terjadi antara Dr.Lee dan keluarga Choi.

Kyuhyun terduduk di lantai. Kepalanya pusing. Tampaknya Seungjung belum merasakan adanya keanehan yang terjadi di sekitar mereka.
“Seingatku, kau adalah seorang ‘petualang’ yang selalu tertarik pada tempat-tempat yang aneh, Kyu. Bukankah bagimu tempat-tempat aneh itu jauh lebih menyenangkan dari rumahmu sendiri? Kenapa sekarang kau berubah pikiran?” tanya Seungjung lagi sambil duduk disebelah Kyuhyun.
“Kau ingin pulang?” pertanyaan terakhir Seungjung membuat Kyuhyun menoleh kearah yeoja itu. Tatapan mata Kyuhyun tampak begitu rumit.
“Bagaimana kalau aku memang ingin pulang?” Kyuhyun balik bertanya dengan ekspresi wajah yang datar. Seungjung terdiam. Gadis itu ingin menjawab pertanyaan Kyuhyun namun urung ia lakukan karena hatinya sendiri sedang berkecambuk.
“Kau tidak ingin pulang, Seungjung-ah?” tanya Kyuhyun lagi. Seungjung masih diam. Ia hanya menatap lurus kearah dinding kayu yang berada 3 meter di hadapannya.

“Kau sendiri tahu aku adalah seorang anak tunggal. Orang tuaku berada di luar negeri untuk jangka waktu yang tidak bisa ditentukan. Aku selalu merasa sedih dan kesepian setiap kali berada di rumah. Kau juga tahu aku selalu ingin berada di tempat lain dimana aku bisa merasa bahagia. Tempat ini mulai memberiku sedikit dari kebahagiaan itu.” jawab Seungjung tanpa menoleh sedikitpun.
“Bagaimana tempat sesepi ini bisa membuatmu bahagia?” kali ini Seungjung yang menoleh kearah Kyuhyun setelah mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh namja itu.
‘Karena kau ada disini bersamaku, Kyu.’ jawabnya dalam hati. Mulut-nya tak berucap. Begitu pula dengan Kyuhyun. Mereka hanya saling menatap, mencoba untuk saling menerka isi pikiran masing-masing. Tetapi itu hanya bisa membuat segalanya semakin bertambah rumit. Apa yang mereka coba tebak hanya membuahkan harapan-harapan yang belum tentu nyata. Sementara, apa yang tengah hati mereka rasakan semakin lama semakin dalam. Dan semakin menyakitkan pula karena Kyuhyun maupun Seungjung tak mampu berkata apapun untuk mengungkapkannya.

Seungjung tak lagi mampu menatap mata Kyuhyun. Pada akhirnya ia hanya bisa tertunduk, mencoba menyembunyikan airmata yang mulai membasahi pipi-nya. Sayangnya itu tak berhasil karena terlalu mudah bagi Kyuhyun untuk melihatnya menangis. Namja itu menyentuh pipi Seungjung dan menyeka airmata gadis itu dengan jemari-nya. Sekali lagi Seungjung menoleh.
“Apa yang membuatmu bahagia berada disini?” tanya Kyuhyun pelan, bahkan hampir seperti berbisik.
“Aku tak ingin membicarakan tentang hal ini, Kyu..” ujar Seungjung menepis tangan Kyuhyun perlahan dan hendak pergi. Namun Kyuhyun mencegahnya.
“Jangan pergi dariku..” ucap Kyuhyun lagi. Ia menggenggam tangan yeoja itu dengan sangat erat. Entah apa yang dimaksud oleh Kyuhyun, yang pasti hal itu berhasil membuat Seungjung tak beranjak kemanapun. Mata yeoja itu seolah tak mampu melihat hal lain selain Cho Kyuhyun, namja yang kini sedang menatapnya dengan sangat lekat dan semakin dekat. Seungjung seperti terkunci. Sejenak pikiran Seungjung terasa kosong. Hingga kemudian ia tersadar oleh sesuatu.
*Author’s POV ends*

___

*Seungjung’s POV*
Entah bagaimana caranya, tiba-tiba saja aku merasakan ada sesuatu yang menyentuh bibirku. Sesuatu yang begitu lembut dan terasa hangat. Aku hanya bisa terpejam. Tapi apakah ini nyata? Ataukah ini hanya mimpi? Apa benar ini cinta ataukah hanya sebuah kesalahan manis yang siapa saja bisa melakukannya? Jika ini hanya mimpi.., tolong.. Jangan bangunkan aku..
*Seungjung’s POV ends*

___

*Author’s POV*
Seungjung tak ingin menampik kenyataan bahwa dirinya memang mencintai Kyuhyun. Secara sadar atau tidak, ia membalas ciuman itu dan membiarkan bibir mereka saling berpagutan satu sama lain. Namun apa yang dilakukannya terbalik dengan apa yang kini sedang ia rasakan didalam hati. Seungjung tak tahu apakah ia harus merasa bahagia atau justru merasa sebaliknya. Ia tak pernah tahu apakah Kyuhyun mencintainya atau tidak. Dan seiring dengan semakin dalamnya ciuman itu, semakin dalam pula kesedihan yang dirasakan oleh Seungjung karena Kyuhyun juga tak pernah tahu bahwa ia begitu mencintainya. Hal itu membuat airmata-nya kembali menetes ditengah-tengah ciuman mereka.
‘Kenapa kau menangis?’ tanya Kyuhyun dalam hati ketika menangkap ada sesuatu yang tidak beres dengan Seungjung.

Tok tok tok..
Terdengar suara ketukan di pintu. Seperti baru tersadar dari mimpi, Seungjung reflek mendorong dada Kyuhyun pelan sehingga membuat bibir mereka yang semula saling bertautan kini terpisah. Jantung keduanya terasa berdentam dengan sangat keras. Baik Kyuhyun maupun Seungjung tidak mengucapkan sepatah katapun. Mereka bahkan tak mampu untuk menatap satu sama lain.

Tok tok tok.. Suara ketukan itu terdengar lagi.
“Biar aku saja.” kata Kyuhyun yang kemudian beranjak dari tempat duduknya lalu berjalan menuju pintu depan. Dan ketika Kyuhyun membuka pintu..

“Oh, Dr.Lee..” sapa Kyuhyun pada Sungmin yang berdiri dihadapannya.
“Hmm.. Apakah aku mengganggu?” tanya Sungmin ketika melihat Kyuhyun agak lain.
“Ah, anio.. Aku baru saja ingin mencarimu. Ada hal yang~”
“Ingin kau bicarakan denganku?” Sungmin memotong perkataan Kyuhyun seolah ia bisa membaca isi pikiran pemuda itu.
“Ne.” jawab Kyuhyun singkat. Sungmin melirik sejenak keadaan didalam rumah yang ditinggali oleh Kyuhyun. Tampak disana ada Seungjung yang duduk di lantai membelakangi mereka berdua -sedang menghapus airmata.
“Aku rasa lebih baik kita berbicara di rumahku saja. Bagaimana?” saran Sungmin pada Kyuhyun.
“Baiklah.” Kyuhyun melihat kearah Seungjung sejenak. Tampak yeoja itu hanya menoleh tanpa ada ekspresi sama sekali. Merasa ada suasana yang sedikit tak mengenakkan, Sungmin memutuskan untuk pergi terlebih dahulu. Kyuhyun terlihat agak ragu untuk melangkahkan kaki-nya keluar rumah. Namun pada akhirnya Kyuhyun pergi tanpa ada sepatah kata pun yang terucap dari mulut-nya. Kini, Seungjung hanya bisa menunggu Kyuhyun kembali dan menantikan apa yang akan namja itu katakan kepadanya. Seungjung berharap Kyuhyun akan berkata bahwa ia mencintainya.

***

“Apa kau sudah memberitahu hyungmu soal keluarga Choi?” tanya Donghae yang mendatangi Ryeowook yang tengah mengurus ternak unggas-nya.
“Kita belum mengetahui dengan pasti mengenai hal itu. Yesung hyung sedang terfokus pada kedua orang baru itu. Kita beritahu dia nanti saja.” jawab Ryeowook enteng. Ia seperti tak mempedulikan Donghae dan lebih memilih untuk memberi makan ternak-nya.
“Apa maksudmu nanti? Choi Siwon sudah mulai mengingat sesuatu semalam. Itu karena Cho Kyuhyun terlalu banyak ingin tahu tentang tempat ini. Apabila keluarga Choi tidak ditangani dengan segera, aku khawatir rencana kita untuk merekrut Cho Kyuhyun dan Shin Seungjung akan gagal.” kata Donghae lagi. Namja itu sedikit kesal karena Ryeowook terkesan menyepelekan laporan-nya mengenai keluarga Choi.
“Baiklah. Nanti akan kusampaikan. Tapi ingat, Donghae-ssi.. Aku rasa ada seseorang yang tidak ingin kita menyentuh anak dari keluarga Choi. Istrimu menginginkan Hyunsoo kan? Aku tak yakin Chanra akan mampu melakukan hal seperti itu padanya. Keputusan Yesung hyung sudah bulat, dia tidak akan merekrut satupun anggota keluarga Choi. Bila saatnya tiba, Chanra harus mampu membantu kita menangani mereka. Jika dia tidak bisa, maka dia harus menerima konsekuensi yang ada. Kau sendiri sudah tahu peraturannya, Donghae-ssi. Ingatkan istrimu untuk berhati-hati.” Ryeowook memperingatkan. Namja bertubuh kecil itu kemudian pergi meninggalkan Donghae entah kemana. Sedangkan Donghae sendiri merasa sangat kesal karena lagi-lagi Ryeowook memberinya peringatan. Bagi Donghae, itu lebih terdengar seperti ancaman. Dan lagi-lagi ini berhubungan dengan Park Chanra istri-nya.
‘Seandainya saja aku tak membawanya ke tempat ini..’ sesal Donghae dalam hati.

***

“Eomma, izinkan aku bermain bersama Ryeo Eun dan Sunwook..” Hyunsoo tengah merajuk kepada Hyoseul. Seharian ini Siwon melarangnya untuk pergi dari rumah. Sekalipun itu hanya untuk bermain.
“Eomma.. Boleh yaa…” Hyunsoo memohon. Tapi Hyoseul tidak bisa berbuat apa-apa karena sepertinya Siwon sangat serius kali ini. Entah apa yang ada didalam pikiran namja itu. Sejak tadi malam Siwon terlihat aneh. Hari ini ia bahkan tidak pergi ke ladang dan hanya berdiam diri didalam rumah. Siwon banyak melamun dan tidak ingin Hyoseul dan Hyunsoo berada jauh dari sisi-nya. Hyoseul merasa iba kepada putra-nya. Oleh karena itu Hyoseul mengizinkan Hyunsoo untuk pergi bermain walaupun Siwon bersikeras melarang.
“Ikut aku kedalam. Kita harus bicara.” kata Hyoseul pada Siwon dengan nada sedikit kesal. Yeoja itu berjalan cepat menuju kamar dengan Siwon mengikutinya dari belakang.

“Apa maksud dari semua ini?” tanya Hyoseul tanpa basa-basi ketika sampai didalam kamar mereka.
“Kau melarang aku dan Hyunsoo untuk pergi keluar rumah. Dan seharian ini kau hanya diam. Sebenarnya ada apa? Jika ada masalah, katakan padaku. Tapi jangan pernah libatkan Hyunsoo. Dia masih anak-anak.” Hyoseul sedikit emosi. Ia menatap mata suami-nya dengan tajam. Ia menunggu jawaban dari Siwon. Namun namja itu tak berucap sepatah katapun.
“Choi Siwon, jawab aku..” kali ini Hyoseul sedikit melunak. Tapi Siwon tetap membisu. Lelah menunggu jawaban, Hyoseul pun melangkahkan kakinya untuk meninggalkan Siwon. Namun belum sempat Hyoseul melangkahkan kaki keluar kamar, Siwon menarik tubuh Hyoseul dan memeluk yeoja itu dengan erat.

“Aku hanya tidak ingin kehilangan kalian berdua.” ucap Siwon pelan. Hyoseul mengerutkan dahi mendengar perkataan Siwon.
“Apa maksudmu? Aku dan Hyunsoo tak pernah pergi jauh darimu, Siwon-ah. Kenapa kau terdengar begitu takut?” tanya Hyoseul tak mengerti.
“Aku rasa sesuatu telah terjadi kepada keluarga kita, Hyoseul-ah.” jawab Siwon pelan. Hyoseul melepas pelukan Siwon. Yeoja itu kembali dilanda kebingungan. Hyoseul merasa tak ada satupun yang salah dengan keluarga mereka. Mengapa tiba-tiba saja Siwon berkata seperti itu?

“Dengarkan aku, Siwon-ah. Apapun yang sedang ada didalam benakmu sekarang, katakanlah semuanya padaku. Kau tak seperti Choi Siwon yang biasa ku kenal. Ada apa?” Hyoseul mencoba untuk memberi pengertian kepada suaminya. Siwon menarik napas panjang, lalu menghembuskannya secara perlahan. Hyoseul tahu kalau namja yang kini berdiri dihadapannya itu sedang berusaha untuk menenangkan dirinya sendiri. Dan Hyoseul bersabar menantikan suami-nya untuk angkat bicara. Mereka hanya saling berdiam diri untuk beberapa saat. Hingga kemudian..
“Chagiya.. Apakah kau ingat Hyowon?” tanya Siwon.
“Nugu? Hyowon? Siapa dia?” Hyoseul menjawab pertanyaan Siwon dengan pertanyaan lainnya. Siwon sudah menduga hal ini sebelumnya. Ia tahu kalau Hyoseul pasti tak mengingat apapun.
“Siapa itu Hyowon, Siwon-ah?” tanya Hyoseul lagi. Tak perlu menunggu lama, Siwon pun segera menjawab pertanyaan sang istri..
“Choi Hyowon. Dia anak perempuan kita, Hyoseul-ah. Umurnya 2 tahun, dia dongsaeng dari Hyunsoo. Apa kau tidak ingat?”

Bersambung…

[MY Inc] Profil Choi Hyori


Nama : Choi Hyo Ri.
Posisi : Lead vocal, sub-dancer, sub-rapper.
Zodiac : Leo.
Julukan : Miss Jung, Mysterious Girl.
Skill : Menyanyi.
Nama Fandom : Choice.

seolki1

*Hyo Ri’s Facts*

1. Hyo Ri lahir di Indonesia karena ayahnya adalah seorang diplomat.

2. Paling ga bisa pake high heels.

3. Suka lupa daratan kalo lagi makan ramyun.

4. Dijuluki ‘Miss Jung’ karena pernah pacaran sama Jung Yong Hwa dari CN Blue dan katanya masih belum bisa ngelupain Yong Hwa.

5. Kurang suka pake kaos. Hyo Ri lebih suka pakai kemeja.

6. Merah adalah warna favoritnya.

seolki2

7. Sangat menyukai skinny jeans.

8. Hyo Ri hobi menggambar dan hasilnya sangat indah.

9. Saat ini Hyori sedang menjalin hubungan cinta dengan Yesung. Tapi katanya sering berantem gara-gara Yong Hwa.

10. Hyo Ri bergolongan darah A.

11. Karena lama tinggal di Indonesia, Hyo Ri cukup mahir berbahasa Indonesia. Ia juga sering mengajarkan bahasa Indonesia ke member lainnya.

12. Hyo Ri sangat menjaga privasinya sebagai seorang artis sehingga tidak banyak hal yang dapat diketahui darinya. Itulah mengapa pers memberinya julukan Mysterious Girl.